Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Halal Bihalal: Antara Simbolisme, Spiritualitas, dan Transformasi Diri

  • account_circle Amsar A. Dulmanan
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 645
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam lanskap kebudayaan Islam Indonesia, Halal Bihalal merupakan satu tradisi yang unik dan khas, karena tidak ditemukan secara formal dalam teks-teks normatif Islam klasik, tetapi justru tumbuh dari dialektika antara nilai-nilai keislaman dan konteks sosial-budaya masyarakat Indonesia. Tradisi yang dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri merupakan momentum untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperbarui hubungan sosial yang mungkin retak akibat konflik, kesalahpahaman, atau sebab emosional lainnya.

Namun, jika ditelisik lebih dalam, Halal Bihalal bukan sekadar aktivitas seremonial tahunan yang penuh dengan salam-salaman dan ungkapan “maaf lahir batin”, melainkan sebuah praktik kultural yang sarat makna simbolik, spiritual, juga transformasional. Dalam konteks ini, Halal Bihalal dapat dipahami sebagai sebuah ritual yang menjembatani dimensi individual dan kolektif, sekaligus membuka ruang refleksi atas relasi sesama manusia, manusia  dengan yang menciptakannya, yaitu Tuhan,  Allah SWT.

Islam tidak hadir sebagai entitas yang kaku dan seragam, melainkan sebagai tradisi hidup yang terus mengalami proses dialog dengan budaya Nusantara  –terlihat dalam praktik-praktik seperti slametan, tahlilan, hingga Halal Bihalal–  yang memadukan dimensi teologis dengan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

Sejalan  Clifford Geertz –dalam The Religion of Java (1960),  agama sebagai sistem simbol– mengungkapkan bahwa kebudayaan Islam,  konteks Indonesia  dipahami sebagai jaringan makna yang hidup dan dihayati melalui praktik simbolik yang membentuk cara pandang, “paradigma” serta tindakan sosial masyarakat. Geertz menunjukkan bahwa agama bukan sekadar seperangkat doktrin teologis, melainkan sistem  yang berfungsi menanamkan suasana hati (moods) dan motivasi kuat, menyeluruh, dan bertahan lama dalam diri individu.

  • Penulis: Amsar A. Dulmanan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga (poto: Istimewah)

    Jenderal Salim: Teladan Integritas dari Tanah Mandar Sulbar

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle -
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Jenderal Salim, putra Mandar dengan pangkat bintang dua, dikenal sebagai pribadi kharismatik. Ketegasan, integritas, serta sikapnya yang tidak suka berbelit-belit membuatnya dihormati banyak orang. Pandangan hidupnya selalu tegak lurus, sementara kecerdasannya senantiasa diarahkan untuk kemaslahatan masyarakat. Dalam setiap pidato, narasinya sederhana, langsung pada inti, tegas, dan tanpa kompromi. Pesan-pesan moral selalu mewarnai ucapannya. Penampilannya pun […]

  • Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 738
    • 0Komentar

    Tulisan Samsi Pomalingo berjudul Yang Luput dari yang Luput (2026) untuk merespons tulisan saya beberapa hari yang lalu sebenarnya tidak menjawab apa-apa, alih-alih menunjukkan bahwa penulis sendiri tidak membaca dengan detail tulisan saya sebelumnya sehingga, ada banyak kritiknya yang tidak tepat bahkan kontradiktif. Padahal, tesis saya pada tulisan sebelumnya jelas: sadaka memberatkan. Ini poin yang […]

  • DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    DPW PKB Gorontalo Resmikan Kantor Baru, Simbol Semangat dan Marwah Partai

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Gorontalo resmi memiliki kantor baru yang berlokasi di Jalan KH. Adam Zakaria, Kota Gorontalo, setelah diresmikan langsung oleh Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, pada Selasa (12/8/2025). Ketua DPW PKB Gorontalo, Muhammad Dzikyan atau yang akrab disapa Gus Yayan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Nihayah […]

  • Prancis Diunggulkan Singkirkan Swedia, Les Bleus Bidik Tiket ke Babak 16 Besar

    Prancis Diunggulkan Singkirkan Swedia, Les Bleus Bidik Tiket ke Babak 16 Besar

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Prancis akan menghadapi Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, Rabu (1/7/2026) pukul 04.00 WIB. Les Bleus datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil sempurna sepanjang fase grup. Tim asuhan Didier Deschamps menutup Grup I sebagai juara grup dengan raihan sembilan poin dari tiga pertandingan. Prancis juga […]

  • Antrean Tiga Jam dan Misteri BBM Subsidi di Pertamina Mananggu, Gorontalo

    Antrean Tiga Jam dan Misteri BBM Subsidi di Pertamina Mananggu, Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Oleh: Mansur Martam NULONDALO.COM – Ada yang berubah di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Salilama, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo, dengan nomor registrasi SPBU 7496207. Dulu, membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah urusan beberapa menit: datang, mengantre sebentar, mengisi tangki, membayar, lalu melanjutkan perjalanan. Kini, di […]

  • Gerakan Nurani Bangsa Desak Presiden Hentikan Kekerasan dan Kembalikan Kepercayaan Publik

    Gerakan Nurani Bangsa Desak Presiden Hentikan Kekerasan dan Kembalikan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Gerakan Nurani Bangsa yang digerakkan sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan menyampaikan seruan moral kepada Presiden Prabowo Subianto terkait situasi sosial politik yang belakangan ini memanas akibat gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah. Dalam pernyataannya, Gerakan Nurani Bangsa meminta Presiden selaku Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan menjadikan kemanusiaan dan keberpihakan kepada rakyat sebagai […]

expand_less