Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 305
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Maros – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa pengeroyokan yang dialami Muhammad Akbar (Korban), seorang warga Kabupaten Maros, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan korban mengalami luka fisik, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta mempertanyakan profesionalisme aparat dalam menjalankan tugas pengamanan.

PMII Kab. Maros menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan hukum dan perlakuan yang bermartabat. Situasi atau aktivitas korban pada saat kejadian tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindakan kekerasan, terlebih pengeroyokan. Penertiban dan pengamanan publik semestinya dilakukan secara persuasif dan sesuai prosedur, bukan melalui tindakan represif yang mencederai nilai kemanusiaan.

Muh. Febry Dzulhijas, selaku Pengurus Cabang PMII Maros menilai kejadian ini merupakan representasi lemahnya komitmen aparat kepolisian terhadap profesionalitas dan etika dalam penegakan hukum. Menurutnya, penggunaan kewenangan yang melampaui batas justru merusak citra institusi kepolisian dan mengikis kepercayaan masyarakat.

“Kami menolak segala bentuk kekerasan terhadap warga sipil. Aparat kepolisian harus hadir sebagai pelindung masyarakat, bukan sebagai pihak yang melakukan atau membiarkan tindakan kekerasan terjadi. Jika benar ada pengeroyokan dan pelanggaran prosedur, maka hal itu merupakan penyimpangan serius dari tugas aparat negara,” tegas Dzulhijas.

Ia menambahkan bahwa korban tidak seharusnya langsung ditempatkan sebagai pihak yang bersalah hingga harus menerima perlakuan fisik yang tidak manusiawi.

“Penegakan hukum harus tetap dilakukan, namun dengan cara yang beradab, proporsional, serta menghormati hak asasi manusia. Kekuasaan tidak boleh dijalankan secara sewenang-wenang. Selain itu kami juga menuntut keadilan bagi korban pengeroyokan dan pelaku wajib mempertanggungjawabkan perbuatannya” lanjutnya.

PMII Kab. Maros menekankan bahwa setiap tupoksi kerja aparat kepolisian wajib didasarkan pada prinsip proporsionalitas, akuntabilitas, dan keterbukaan. Oleh sebab itu, apabila terbukti terjadi pelanggaran dalam penanganan insiden di PTB, PMII mendesak adanya penindakan yang tegas dan transparan terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, bukan penyelesaian internal yang berpotensi mengaburkan rasa keadilan publik.

Selanjutnya, PMII juga mengapresiasi langkah awal berupa pemeriksaan terhadap sejumlah aparat yang diduga terlibat. Namun, PMII mengingatkan agar proses tersebut tidak berhenti pada tataran administratif semata. Penanganan kasus secara setengah-setengah justru berisiko memperbesar luka sosial dan semakin menjauhkan masyarakat dari kepercayaan terhadap aparat kepolisian, terkhusus di Kabupaten Maros.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Jadi Nahdliyyin Imma’ah

    Jangan Jadi Nahdliyyin Imma’ah

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Ada hadits yang patut direnungkan oleh kita semua, khususnya oleh warga Nahdliyyin yang akhir-akhir ini menyaksikan banyak kejanggalan pada tubuh organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Mulai dari konflik internal hingga kasus-kasus yang menyeret para pengurus dan tokohnya. Nabi bilang begini: لا تَكُونُوا إمعة تَقولُونَ إِن أحسن النَّاس أحسنا وَإِن ظلمُوا ظلمنَا “Janganlah kalian menjadi “imma’ah”. Yaitu […]

  • Klarifikasi SPBU Pertamina Patung Kuda Maros: Operator Disanksi, Insiden Jadi Pembelajaran Bersama

    Klarifikasi SPBU Pertamina Patung Kuda Maros: Operator Disanksi, Insiden Jadi Pembelajaran Bersama

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menyusul pemberitaan terkait dugaan praktik tidak wajar dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina kawasan Patung Kuda, dekat Pantai Tak Berombak (PTB), Kabupaten Maros, pihak pengawas SPBU akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Peristiwa yang sebelumnya dilaporkan terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 11.30 WITA itu sempat menimbulkan kecurigaan dari seorang konsumen […]

  • Sudah Tahu? Ini Nominal Zakat Fitrah dan Fidyah Terbaru Tahun 1447 H

    Sudah Tahu? Ini Nominal Zakat Fitrah dan Fidyah Terbaru Tahun 1447 H

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium. Selain itu, BAZNAS juga menetapkan besaran fidyah sebesar Rp65.000 per jiwa per hari. Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menyampaikan bahwa penetapan tersebut dilakukan setelah […]

  • Api yang Tak Pernah Padam: Menjaga Tujuan, Merawat Sejarah, dan Menyemai Masa Depan Himpunan Mahasiswa Islam

    Api yang Tak Pernah Padam: Menjaga Tujuan, Merawat Sejarah, dan Menyemai Masa Depan Himpunan Mahasiswa Islam

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Dr. Husin Ali
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Tujuh puluh sembilan tahun bukanlah bilangan kecil dalam kalender sebuah organisasi. Ia adalah rangkuman dari denyut generasi, dari tarikan napas para mahasiswa yang datang silih berganti, membawa kecemasan zamannya masing-masing, sekaligus memikul harapan bangsa yang tak pernah sederhana. Pada usia inilah HMI berdiri hari ini—bukan sekadar sebagai organisasi kemahasiswaan, melainkan sebagai sekolah peradaban yang telah […]

  • Rajab dan Kepulangan yang Sunyi: Bayi, Pohon, dan Rahmat Tuhan Play Button

    Rajab dan Kepulangan yang Sunyi: Bayi, Pohon, dan Rahmat Tuhan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Rajab selalu datang dengan sunyi yang disengaja. Ia tidak meminta sorak, hanya ruang untuk merenung. Di bulan inilah sebuah budaya tentang kematian bayi di Toraja yang belum tumbuh gigi dan “dipulangkan” ke pohon mengajak kita menimbang ulang makna hidup, iman, dan kemanusiaan. Rajab adalah bulan yang tidak riuh. Ia berdiri tenang di antara kalender hijriah, […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

expand_less