Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pemkot Gorontalo Larang Petasan Saat Malam Tahun Baru 2026

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 322
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo secara resmi melarang penggunaan petasan saat perayaan malam pergantian tahun 2025 ke 2026. Larangan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.

Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Adhan saat diwawancarai pewarta usai apel malam pada kegiatan wisata akhir tahun yang digelar Pemkot Gorontalo di Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Sabtu (27/12/2025).

“Petasan dilarang sepenuhnya karena berpotensi membahayakan keselamatan orang lain, terutama jika digunakan di jalan umum dan kawasan ramai,” tegas Adhan.

Menurutnya, masyarakat hanya diperbolehkan menyalakan kembang api dalam merayakan malam pergantian tahun. Ia menegaskan, perayaan tahun baru harus berlangsung aman dan tertib tanpa menimbulkan risiko bagi masyarakat lainnya.

“Sudah kami umumkan melalui edaran, masyarakat dilarang menyalakan petasan. Kembang api boleh, petasan dilarang,” ujarnya.

Adhan menekankan, larangan tersebut bukan sekadar imbauan. Jika masih ditemukan pelanggaran, Pemkot Gorontalo akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penindakan.

“Kalau masih ada yang menyalakan petasan, apalagi di jalan umum, itu bisa membahayakan orang lain. Kita akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Gorontalo juga tidak mengeluarkan izin penjualan petasan. Kepolisian telah menegaskan tidak ada izin bagi pedagang yang menjual petasan menjelang maupun saat malam tahun baru.

“Polisi sudah tegaskan, tidak ada izin penjualan petasan, kecuali kembang api,” jelas Adhan.

Pemkot Gorontalo berharap masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan tertib dan penuh empati.

“Jangan ada hura-hura. Saudara-saudara kita di Sumatera masih berduka. Mari tunjukkan solidaritas dan empati,” pungkasnya.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Ternate Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting di Maluku Utara

    Kota Ternate Raih Penghargaan Terbaik Penurunan Stunting di Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam upaya percepatan penurunan stunting. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang berlangsung di Bela Hotel Ternate, Kamis (7/5). Berdasarkan hasil penilaian pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting tingkat kabupaten/kota di Maluku Utara, Ternate […]

  • GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

    GUSDURian Ternate Mendukung Perjuangan Perempuan Pada Moment International Women’s Day 2025

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo – Hari Internasional Perempuan (International Women’s Day / IWD) yang diperingati setiap 8 Maret menjadi pengingat bahwa perjuangan hak perempuan masih panjang. Tahun ini, IWD 2025 mengusung tema “Aksi Akselerasi”, yang menekankan percepatan pencapaian kesetaraan gender, terutama dalam ranah politik. Suwarno Djabar, Koordinator Gusdurian Ternate, menilai bahwa sejak IWD pertama kali diperingati pada 1911, […]

  • Kanwil Kemenag Sulsel Raih Dua Penghargaan di Regional Treasury Forum

    Kanwil Kemenag Sulsel Raih Dua Penghargaan di Regional Treasury Forum

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Humas Kemenang Sulsel
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar-Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan meraih dua penghargaan sebagai Koordinator Wilayah Satuan Kerja pada kegiatan Regional Treasury Forum yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat, 6 Februari 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian Predikat Implementasi Pembayaran dan Penggunaan Cash Management System (CMS) Terbaik Kedua serta Predikat Implementasi […]

  • Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    Puzzle Terakhir Demokrasi: Partisipasi Publik di Media Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Indonesia sudah lama menerima demokrasi sebagai bentuk. bahkan sejak awal diproklamirkan, demokrasi diterima sebagai instrumen politik utama. Tetapi entah kenapa, selalu terasa ada yang kurang lengkap. Seolah ada satu puzzle yang hilang dan membuat demokrasi kita tak utuh. Yaitu partisipasi publik yang subtantif. Padahal, partisipasi publik adalah mandat utama demokrasi. Selama bertahun-tahun, partisipasi publik dalam […]

  • Pengawasan KNMP Kalumbatan Kembali Disorot, Kevin Lapendos Desak Pengerjaan Dihentikan Sementara

    Pengawasan KNMP Kalumbatan Kembali Disorot, Kevin Lapendos Desak Pengerjaan Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persoalan pengawasan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalumbatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, kembali menjadi sorotan. Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, mendesak agar pengerjaan proyek tersebut dihentikan sementara sampai aspek pengawasan, keamanan area kerja, dan kepatuhan terhadap ketentuan pelaksanaan proyek dapat dievaluasi secara menyeluruh. Desakan tersebut disampaikan Kevin setelah menurut pantauannya, […]

  • Desensitisasi masyarakat bukan sekedar Problem sosial tapi Juga Kekeringan Spirtualitas

    Desensitisasi masyarakat bukan sekedar Problem sosial tapi Juga Kekeringan Spirtualitas

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Dalam pandangan teologis, manusia diciptakan bukan hanya sebagai makhluk yang berpikir, tetapi juga sebagai makhluk yang memiliki qalb—hati yang menjadi pusat kesadaran moral dan spiritual. Al-Qur’an berkali-kali mengingatkan agar manusia tidak membiarkan hati menjadi keras sehingga kehilangan kemampuan menangkap penderitaan sesamanya. Karena itu, kepekaan terhadap derita orang lain bukan sekadar persoalan etika sosial, melainkan bagian […]

expand_less