Breaking News
light_mode
Trending Tags

Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Perdagangan gas alam cair (LNG) global mengalami gangguan serius menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah, dengan jalur vital Selat Hormuz praktis terhenti. Situasi ini memicu kekhawatiran krisis energi baru, terutama di kawasan Asia yang sangat bergantung pada pasokan dari Teluk.

Data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah tanker LNG menghentikan perjalanan dari dan menuju Qatar guna menghindari Selat Hormuz, jalur sempit yang menjadi lintasan sekitar 20 persen ekspor LNG dunia. Setidaknya 11 kapal dilaporkan menunda pelayaran dalam beberapa hari terakhir.

Qatar, eksportir LNG terbesar kedua dunia, memasok lebih dari 80 persen produksinya ke pasar Asia. China menjadi pembeli terbesar LNG Qatar, disusul India dan Jepang. Para importir di kawasan tersebut kini menghubungi pemasok lain untuk mencari alternatif pasokan di tengah ketidakpastian pengiriman.

Gangguan ini berpotensi mendorong lonjakan harga gas global. Kontrak LNG jangka panjang di Asia umumnya dikaitkan dengan harga minyak mentah Brent, sehingga kenaikan harga minyak akibat ketegangan geopolitik akan turut mengerek harga gas bagi konsumen.

Analis energi memperingatkan bahwa jika konflik berlanjut dan jalur pelayaran tetap terganggu, risiko pemotongan produksi LNG dapat meningkat. Produksi LNG membutuhkan arus ekspor yang stabil; gangguan berkepanjangan dapat memaksa fasilitas produksi mengurangi output.

Eropa dinilai relatif lebih siap karena memiliki cadangan gas, namun tetap berisiko terdampak jika pengalihan pasokan lebih banyak diarahkan ke Asia. Sementara itu, negara-negara seperti Turki dan Mesir juga menghadapi tekanan tambahan akibat ketergantungan pada pasokan gas dari kawasan yang kini tidak stabil.

Kondisi ini mengingatkan pasar pada gejolak energi 2022 ketika invasi Rusia ke Ukraina memicu lonjakan harga gas ke level tertinggi dalam sejarah di Eropa dan berbagai belahan dunia.

Pelaku pasar kini memantau ketat perkembangan keamanan di Selat Hormuz dan kebijakan eksportir utama di Teluk. Jika ketegangan tidak segera mereda, Asia berpotensi menghadapi tekanan pasokan dan kenaikan biaya energi yang signifikan dalam waktu dekat.

Data Harga Energi Terbaru

  • Harga LNG Asia: Pada akhir 2025, harga LNG spot untuk pasar Asia tercatat turun tipis di sekitar USD 10,60 per MMBtu meskipun permintaan tetap kuat di region lain, seiring bertambahnya pasokan dari Amerika Serikat.

  • Harga Gas Global: Laporan gas global menunjukkan rata-rata harga LNG Asia (Platts JKM) bergerak dalam kisaran USD 9–11/MMBtu pada akhir 2025, meskipun potensi gangguan pasokan bisa mendorong harga naik di masa depan.

  • Harga Minyak Dunia: Konflik juga mendorong harga minyak naik, dengan Brent diperkirakan bisa menyentuh USD 100–120 per barel jika eskalasi berkepanjangan

Dampak ke Indonesia

Indonesia sebagai negara importir energi masih merasakan gejolak harga global:

  • Kenaikan harga minyak dunia secara tidak langsung menekan biaya energi domestik dan berpotensi mendorong inflasi harga BBM serta energi transportasi. Data menunjukkan harga minyak Brent sudah berada di kisaran USD 70–73 per barel dan berpotensi naik lebih tinggi jika konflik memburuk.

  • Biaya logistik energi naik hingga potensi ±12 %, yang bisa memicu kenaikan harga barang dan biaya produksi di Indonesia karena nilai impor energi yang besar terkait biaya distribusi global.

