Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Anggota Korps Brigade di Kota Tual, Moh Yakub dan Abdul Kadir Komitmen Dorong Reformasi Polri

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 403
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Founder dan Advokat Senior “HAM & Associate”, Moh. Yakub K. Salamun, S.H., M.H., bersama Abdul Kadir Z. Lakuy, S.H., angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Korps Brigade di Kota Tual yang menyebabkan seorang anak kecil meninggal dunia.

Moh. Yakub Salamun menyampaikan bahwa peristiwa tersebut tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan “oknum” semata. Menurutnya, pola pelabelan demikian kerap terjadi setiap kali aparat penegak hukum diduga melakukan tindak pidana berat, sehingga tanggung jawab seolah berhenti pada individu tanpa menyentuh aspek kelembagaan.

Yakub menegaskan bahwa peristiwa ini perlu dilihat secara lebih mendalam karena menyangkut tanggung jawab institusi Kepolisian, sejalan dengan agenda reformasi kepolisian yang saat ini terus digaungkan.

“Kejadian yang menimpa seorang ojek online di Jakarta, anak SMA di Semarang, dan kini diduga kembali terjadi dengan korban seorang anak kecil, apabila terbukti, maka hal ini harus menjadi penegasan serius bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia untuk mengevaluasi sistem pembinaan dan pengawasan, baik internal maupun eksternal,” tegasnya, Sabtu (21/02/2026).

Sementara itu, Advokat Senior “HAM & Associate” Abdul Kadir Z. Lakuy, S.H., menambahkan bahwa wacana Reformasi Kepolisian Republik Indonesia tidak boleh berhenti pada perubahan struktural semata. Reformasi, menurutnya, harus menyentuh perubahan paradigma dan pendekatan yang lebih humanis, sejalan dengan cita-cita hukum pidana nasional serta semangat transformasi kelembagaan negara.

Keduanya berharap peristiwa-peristiwa serupa menjadi preseden serius yang ditanggapi secara sungguh-sungguh oleh negara, sekaligus menjadi momentum refleksi untuk memperkuat sistem akuntabilitas internal seluruh lembaga penegak hukum, khususnya Kepolisian Republik Indonesia, termasuk optimalisasi fungsi pengawasan dan penegakan kode etik profesi.

“Kami sangat berharap agenda Reformasi Kepolisian Republik Indonesia juga menyentuh aspek moral aparat penegak hukum, agar kesiapan kita membangun budaya sadar hukum dapat terwujud secara optimal. Selain itu, proses penegakannya harus semakin transparan demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap hukum,” tegas Abdul Kadir.

Lebih lanjut, keduanya berharap agar proses penyelidikan dan penyidikan atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya almarhum Aryanto Tawakal dapat diumumkan secara berkala kepada publik. Transparansi tersebut dinilai penting untuk menjaga legitimasi dan kepercayaan terhadap institusi kepolisian.

“Kami di ‘HAM & Associate’ berkomitmen mendorong agenda Reformasi Kepolisian Republik Indonesia terus berjalan demi cita-cita bersama, yakni kepolisian yang berorientasi pada profesionalisme, akuntabilitas, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia dan hak-hak warga negara sebagaimana dijamin dalam konstitusi,” tutupnya.

  • Penulis: Risman Lutfi
  • Editor: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dalam Cengkeraman Kekuasaan: Ke Mana NU Bergerak?

    NU dalam Cengkeraman Kekuasaan: Ke Mana NU Bergerak?

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Misbah Yamin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Satu abad Nahdlatul Ulama (NU) seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan organisasi keagamaan bertahan dalam lintasan sejarah bangsa, tetapi juga sebagai momentum evaluasi kritis atas arah gerak institusionalnya. Dalam konteks ini, pertanyaan nya “Ke mana NU bergerak?” bukanlah ungkapan emosional, melainkan problem akademik tentang representasi, otonomi organisasi, dan relasi kuasa antara agama dan negara. Secara […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Tegaskan Indonesia Bangkit

    Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Tegaskan Indonesia Bangkit

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih di Indonesia. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa industrialisasi merupakan tahapan krusial dalam kebangkitan […]

  • PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan

    PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 219
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bone Bolango pada awal 2026 masih jauh dari target. Hingga Maret, realisasi PAD baru mencapai 21,75 persen, mendorong pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat, agresif, dan inovatif dalam mengoptimalkan pendapatan. Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin berjalan dengan pola biasa. Optimalisasi PAD […]

  • Antara BBM, Subsidi, dan Amanat Anggaran: Membaca Akuntabilitas APBN dari Kasus Defisit 2026

    Antara BBM, Subsidi, dan Amanat Anggaran: Membaca Akuntabilitas APBN dari Kasus Defisit 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Haairunnisah
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Defisit APBN 2026 yang diproyeksikan mendekati 2,9% dari PDB sering dianggap masih berada dalam batas aman. Secara aturan, angka tersebut memang belum melampaui ambang batas 3%. Namun, memandang kondisi fiskal hanya dari batas angka adalah cara berpikir yang terlalu sempit. Di balik kesan “aman” itu, tersimpan persoalan yang lebih serius: tekanan fiskal yang bersifat struktural, […]

  • Islah PBNU Tercapai, Rais Aam dan Ketua Umum Sepakat Gelar Muktamar Bersama

    Islah PBNU Tercapai, Rais Aam dan Ketua Umum Sepakat Gelar Muktamar Bersama

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 208
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki babak baru setelah tercapainya islah antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Rekonsiliasi tersebut dicapai dalam pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). Pertemuan yang diprakarsai para Masyayikh dan Mustasyar PBNU itu […]

  • 360 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Terjun ke Maros, Fokus Inovasi Desa dan Pendampingan Program PUPR

    360 Mahasiswa KKN Tematik Unhas Terjun ke Maros, Fokus Inovasi Desa dan Pendampingan Program PUPR

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Sebanyak 360 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Maros. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan berlangsung selama hampir dua bulan, mulai 22 Desember 2025 hingga 14 Februari 2026. Ratusan mahasiswa tersebut disebar di 11 kecamatan dan 35 desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Maros. Kehadiran peserta KKN Tematik […]

expand_less