Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sekjen PP MBS Persoalkan Hubungan Ketua Bawaslu Padang Lawas Dengan Bupati Yang Diduga Melanggar Kode Etik 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 161
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Akun pribadi TikTok Komisioner Bawaslu Padang Lawas, Alex Nasution pada saat live yang memunculkan wajah bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, dikritik Sekretaris Pengurus Pusat Mahasiswa Bebas Merdeka (Sekjen PP MBS), Hamzah Siddik Harahap.

Hamzah menganggap Fenomena yang tergambar dalam tangkapan layar ini memperlihatkan sebuah persoalan serius dalam ranah etika dan integritas lembaga penyelenggara pemilu.

“Bagaimana mungkin akun pribadi Ketua Bawaslu justru digunakan oleh seorang kepala daerah, dalam hal ini Bupati Padang Lawas, untuk melakukan siaran langsung (live) di TikTok”, Ungkapnya.

“Tindakan ini tidak bisa dianggap sepele, Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu seharusnya menjunjung tinggi prinsip independensi, netralitas, dan profesionalisme. Ketika akun pribadi Ketua Bawaslu dipakai oleh seorang bupati, jelas timbul pertanyaan besar: di mana batas antara kepentingan pribadi, kepentingan politik, dan kepentingan kelembagaan”, Lanjut Hamzah.

Ia juga menekankan, bahwa Praktik semacam ini berpotensi besar melukai kepercayaan publik. Bawaslu yang seharusnya berdiri sebagai pengawas netral justru terlihat membiarkan ruang pribadinya dipakai oleh seorang pejabat eksekutif. Jika dibiarkan, maka publik akan menilai bahwa lembaga pengawas ini tidak lagi steril dari intervensi politik.

Tidak hanya itu, Sekjen PP MBS itu juga ngotot akan melaporkan kasus ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagai lembaga yang berwenang menilai dan memberi sanksi terhadap pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, termasuk jika tindakan mereka merusak citra independensi lembaga.

“Kami menegaskan, ini bukan hanya persoalan “live TikTok” semata. Ini adalah persoalan moralitas, etika, dan kepercayaan rakyat terhadap penyelenggara pemilu. Bila Ketua Bawaslu tidak mampu menjaga integritas ruang pribadinya dari campur tangan politik, maka sangat layak bagi publik untuk meragukan netralitas lembaga yang ia pimpin”, Tegasnya.

“Oleh karena itu, kami mendesak agar DKPP segera memproses laporan ini, melakukan pemeriksaan secara terbuka, dan memberikan sanksi tegas apabila terbukti ada pelanggaran kode etik. Demokrasi hanya bisa sehat bila pengawas pemilu benar-benar bersih dan tidak terseret dalam pusaran kepentingan politik praktis”, Tutupnya.

Desakan Sekjen PP MBS ke DKPP itu dengan pasal, bahwa ketua Bawaslu Padang Lawas juga pernah melakukan dugaan pelanggaran kode etik pada tahun 2024 lalu.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan dan Beban Lebih Kaum Perempuan

    Ramadhan dan Beban Lebih Kaum Perempuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Dr. Momy Hunowu, M.Si
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Dangi Rami sibuk meracik menu istimewa makan sahur. Di tengah suara dengkur suami dan anaknya yang masih terlelap tidur. Jeritan belanga goreng Dangi terdengar gaduh. Bersahutan dengan botu poluleya yang sulit dikendalikan bunyinya. Tiga menu berbahan ayam kampung untuk suami dan anaknya telah menebarkan aroma sedap. Mereka dibangunkan tat kala menu makan sahur itu sudah […]

  • Dari Biluhu ke Bolsel: Kisah Pemburu Tuna

    Dari Biluhu ke Bolsel: Kisah Pemburu Tuna

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Dua orang nelayan tradisional menempuh lebih dari 200 kilometer pada pertengahan Februari 2025 melalui jalur laut. Mereka berangkat dari kampung halamannya Desa Biluhu Barat, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo menuju Desa Tolondadu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, untuk berburu ikan tuna. Dua nelayan tradisional tersebut bernama Aten Rauf 53 tahun dan […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo secara resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) di Kantor PWNU Gorontalo, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai lembaga dan instansi strategis, antara lain Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas […]

  • Penyadapan Getah Pinus di Laiya Disorot, Diduga Keluar Titik Koordinat hingga Kunci Mobil Pengangkut Disita

    Penyadapan Getah Pinus di Laiya Disorot, Diduga Keluar Titik Koordinat hingga Kunci Mobil Pengangkut Disita

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 66
    • 0Komentar

      Nulondalo.com, MAROS — Aktivitas penyadapan getah pinus di wilayah Desa Laiya, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, menuai sorotan dari kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Dugaan penyadapan di luar titik koordinat yang telah ditentukan disebut perlu mendapat perhatian dan penjelasan dari pihak terkait. Sorotan tersebut disampaikan Abdul Malik dari LSM KIPFA RI Kabupaten Maros. Ia menduga […]

  • Karya “Benang Pluralisme” Perupa Gorontalo Bikin Sinta Nuriyah Terpukau di Temu Nasional GUSDURian

    Karya “Benang Pluralisme” Perupa Gorontalo Bikin Sinta Nuriyah Terpukau di Temu Nasional GUSDURian

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 203
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Senyuman bahagia tak terbendung dari wajah Sinta Nuriyah Wahid saat berada di atas panggung megah Temu Nasional GUSDURian 2022 di Surabaya. Momen tersebut terjadi ketika ia menerima sebuah karya seni dari perupa Gorontalo, Akbar Hidayat. Karya berjudul “Benang Pluralisme” itu dibuat dari susunan benang dan paku yang membentuk wajah Abdurrahman Wahid atau Gus […]

  • Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    Laba Bisa Ditulis, Tapi Keseimbangan Neraca Tidak Bisa Dibohongi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Dalam dunia keuangan, laporan laba rugi sering jadi primadona. Investor melihatnya, direksi memamerkannya, media mengutipnya. Tapi bagi seorang akuntan, neraca—ya, struktur aset, kewajiban, dan ekuitas—adalah panggung sesungguhnya di mana kekuatan dan kelemahan suatu entitas benar-benar bisa dinilai. Maka ketika saya membaca laporan keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (BSG) per 31 Desember 2024, […]

expand_less