FEB Unusia Siap Bertransformasi dengan Pimpinan Baru
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Dr. Muhammad Aras Prabowo, berjabat tangan dengan salah satu pengelola yang dilantik dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengelola Unusia Masa Jabatan 2026–2030 di Aula Jakoeb Oetama, Unusia Jakarta, Kamis (20/8/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
NULONDALO.COM, JAKARTA — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) memasuki babak baru kepemimpinan untuk masa jabatan 2026–2030. Momentum tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan pengelola Unusia yang digelar di Aula Jakoeb Oetama, Unusia Jakarta, Kamis (20/8).
Dalam struktur baru tersebut, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak. dipercaya memimpin FEB sebagai Dekan. Ia didampingi Maryam, M.Psi., Psikolog sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama. Pada tingkat program studi, Asiroch Yulia Agustina, M.E.I. dipercaya sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Syariah dan Habsyah Fitri Aryani, M.Ak. sebagai Ketua Program Studi Akuntansi.
Dekan FEB Unusia, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak., menegaskan bahwa kepemimpinan baru harus menjadi momentum untuk mempercepat konsolidasi dan meningkatkan daya saing fakultas.
“Kami ingin FEB Unusia tidak hanya tumbuh secara kelembagaan, tetapi juga memiliki keunggulan yang terukur dalam akademik, riset, inovasi, dan jejaring. Amanah ini akan kami jalankan dengan semangat kolaborasi agar FEB semakin relevan dengan kebutuhan zaman dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Unusia dan masyarakat,” ujar Aras. 21/08/2026.
Arah tersebut sejalan dengan pesan Rektor Unusia, Fariz Alnizar, yang mengajak seluruh pengelola menjadikan pekerjaan di Unusia sebagai budaya dan gerakan bersama.
“Kita geser semua hal kerja Unusia yang tadinya program menjadi budaya. Jika menjadi budaya, kita tidak hanya berhenti setelah program itu selesai, tapi akan terus berlanjut menjadi tanggung jawab dan gerakan kita bersama,” ujar Fariz.
Bagi Wakil Dekan FEB, Maryam, M.Psi., Psikolog, penguatan FEB juga harus dibangun melalui ekosistem mahasiswa yang aktif, inklusif, dan terhubung dengan dunia profesional.
“Kemajuan FEB harus dirasakan langsung oleh mahasiswa. Karena itu, penguatan prestasi, karakter, jejaring, pengalaman organisasi, dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia profesional akan menjadi bagian penting dari kerja kami,” ujar Maryam.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar