Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Medan Ekstrem dan Kabut Tebal, Tim SAR Amankan Jenazah Korban Kedua ATR 42-500

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, PANGKEP — Operasi pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, kembali membuahkan hasil. Satu jenazah korban kedua berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di medan pegunungan yang ekstrem, Senin (19/1/2026).

Korban ditemukan oleh Saiful Malik, anggota Komunitas Pencinta Alam Arai Sulawesi Selatan, yang ikut terlibat langsung dalam penyisiran di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Jenazah ditemukan sekitar 100 meter dari titik kepala pesawat, tepat di lereng selatan gunung yang memiliki kontur sangat curam dan tertutup kabut tebal.

“Sekitar pukul 14.00 Wita, saya menyisir ke arah kanan dan melihat tanda-tanda seperti pohon rusak dan batuan pecah. Dari situ saya curiga ada korban di sekitar lereng,” ujar Saiful kepada wartawan.

Setelah dilakukan pengecekan bersama tim lain, jenazah diketahui tersangkut di pepohonan di lereng gunung. Berdasarkan pengamatan awal, korban berjenis kelamin perempuan.

“Awalnya saya belum berani mendekat karena medannya sangat berbahaya. Setelah tim lain datang dan kita dekati bersama, baru dipastikan korban perempuan,” jelasnya.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap, masih mengenakan pakaian, dan berada tak jauh dari serpihan badan pesawat.

“Kami tidak berani memastikan identitas korban. Itu sepenuhnya kewenangan tim yang berwenang,” tegas Saiful.

Namun, proses evakuasi belum bisa langsung dilakukan. Cuaca buruk dan jarak pandang yang hanya sekitar satu meter membuat tim gabungan harus ekstra berhati-hati. Sambil menunggu kantong jenazah, korban kemudian digeser sekitar 25 meter ke titik yang lebih aman dan diamankan di jalur evakuasi menggunakan sistem tali pengaman.

“Medannya sangat ekstrem. Jalurnya curam, dengan kedalaman jurang sekitar 300 hingga 500 meter. Karena cuaca tidak memungkinkan, evakuasi kami tunda dan korban kami amankan terlebih dahulu,” ungkapnya.

Rencananya, evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat menuju puncak, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca. Opsi evakuasi udara menggunakan helikopter juga masih dipertimbangkan, namun dinilai berisiko tinggi jika kabut tebal kembali turun.

“Untuk sementara, jenazah sudah dalam kondisi aman dan siap dievakuasi. Besok tim akan kembali melakukan penyisiran karena masih ada potensi temuan lainnya di sekitar lokasi,” tutup Saiful.

Hingga kini, operasi pencarian korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung masih terus berlanjut. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta komunitas pencinta alam tetap berjibaku di medan ekstrem dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.(*) Jurnalis: Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Si Jago Merah Mengamuk di Kota Gorontalo, Permukiman Padat Penduduk Terbakar photo_camera 11

    Si Jago Merah Mengamuk di Kota Gorontalo, Permukiman Padat Penduduk Terbakar

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Rival
    • visibility 250
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (16/12/2025). Sedikitnya lima rumah warga dilaporkan hangus dilalap si jago merah. Informasi yang dihimpun redaksi di lokasi kejadian, api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah warga yang saling berdekatan. Warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang-barang […]

  • Camat Bontoa Muh Maudu S.Hut M.Sp,Kukuhkan Anggota Paskibraka Kecamatan Bontoa Tahun 2026

    Camat Bontoa Muh Maudu S.Hut M.Sp,Kukuhkan Anggota Paskibraka Kecamatan Bontoa Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 113
    • 0Komentar

     NULONDALO.COM–BONTOA–Muh Maudu S.Hut M.Sp secara resmi mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Kecamatan Bontoa, pada 16 Agustus 2026 bertempat di Aula Kantor camat Bontoa Sebanyak 25 pelajar putra-putri terbaik dari SMA/MA se-Kecamatan Bontoa dikukuhkan setelah melalui proses seleksi dan pelatihan intensif selama Beberapa Minggu oleh tim pelatih dari Koramil Polsek dan PPI Prosesi pengukuhan […]

  • Melayani Tamu Allah; Kisah di Balik Terminal Fast Track Haji

    Melayani Tamu Allah; Kisah di Balik Terminal Fast Track Haji

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Nurmawan Pakaya
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Pagi itu, langit di atas Bandara Soekarno-Hatta cerah tak biasa. Terminal 2F yang biasanya menjadi tempat pertemuan pesawat dan penumpang, hari itu menjelma menjadi panggung sejarah baru. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah—simbol transformasi besar pelayanan ibadah di Indonesia, lengkap dengan sistem fast track imigrasi Arab Saudi. Namun, di balik kemegahan acara […]

  • Pergantian Tahun, Masyarakat Diimbau Waspadai Keamanan hingga Cuaca Ekstrem

    Pergantian Tahun, Masyarakat Diimbau Waspadai Keamanan hingga Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 262
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang malam pergantian Tahun Masehi, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko, mulai dari gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, hingga cuaca ekstrem. Pengamat dan aparat keamanan menilai euforia perayaan tahun baru kerap dibarengi peningkatan kerawanan di ruang publik. Pengamat sosial dari Universitas Indonesia, Dr. Devie Rahmawati, menilai keramaian pada malam tahun baru […]

  • Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    Setelah lima kali berkunjung ke Gorontalo, barulah pada kunjungan kali ini saya memiliki kesempatan dan waktu untuk menginjakkan kaki di Danau Limboto—sebuah nama yang sejak lama sangat akrab di ingatan saya. Danau ini pertama kali saya kenal ketika masih duduk di bangku SMP, sekitar tahun 1973, melalui pelajaran Ilmu Bumi. Saat itu, Danau Limboto diperkenalkan […]

  • KUHP dan KUHAP Versi Baru Resmi Berlaku, Sejumlah Pasal Jadi Sorotan Publik

    KUHP dan KUHAP Versi Baru Resmi Berlaku, Sejumlah Pasal Jadi Sorotan Publik

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 419
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) versi terbaru resmi mulai berlaku pada Jumat (2/12/2025). Pemberlakuan KUHAP baru ini melengkapi reformasi hukum pidana nasional setelah sebelumnya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) disahkan lebih dahulu sebagai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. KUHP baru ditandatangani Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 2 Januari 2023. Selanjutnya, DPR […]

expand_less