  • Ketergantungan Indonesia terhadap sumber LNG domestik dan impor membuat pasar energi lokal rawan terhadap gejolak global, terutama jika harga LNG benchmark dunia terus naik. Menurut data historis, harga LNG di pasar Indonesia biasanya berada dalam kisaran USD 9–14/MMBtu dalam beberapa tahun terakhir.

Analisis Pasar Energi Global

Para analis pasar energi global mencatat bahwa konflik Timur Tengah memperkuat volatilitas harga energi yang pernah terjadi pada krisis energi 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Harga LNG dan gas alam di berbagai pasar dunia diketahui sangat dipengaruhi oleh faktor geopolitik serta aliran ekspor global:

  • Ketidakpastian pasokan karena risiko Selat Hormuz dapat mendorong harga LNG dan gas alam ke level yang lebih tinggi, terutama jika jalur perdagangan utama terganggu.

  • Sementara itu, tekanan harga juga datang dari permintaan kuat di Eropa yang meningkatkan impor LNG dan cadangan yang relatif rendah di sejumlah negara produsen energi.

  • Di sisi lain, pertumbuhan pasokan dari Amerika Serikat membantu menstabilkan pasar jangka pendek, namun ketegangan geopolitik bisa membalik tren tersebut secara cepat jika konflik berkepanjangan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    Bayangkan Jika Anda Seorang LGBT: Sebuah Eksperimen Imajinasi dan Refleksi Sosial-Religius

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Fanridhal Engo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Bayangkan Jika Anda Adalah Seorang Waria Atau Bagian Dari Komunitas LGBT. Ya, saya tahu mungkin terdengar janggal untuk dibayangkan. Namun, saya mengajak Anda sejenak menanggalkan posisi normatif Anda, dan merenungkan situasi ini dengan empati. Apa yang Anda rasakan? Marah, resah, atau merasa didiskriminasi oleh dunia yang tampak semakin modern, namun masih sangat konservatif terhadap keberadaan […]

  • 1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    1.512 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara, BGN Temukan Masalah Sanitasi hingga IPAL

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah II. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut evaluasi terhadap pemenuhan standar operasional serta kelengkapan sarana dan prasarana layanan. Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari penataan layanan dalam Program […]

  • Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Pemerintah Klaim Demi Kemanusiaan, MUI Minta Prabowo Tarik Diri

    Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Pemerintah Klaim Demi Kemanusiaan, MUI Minta Prabowo Tarik Diri

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 136
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Indonesia resmi menyatakan bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan tersebut menuai sorotan tajam, terutama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menilai langkah itu tidak berpihak pada perjuangan kemerdekaan Palestina. Penandatanganan piagam keanggotaan Board of Peace dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo […]

  • Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Daniel A. Kalangie
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Narasi umum sejarah Gorontalo paling tidak hanya berkutat pada tiga peristiwa pokok; kisah terbentuknya Duluwo Limo lo Pohala’a, “kepahlawanan” dalam peristiwa 23 Januari 1942, dan cerita Pembentukan Provinsi Gorontalo. Tiga peristiwa pokok ini cenderung dianggap oleh pemerintah, akademisi, maupun awam sebagai pijakan untuk membentuk pengetahuan sejarah Gorontalo. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin tiga peristiwa yang terpaut […]

  • Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik untuk mengevaluasi proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Kota Jambi, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, dampak pembangunan tol terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian utama. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya, menyampaikan bahwa isu dampak tol terhadap […]

  • Jelang Nataru 2025, PJ Kades Majannang Imbau Warga Patuhi Edaran Bupati Maros

    Jelang Nataru 2025, PJ Kades Majannang Imbau Warga Patuhi Edaran Bupati Maros

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapsiagaan dan pengamanan oleh berbagai instansi serta institusi terus ditingkatkan guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Maros terkait pengamanan dan ketertiban selama momentum Nataru. Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Penjabat (PJ) Kepala Desa Majannang, Syamsir, secara tegas mengimbau […]

expand_less