Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 277
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Maros – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa pengeroyokan yang dialami Muhammad Akbar (Korban), seorang warga Kabupaten Maros, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan korban mengalami luka fisik, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta mempertanyakan profesionalisme aparat dalam menjalankan tugas pengamanan.

PMII Kab. Maros menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan hukum dan perlakuan yang bermartabat. Situasi atau aktivitas korban pada saat kejadian tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan kekerasan, terlebih pengeroyokan. Penertiban dan pengamanan publik semestinya dilakukan secara persuasif dan sesuai prosedur, bukan melalui tindakan represif yang mencederai nilai kemanusiaan.

Muh. Febry Dzulhijas, selaku Pengurus Cabang PMII Maros menilai kejadian ini merupakan representasi lemahnya komitmen aparat kepolisian terhadap profesionalitas dan etika dalam penegakan hukum. Menurutnya, penggunaan kewenangan yang melampaui batas justru merusak citra institusi kepolisian dan mengikis kepercayaan masyarakat.

“Kami menolak segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Aparat kepolisian harus hadir sebagai pelindung masyarakat, bukan sebagai pihak yang melakukan atau membiarkan tindakan kekerasan terjadi. Jika benar ada pengeroyokan dan pelanggaran prosedur, maka hal itu merupakan penyimpangan serius dari tugas aparat negara,” tegas Dzulhijas.

Ia menambahkan bahwa korban tidak seharusnya langsung ditempatkan sebagai pihak yang bersalah hingga harus menerima perlakuan fisik yang tidak manusiawi.

“Penegakan hukum harus tetap dilakukan, namun dengan cara yang beradab, proporsional, serta menghormati hak asasi manusia. Kekuasaan tidak boleh dijalankan secara sewenang-wenang. Selain itu kami juga menuntut keadilan bagi korban pengeroyokan dan pelaku wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya” lanjutnya.

PMII Kab. Maros menekankan bahwa setiap tupoksi kerja aparat kepolisian wajib didasarkan pada prinsip proporsionalitas, akuntabilitas, dan keterbukaan. Oleh sebab itu, apabila terbukti terjadi pelanggaran dalam penanganan insiden di PTB, PMII mendesak adanya penindakan yang tegas dan transparan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, bukan penyelesaian internal yang berpotensi mengaburkan rasa keadilan publik.

Selanjutnya, PMII juga mengapresiasi langkah awal berupa pemeriksaan terhadap sejumlah aparat yang diduga terlibat. Namun, PMII mengingatkan agar proses tersebut tidak berhenti pada tataran administratif semata. Penanganan kasus secara setengah-setengah justru berisiko memperbesar luka sosial dan semakin menjauhkan masyarakat dari kepercayaan terhadap aparat kepolisian, terkhusus di Kabupaten Maros.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Al-Khat Seni Rupa Peradaban Islam

    Al-Khat Seni Rupa Peradaban Islam

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muh. Ersyad Mamonto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kaligrafi atau dalam Islam biasa dikenal dengan istilah al-khat mempunyai makna yang serupa di antara kedua istilah tersebut yaitu “tulisan indah”. Kaligrafi sangat erat dengan peradaban dunia Islam, selain memang sebagai produk budaya yang digunakan dalam pembakuan mushaf Qur’an, juga adanya pandangan ikonoklasme dalam Islam sehingga menempatkan kaligrafi sebagai sentrum seninya seni rupa Islam. Ikonoklasme […]

  • Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 320
    • 0Komentar

    (Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Pernyataan Gus Ulil bahwa “menolak zero mining adalah goblok” secara teknis memang benar. Zero mining itu mustahil. Peradaban modern tidak berdiri tanpa mineral—ponsel, kendaraan listrik, panel surya, hingga kabel listrik di rumah kita semuanya lahir dari aktivitas tambang. Tidak ada yang membantah itu. […]

  • Ronaldo ke Indonesia Bukan di Undang PSSI, Lantas Siapa?

    Ronaldo ke Indonesia Bukan di Undang PSSI, Lantas Siapa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo, menerima keputusan nekat timnya sebelum persiapan ke Indonesia. Kabar kedatangan Cristiano Ronaldo ke Indonesia diiringi dengan kontroversi Al Nassr. Cristiano Ronaldo dikabarkan akan tiba di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk kegiatan sosial. Ia diundang oleh Dr. Susi Marya Kapitana selaku pemimpin Yayasan Graha Kasih. Rencananya, mantan bintang Real Madrid […]

  • Going Concern Ibadah

    Going Concern Ibadah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Dalam dunia akuntansi, ada satu asumsi yang membuat laporan keuangan bisa tidur nyenyak setiap akhir tahun: going concern. Artinya, entitas diasumsikan akan terus berlanjut usahanya, tidak bangkrut besok pagi, dan tidak bubar jalan setelah RUPS bubar. Nah, dalam konteks Ramadhan, saya kira kita juga perlu satu asumsi serupa: going concern ibadah. Jangan sampai ibadah kita […]

  • Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    Pendamping Desa Tuntut Pencopotan Mendes PDT Yandri Susanto

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Ratusan Pendamping Desa menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Jakarta, pada Rabu, 16 April 2025. Dalam aksi tersebut mereka menolak Kebijakan Menteri Desa Yandri Susanto yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 1.040 pendamping desa eks caleg di Pemilu 2024. Koordinator Aksi Robby Maulana menyebut demonstrasi ini […]

  • Akhirnya Anjing Masuk Surga

    Akhirnya Anjing Masuk Surga

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Dr. Hi. Mansur Basie
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Kalau ada hewan atau binatang yang berterima kasih (numpang viral) karena hiruk pikuk social media dua hari terakhir ini, maka binatang itu adalah anjing. Betapa tidak, tanpa diminta “persetujuannya”, ia disebut dan diviralkan oleh mungkin dari lebih separuh penduduk negeri +62. Berdasarkan laporan We Are Social dari situs dataIndonesia.com, jumlah pengguna aktif media sosial di […]

expand_less