Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Perdagangan Gas Dunia Terhenti, Asia Terancam Krisis Energi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Perdagangan gas alam cair (LNG) global mengalami gangguan serius menyusul meningkatnya konflik di Timur Tengah, dengan jalur vital Selat Hormuz praktis terhenti. Situasi ini memicu kekhawatiran krisis energi baru, terutama di kawasan Asia yang sangat bergantung pada pasokan dari Teluk.

Data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah tanker LNG menghentikan perjalanan dari dan menuju Qatar guna menghindari Selat Hormuz, jalur sempit yang menjadi lintasan sekitar 20 persen ekspor LNG dunia. Setidaknya 11 kapal dilaporkan menunda pelayaran dalam beberapa hari terakhir.

Qatar, eksportir LNG terbesar kedua dunia, memasok lebih dari 80 persen produksinya ke pasar Asia. China menjadi pembeli terbesar LNG Qatar, disusul India dan Jepang. Para importir di kawasan tersebut kini menghubungi pemasok lain untuk mencari alternatif pasokan di tengah ketidakpastian pengiriman.

Gangguan ini berpotensi mendorong lonjakan harga gas global. Kontrak LNG jangka panjang di Asia umumnya dikaitkan dengan harga minyak mentah Brent, sehingga kenaikan harga minyak akibat ketegangan geopolitik akan turut mengerek harga gas bagi konsumen.

Analis energi memperingatkan bahwa jika konflik berlanjut dan jalur pelayaran tetap terganggu, risiko pemotongan produksi LNG dapat meningkat. Produksi LNG membutuhkan arus ekspor yang stabil; gangguan berkepanjangan dapat memaksa fasilitas produksi mengurangi output.

Eropa dinilai relatif lebih siap karena memiliki cadangan gas, namun tetap berisiko terdampak jika pengalihan pasokan lebih banyak diarahkan ke Asia. Sementara itu, negara-negara seperti Turki dan Mesir juga menghadapi tekanan tambahan akibat ketergantungan pada pasokan gas dari kawasan yang kini tidak stabil.

Kondisi ini mengingatkan pasar pada gejolak energi 2022 ketika invasi Rusia ke Ukraina memicu lonjakan harga gas ke level tertinggi dalam sejarah di Eropa dan berbagai belahan dunia.

Pelaku pasar kini memantau ketat perkembangan keamanan di Selat Hormuz dan kebijakan eksportir utama di Teluk. Jika ketegangan tidak segera mereda, Asia berpotensi menghadapi tekanan pasokan dan kenaikan biaya energi yang signifikan dalam waktu dekat.

Data Harga Energi Terbaru

  • Harga LNG Asia: Pada akhir 2025, harga LNG spot untuk pasar Asia tercatat turun tipis di sekitar USD 10,60 per MMBtu meskipun permintaan tetap kuat di region lain, seiring bertambahnya pasokan dari Amerika Serikat.

  • Harga Gas Global: Laporan gas global menunjukkan rata-rata harga LNG Asia (Platts JKM) bergerak dalam kisaran USD 9–11/MMBtu pada akhir 2025, meskipun potensi gangguan pasokan bisa mendorong harga naik di masa depan.

  • Harga Minyak Dunia: Konflik juga mendorong harga minyak naik, dengan Brent diperkirakan bisa menyentuh USD 100–120 per barel jika eskalasi berkepanjangan

Dampak ke Indonesia

Indonesia sebagai negara importir energi masih merasakan gejolak harga global:

  • Kenaikan harga minyak dunia secara tidak langsung menekan biaya energi domestik dan berpotensi mendorong inflasi harga BBM serta energi transportasi. Data menunjukkan harga minyak Brent sudah berada di kisaran USD 70–73 per barel dan berpotensi naik lebih tinggi jika konflik memburuk.

  • Biaya logistik energi naik hingga potensi ±12 %, yang bisa memicu kenaikan harga barang dan biaya produksi di Indonesia karena nilai impor energi yang besar terkait biaya distribusi global.

