Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sekjen Kemenag Dorong Pesantren Ambil Peran di Ruang Publik

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com– Pesantren tidak boleh berjalan di ruang hampa. Tradisi keilmuan yang kaya dan mendalam harus terus berdialog dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat. Pesan inilah yang ditekankan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, saat membuka Evaluasi Program Direktorat Pesantren Tahun 2025 di Tangerang Selatan, dikutip dari laman kemenag.go.id (15/12/2025).

Di hadapan para pengelola dan pemangku kepentingan pesantren, Kamaruddin menegaskan bahwa khazanah keilmuan pesantren, termasuk kitab kuning perlu terus dikontekstualisasikan agar mampu menjawab tantangan sosial-keagamaan kontemporer. Menurutnya, ilmu pesantren tidak cukup dipelajari secara tekstual, tetapi harus hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan umat.

“Ilmu di pesantren harus relevan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat. Realitas sosial perlu dikaji dan dijawab dengan basis ilmu yang kuat dari pesantren,” ujarnya.

Sekjen Kemenag juga menyoroti pentingnya penguatan kualitas keberagamaan santri yang tidak berhenti pada dimensi ritual. Keberagamaan, menurutnya, harus tercermin dalam sikap dan perilaku sosial yang membawa kemaslahatan, baik bagi individu maupun masyarakat luas.

Dalam konteks dakwah, Kamaruddin mendorong pesantren untuk lebih aktif hadir di ruang publik. Pesantren dinilai memiliki modal kuat berupa sanad keilmuan, legitimasi moral, serta otoritas keagamaan yang menjadikannya rujukan utama di tengah masyarakat.

“Ruang-ruang dakwah harus diisi oleh teman-teman pesantren,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa peran pesantren tidak semestinya dibatasi pada urusan ukhrawi semata. Pesantren juga diharapkan berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang sosial dan ekonomi. Dengan potensi yang dimiliki, pesantren diyakini mampu menjadi motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan umat.

Menutup arahannya, Sekjen Kemenag kembali mengingatkan bahwa setiap program dan penguatan kelembagaan pesantren harus berangkat dari kebutuhan riil masyarakat serta selaras dengan visi dakwah yang berkelanjutan dan membumi.

Melalui pendekatan tersebut, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga hadir sebagai simpul solusi sosial yang relevan, berdaya, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Gagal membawa pulang bongkahan emas dari Lembah Tupalo, kaum kolonial Belanda tidak lantas meninggalkan kawasan itu. Mereka kemudian menyusuri aliran sungai dengan harapan menemukan bongkahan emas lain yang lebih mudah diangkat. Setelah menempuh perjalanan sekitar 17 kilometer menurut penututan warga, rombongan serdadu itu memutuskan berhenti di sebuah puncak perbukitan. Di tempat itulah mereka mendirikan sebuah […]

  • Spirit Qurban: Manifestasi Iman dan Solidaritas Kemanusiaan

    Spirit Qurban: Manifestasi Iman dan Solidaritas Kemanusiaan

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Amsar A. Dulmanan
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Ibadah qurban merupakan  simbol spiritual paling mendalam pada tradisi Islam. Qurban tidak sekadar ritual penyembelihan hewan pada momentum Idul Adha, melainkan representasi perjalanan batin manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat relasi kemanusiaan. Dalam tindakan qurban terkandung pesan pengorbanan, keikhlasan, ketundukan, dan solidaritas sosial yang melampaui makna formal ibadah. Di tengah kehidupan modern […]

  • Harga Energi Naik, Pemerintah Tancap Gas Tingkatkan Produksi Batu Bara

    Harga Energi Naik, Pemerintah Tancap Gas Tingkatkan Produksi Batu Bara

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 253
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah bergerak cepat merespons lonjakan harga energi global dengan meningkatkan produksi batu bara sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan ketahanan energi nasional. Kebijakan ini mengemuka usai rapat terbatas antara Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri ekonomi di Istana Kepresidenan, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan peningkatan produksi batu bara menjadi salah […]

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

  • Pendapatan Langit

    Pendapatan Langit

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan fenomena unik dalam dunia akuntansi: grafik konsumsi naik, grafik diskon bertebaran, dan grafik kesabaran kadang turun—terutama saat menjelang buka puasa. Namun di balik riuhnya “war takjil” dan promo “beli dua gratis pahala (eh, maksudnya gratis satu)”, ada satu jenis pendapatan yang jarang dicatat dalam laporan keuangan: Pendapatan Langit. Sebagai dosen akuntansi, saya […]

  • Pangkas Birokrasi, Bupati Sofyan Puhi Limpahkan Kewenangan ke Camat

    Pangkas Birokrasi, Bupati Sofyan Puhi Limpahkan Kewenangan ke Camat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengambil langkah tegas dalam upaya memangkas rantai birokrasi dengan melimpahkan sebagian kewenangan Bupati kepada para Camat. Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) yang digelar di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (13/1/2026). Bupati Sofyan menegaskan, pelimpahan kewenangan ini bertujuan untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus menghadirkan pemerintahan […]

expand_less