Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tingkat Hunian Lapas Medan Didominasi Narapidana Narkotika

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • visibility 314
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Tingkat hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan didominasi oleh narapidana kasus narkotika. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kunjungan kerja Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI, sekitar 70 persen warga binaan di Lapas Kelas I Medan merupakan pelaku tindak pidana narkoba.

Data tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI ke Lapas Kelas I Medan, Sumatra Utara, dikutip nulondalo.com, Sabtu (31/1/2026).

Anggota Tim Panja Pemasyarakatan, Maruli Siahaan, menyebut tingginya persentase narapidana narkotika menjadi catatan penting dalam evaluasi sistem pemasyarakatan.

“Dari data yang kami lihat sesuai paparan, hampir 70 persen warga binaan di lapas adalah pelaku narkoba,” ujar Maruli di Medan.

Menurut politisi Fraksi Partai Golkar tersebut, dominasi kasus narkotika di lapas tidak dapat dilepaskan dari berbagai faktor di luar lembaga pemasyarakatan.

Ia menilai persoalan ekonomi, lingkungan pergaulan, serta lemahnya pengawasan keluarga turut memengaruhi tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang berujung pada pidana penjara.

Ia menegaskan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, melalui pengawasan terhadap anak-anak dan generasi muda.

Selain soal komposisi warga binaan, Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI juga mencermati isu peredaran narkoba di dalam lapas.

Maruli mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap barang yang masuk ke lapas serta kesiapan petugas dalam mengenali berbagai jenis narkotika yang semakin beragam.

Data dan temuan tersebut, kata Maruli, akan menjadi bahan evaluasi Panja Pemasyarakatan dalam menjalankan fungsi pengawasan DPR RI.

Panja berencana memberikan masukan kepada jajaran pemasyarakatan, mulai dari Kepala Kantor Wilayah hingga pimpinan lapas dan rumah tahanan, guna memperkuat sistem pengamanan dan pencegahan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Panja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan memperbaiki sistem pemasyarakatan agar lembaga pemasyarakatan benar-benar berfungsi sebagai tempat pembinaan, sekaligus terbebas dari praktik peredaran narkotika.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Bali Deportasi Buronan Interpol Asal Inggris, Pimpinan Sindikat Narkotika Internasional

    Polda Bali Deportasi Buronan Interpol Asal Inggris, Pimpinan Sindikat Narkotika Internasional

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Bali – Kepolisian Daerah (Polda) Bali resmi mendeportasi buronan internasional berinisial SL, warga negara Inggris yang diduga sebagai pimpinan sindikat kriminal transnasional. Deportasi dilakukan setelah tersangka ditangkap dalam operasi gabungan bersama Divhubinter Polri dan Imigrasi, Selasa (31/3/2026). Keterangan tersebut disampaikan oleh Kasubid Penmas Polda Bali, Rina Isriana Dewi, mewakili Kabid Humas Polda Bali. Ia […]

  • Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Ramadan sering dipahami sebagai bulan peningkatan ibadah. Namun sejatinya, Ramadan juga merupakan momentum untuk memperbaiki akhlak dan cara kita menyikapi kehidupan. Salah satu pelajaran penting yang sering terlupakan adalah bagaimana bersikap terhadap kritik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan keputusan yang terasa kurang tepat. Baik itu keputusan atasan di kantor, pimpinan organisasi, maupun keputusan dalam […]

  • Mengapa Saya Menjagokan Brazil dan Portugal Sebagai Juara Piala Dunia 2026

    Mengapa Saya Menjagokan Brazil dan Portugal Sebagai Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Memprediksi juara Piala Dunia bukan sesuatu yang mudah dan beresiko, tentu saja. Sepak bola terlalu kaya dengan kejutan untuk dipastikan hasil akhirnya. Beresiko karena beberapa tim sepakbola telah memiliki penggemar fanatik yang siap menolak prediksi yang tidak memperhitungkan timnya. Saat ini, saya sedang mengembangkan satu metode yang saya sebut matematika sosial. Saya sudah menulisnya di web BDK […]

  • Penulis yang Hidup dan Mati di Era AI

    Penulis yang Hidup dan Mati di Era AI

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Dunia penulisan sedang mengalami turbulensi seiring dengan munculnya Artificial Intelligence (AI). Penulis-penulis baru berbasis AI bermunculan. Para penulis konvensional mulai merasakan ruang yang dulu mereka kuasai tak lagi eksklusif. Dunia yang sebelumnya otentik dan terbentuk melalui proses panjang kini  ditantang dengan hadirnya tulisan-tulisan yang lahir dari mesin. Lebih cepat secara proses, lebih rapi secara struktur, dan lebih massif […]

  • Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

    Keutamaan Salat Isya Menurut Imam an-Nawawi

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Salat Isya adalah salah satu dari lima salat fardhu yang diwajibkan atas setiap Muslim. Waktunya berada di penghujung siang, ketika tubuh manusia telah letih dan condong pada istirahat. Dalam kondisi demikian, syariat tetap mendorong umat Islam untuk tetap menunaikan salat Isya, bahkan dengan jaminan keutamaan yang besar. Ulama besar mazhab Syafi’i, Imam Yahya bin Syaraf […]

  • Menertawakan Kekuasaan

    Menertawakan Kekuasaan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Orang kecil itu sebenarnya tidak bodoh. Mereka cuma capek. Capek mendengar janji, capek membaca berita korupsi, capek melihat pejabat miskin di LHKPN tapi kaya di pesta pernikahan anaknya. Maka jangan heran kalau rakyat akhirnya memilih tertawa. Karena kalau tidak tertawa, bisa-bisa marah. Dan kalau marah terus, tekanan darah naik, sementara kebijakan tidak pernah turun. Dalam […]

expand_less