Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sekjen Kemenag Dorong Pesantren Ambil Peran di Ruang Publik

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com– Pesantren tidak boleh berjalan di ruang hampa. Tradisi keilmuan yang kaya dan mendalam harus terus berdialog dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat. Pesan inilah yang ditekankan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, saat membuka Evaluasi Program Direktorat Pesantren Tahun 2025 di Tangerang Selatan, dikutip dari laman kemenag.go.id (15/12/2025).

Di hadapan para pengelola dan pemangku kepentingan pesantren, Kamaruddin menegaskan bahwa khazanah keilmuan pesantren, termasuk kitab kuning perlu terus dikontekstualisasikan agar mampu menjawab tantangan sosial-keagamaan kontemporer. Menurutnya, ilmu pesantren tidak cukup dipelajari secara tekstual, tetapi harus hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan umat.

“Ilmu di pesantren harus relevan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Realitas sosial perlu dikaji dan dijawab dengan basis ilmu yang kuat dari pesantren,” ujarnya.

Sekjen Kemenag juga menyoroti pentingnya penguatan kualitas keberagamaan santri yang tidak berhenti pada dimensi ritual. Keberagamaan, menurutnya, harus tercermin dalam sikap dan perilaku sosial yang membawa kemaslahatan, baik bagi individu maupun masyarakat luas.

Dalam konteks dakwah, Kamaruddin mendorong pesantren untuk lebih aktif hadir di ruang publik. Pesantren dinilai memiliki modal kuat berupa sanad keilmuan, legitimasi moral, serta otoritas keagamaan yang menjadikannya rujukan utama di tengah masyarakat.

“Ruang-ruang dakwah harus diisi oleh teman-teman pesantren,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa peran pesantren tidak semestinya dibatasi pada urusan ukhrawi semata. Pesantren juga diharapkan berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang sosial dan ekonomi. Dengan potensi yang dimiliki, pesantren diyakini mampu menjadi motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan umat.

Menutup arahannya, Sekjen Kemenag kembali mengingatkan bahwa setiap program dan penguatan kelembagaan pesantren harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat serta selaras dengan visi dakwah yang berkelanjutan dan membumi.

Melalui pendekatan tersebut, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga hadir sebagai simpul solusi sosial yang relevan, berdaya, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Miskin Jadi Sarjana: Bukan Keajaiban, Tapi Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

    Anak Miskin Jadi Sarjana: Bukan Keajaiban, Tapi Tanda Gagalnya Sistem Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kisah-kisah tentang keluarga miskin yang  berhasil menyekolahkan anaknya hingga mencetak sarjana bahkan sampai meraih gelar doktor, selalu mengalirkan inspirasi.  Di media sosial ceritanya memantik perhatian yang tinggi. Narasinya dibagikan berulang-ulang. Orang menanggapinya dengan pujian dan rasa haru. Keberhasilan  orang-orang miskin itu menorehkan kesan yang kuat. Sebab mereka meraih sarjana dengan perjuangan yang berdarah-darah. Ada yang […]

  • Seruan Moral Warga NU: Kembalikan Nahdlatul Ulama kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam photo_camera 10

    Seruan Moral Warga NU: Kembalikan Nahdlatul Ulama kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Musyawarah Besar Warga Nahdaltul Ulama  bertajuk “Mengembalikan NU kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam” lahir Suruan Moral Nahdlatul Ulama yang digelar di kediaman KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025). Musyawarah tersebut dihadiri oleh warga, jamaah, serta para muhibbin Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah sebagai ikhtiar kolektif untuk […]

  • Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Proyek Perumahan Jingga Land di Maros Disorot, APH Diminta Usut Tuntas

    Diduga Gunakan Material Tambang Ilegal, Proyek Perumahan Jingga Land di Maros Disorot, APH Diminta Usut Tuntas

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Aktivitas penimbunan pada proyek pembangunan Perumahan Jingga Land yang berlokasi di Dusun Palisi, Desa Tellumpoccoe, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Proyek tersebut diduga menggunakan material tanah uruk yang berasal dari aktivitas tambang galian C yang belum memiliki izin resmi. Dugaan tersebut mencuat setelah tim media melakukan investigasi langsung […]

  • Mengenang Kwik Kian Gie

    Mengenang Kwik Kian Gie

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Eka Putra B Santoso
    • visibility 171
    • 0Komentar

    (Penulis Akademisi Politik IAIN Sultan Amai Gorontalo) Kemarin Kwik Kian Gie berpulang. Ekonom dan mantan Menteri era Gusdur dan Megawati itu  meninggalkan banyak sekali pemikiran tentang dinamika ekonomi politik di Indonesia. Saya ingat dalam buku Kwik yang berjudul ” Gonjang ganjing ekonomi Indonesia ” Ia mengkritik doktrin Marxisme Ortodoks berupa penguasaan ekonomi oleh negara secara […]

  • Polres Maros Ungkap 6 Kasus Narkotika, 8 Tersangka Diamankan dan 84 Botol Cairan Sintetis Disita

    Polres Maros Ungkap 6 Kasus Narkotika, 8 Tersangka Diamankan dan 84 Botol Cairan Sintetis Disita

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Satuan Reserse Narkoba Polres Maros mengungkap enam perkara tindak pidana narkotika dalam kurun waktu 1–14 Agustus 2026. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan delapan tersangka dan menyita 84 botol kaca semprot berisi cairan sintetis yang terbukti mengandung narkotika golongan I. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., dalam […]

  • Diduga Belum Memiliki Izin Lokasi, KOPRA INSTITUT Soroti PT. Pangkatan Indonesia

    Diduga Belum Memiliki Izin Lokasi, KOPRA INSTITUT Soroti PT. Pangkatan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Komite Perjuangan Rakyat (KOPRA) INSTITUT, menyoroti PT. Pangkatan Indonesia salah satu perusahan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah desa Tanjung Siram Billah Hulu kabupaten Labuhanbatu. Perusahan ini di duga belum memiliki izin lokasi dan perizinan kebun. Ketua Bidang Kajian Lingkungan KOPRA INSTITUT Julkifli mengungkapkan bahwa berdasarkan data dan informasi yang ia peroleh ada dugaan PT. […]

expand_less