Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ketua DPD FKPR Desak BK DPRD Provinsi Gorontalo Jangan jadi pelindung kode etik

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Ketua DPD Forum Kaum Pembela Rakyat (FKPR) Kota Gorontalo, Ikbal Ka’u, kembali menyuarakan kritik keras terhadap kinerja Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam pernyataannya, ia menilai BK DPRD seolah-olah menjalankan fungsi pengawasan etik secara tebang pilih.

Ikbal menyampaikan apresiasi bahwa BK DPRD mampu menyelesaikan persoalan terkait ucapan kontroversial anggota DPRD, Wahyu Moridu, dengan sangat cepat. Menurutnya, langkah cepat itu menunjukkan BK sesungguhnya bisa bergerak bila ada kemauan politik yang kuat.

“Kita tidak bisa menutup mata, penanganan kasus Wahyu Moridu cukup responsif. Dalam waktu singkat, BK DPRD bisa memanggil, memproses, hingga menuntaskan masalah tersebut. Itu bukti bahwa mereka sebenarnya punya kapasitas,” ucap Ikbal.

Namun, apresiasi itu langsung dibarengi dengan kritik keras. Ikbal menilai BK DPRD justru abai, bahkan terlihat sangat lambat dalam menangani kasus yang jauh lebih besar dan merugikan masyarakat luas, yakni dugaan keterlibatan Mustafa Yasin dalam persoalan dana jamaah haji.

“Ini yang membuat rakyat bingung sekaligus marah. Bagaimana bisa sebuah lembaga yang katanya punya integritas justru cepat tanggap untuk kasus ringan yang hanya berkaitan dengan ucapan kontroversial, tetapi begitu lamban, bahkan nyaris diam seribu bahasa, dalam kasus besar yang jelas-jelas menyangkut penipuan, penyalahgunaan, dan kebohongan terhadap jamaah haji? Apakah nasib para jamaah haji yang ditipu itu tidak penting bagi mereka? Bukankah itu menyangkut martabat dan uang umat?” tegas Ketua DPD FKPR

Ikbal menambahkan, dugaan keterlibatan Mustafa Yasin bukan sekadar pelanggaran etik biasa, melainkan sudah menciderai kepercayaan masyarakat Gorontalo, khususnya keluarga jamaah haji yang menjadi korban.

“Kalau BK DPRD tidak segera mengambil sikap tegas, publik akan menilai bahwa lembaga ini hanya berani terhadap kasus kecil dan sepele, tetapi ciut nyali menghadapi kasus besar. Ini bukan lagi soal lambat, tetapi soal keberanian dan integritas,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Ikbal menuding BK DPRD sedang bermain politik standar ganda.

“Jangan sampai rakyat menganggap BK DPRD hanya bertindak cepat jika kasus itu tidak mengganggu kepentingan politik tertentu, tetapi kalau menyangkut tokoh atau pihak yang punya ‘kekuatan’, mereka menjadi lemah, lembek, bahkan pura-pura tidak tahu. Itu jelas penghianatan terhadap fungsi lembaga,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ia menekankan bahwa rakyat membutuhkan lembaga pengawas etik yang adil, transparan, dan berani, bukan lembaga yang hanya sekadar memenuhi formalitas.

“Jangan biarkan masyarakat kehilangan kepercayaan sepenuhnya. Kalau BK DPRD gagal menunjukkan nyali, rakyat akan menilai bahwa lembaga ini hanyalah stempel politik tanpa makna. Jangan sampai BK DPRD dicap sebagai pelindung pelanggar etik yang dekat dengan kekuasaan,” pungkas Ikbal.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    Breaking News : Prabowo Serukan Perang Terhadap Sampah

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Prabowo Subianto menyerukan perang terhadap sampah dan meminta seluruh kepala daerah, kementerian, serta lembaga negara untuk serius menangani persoalan lingkungan. Seruan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintahan Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026). Dalam arahannya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah. […]

  • Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros – Sudah berbulan bulan masyarakat menyaksikan antrean panjang truk di hampir setiap SPBU Pertamina,  contonhnya di SPBU Pettuadae Kabupaten maros  Pemandangan ini seolah menjadi hal yang biasa, padahal dampaknya sangat nyata. Truk-truk yang mengantri hingga memakan badan jalan menyebabkan kemacetan panjang, mengganggu aktivitas masyarakat, dan menghambat kelancaran transportasi. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang sedang terjadi? Apakah stok […]

  • Warga Dufa-Dufa Boikot Jalan, Desak KM Queen Mary Kembali Berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II

    Warga Dufa-Dufa Boikot Jalan, Desak KM Queen Mary Kembali Berlabuh di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Asril R Mahmud
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Ternate – Menjelang bulan suci Ramadan, warga Kelurahan Dufa-Dufa menggelar aksi pemboikotan akses jalan utama, Kamis 26 Februari 2026. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap polemik perubahan rute dan lokasi sandar kapal di Pelabuhan Sultan Mudjafar Syah II. Aksi berlangsung dengan pemblokiran sejumlah ruas jalan utama di wilayah Dufa-Dufa. Massa aksi menuntut agar KM […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam Sidang Isbat yang digelar setelah pemantauan hilal di berbagai wilayah Indonesia. Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan di lebih dari seratus titik di seluruh […]

  • Ustadz Nur Maulana Jelaskan Tiga Kategori Amal di MAN 1 Makassar

    Ustadz Nur Maulana Jelaskan Tiga Kategori Amal di MAN 1 Makassar

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle -
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Nulondalo, Makassar – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Makassar bekerja sama dengan Sahabat Yatim Indonesia menggelar Tabligh Akbar di lapangan indoor madrasah, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dai nasional Ustadz Nur Maulana sebagai penceramah. Sekitar 1.000 siswa, bersama guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Makassar, mengikuti acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusias. Rangkaian […]

  • Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Tulisan Samsi Pomalingo berjudul Yang Luput dari yang Luput (2026) untuk merespons tulisan saya beberapa hari yang lalu sebenarnya tidak menjawab apa-apa, alih-alih menunjukkan bahwa penulis sendiri tidak membaca dengan detail tulisan saya sebelumnya sehingga, ada banyak kritiknya yang tidak tepat bahkan kontradiktif. Padahal, tesis saya pada tulisan sebelumnya jelas: sadaka memberatkan. Ini poin yang […]

expand_less