  • Ketergantungan Indonesia terhadap sumber LNG domestik dan impor membuat pasar energi lokal rawan terhadap gejolak global, terutama jika harga LNG benchmark dunia terus naik. Menurut data historis, harga LNG di pasar Indonesia biasanya berada dalam kisaran USD 9–14/MMBtu dalam beberapa tahun terakhir.

Analisis Pasar Energi Global

Para analis pasar energi global mencatat bahwa konflik Timur Tengah memperkuat volatilitas harga energi yang pernah terjadi pada krisis energi 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina. Harga LNG dan gas alam di berbagai pasar dunia diketahui sangat dipengaruhi oleh faktor geopolitik serta aliran ekspor global:

  • Ketidakpastian pasokan karena risiko Selat Hormuz dapat mendorong harga LNG dan gas alam ke level yang lebih tinggi, terutama jika jalur perdagangan utama terganggu.

  • Sementara itu, tekanan harga juga datang dari permintaan kuat di Eropa yang meningkatkan impor LNG dan cadangan yang relatif rendah di sejumlah negara produsen energi.

  • Di sisi lain, pertumbuhan pasokan dari Amerika Serikat membantu menstabilkan pasar jangka pendek, namun ketegangan geopolitik bisa membalik tren tersebut secara cepat jika konflik berkepanjangan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    Kadis Pendidikan Maros Resmikan SDN 215 Inpres Taipa, Sekolah Berbasis Karakter dan Life Skill

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti SDN 215 Inpres Taipa, Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, saat bangunan sekolah yang telah lama dinantikan akhirnya diresmikan, baru-baru ini. Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai, S.STP., MM, disaksikan para guru se-Kecamatan Maros Baru, jajaran Dinas […]

  • KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    KPK Ingatkan Bahaya Korupsi Dini, Pelaku Termuda Tercatat Berusia 24 Tahun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan bahwa praktik korupsi tidak lagi hanya melibatkan elite, tetapi mulai menyasar generasi muda. KPK bahkan mencatat pelaku tindak pidana korupsi termuda berusia 24 tahun, sebuah kondisi yang dinilai sebagai alarm serius bagi dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Agus […]

  • DPRD Ketok Perda Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Ketok Perda Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024 untuk menjadi perda. Hal tersebut dibahas pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo ke-28, Selasa (8/7/2025). “Alhamdulillah, antara tim anggaran pemerintah dan badan anggaran serta para anggota dewan yang terhormat, kita bersepakat bahwa […]

  • DPR Buka Suara: Lemahnya Propam Jadi Biang Turunnya Kepercayaan Publik

    DPR Buka Suara: Lemahnya Propam Jadi Biang Turunnya Kepercayaan Publik

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 186
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyoroti serius lemahnya pengawasan internal di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Anggota Komisi III DPR RI, Martin Tumbelaka, menilai ketidaktegasan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) menjadi salah satu faktor utama menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Pernyataan tersebut disampaikan Martin dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Kerja […]

  • Mengapa Harus Panahan? photo_camera 2

    Mengapa Harus Panahan?

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Catatan Antropolog tentang Disiplin, Rasa, dan Jalan Pulang pada Diri Ada olahraga yang membuat kita berkeringat. Ada yang memacu adrenalin. Dan ada satu yang membuat kita diam namun justru di sanalah kita menemukan diri sendiri. Panahan adalah yang terakhir. Saya menulis ini sebagai antropolog—dan pengalaman itu diperkaya oleh perjumpaan panjang dengan Bang Ade Permana, seorang […]

  • Lailatulqadar: Mengapa Harus Malam?

    Lailatulqadar: Mengapa Harus Malam?

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Hari, bulan dan tahun merupakan siklus hidup manusia yang diukur menurut satuan waktu dengan berdasarkan peredaran bumi, bulan dan matahari. Siklus hari manusia terbagi dalam dua babakan, yaitu malam dan siang. Dalam penciptaan keduanya, begitu sangat istimewa sehingga Allah mengulang-ulang penciptaan malam dan siang sebagai pelajaran bagi orang-orang yang berpikir (QS. 3:190, 11:3, 16:12, 23:80, […]

expand_less