Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Akibat Jalan Loloda Utara Rusak: Mobil Anggota DPRD Malut, Nazlatan Terjadi Kecelakaan

  • account_circle Risman Lutfi
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com – Jalan rusak wilayah loloda Utara mengakibatkan mobil yang tumpangi Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan ukhra Kasuba mengalami kecelakaan.

Diketahui, Kecelakaan tersebut terjadi Desa Supu, kecamatan Loloda Utara, Maluku Utara, pada tanggal 30 November 2025, pukul 16.25 WIT, namun saat ini mobil telah berhasil di evakuasi pada 18.07 WIT.

Dari kejadian ini, terlihat puluhan masyarakat tutut berpartisipasi mengevakuasi mobil yg hampir jatuh area jalan banjir, penumpang berhasil di evakuasi dan selamatkan.

Berdasarkan kronologi yang diterima, detik-detik kecelakaan terjadi bermula saat mobil yang ditumpangi Nazla naik tanjakan usai melewati desa supu, namun karena jalan yang dilintasi cukup curam dan rusak parah, akibatnya mobil tersebut terpelincir dan hampir jatuh ke jurang.

Nazlatan, wakil rakyat Dapil Halut-Morotai juga membenarkan atas kecelakaan tersebut.

“Kecelakaan itu benar terjadi saat kita melintasi jalan tersebut, kondisi jalanya sudah rusak parah kemudian sangatlah curam dan dapat membahayakan bagi pengendara”, Ucap Nazla.

Menurutnya, kecelakaan terjadi bertepatan dengan agenda penting untuk bertemu dengan masyarakat Loloda dalam rangka memperkuat silaturahmi.

Dari kejadian tersebut, Nazla mengaku akan memperjuangkan dan terus menyuarakan terkait dengan pembangunan jalan di kecamatan Loloda Utara kepada pemerintah daerah.

“Selaku perpanjangan tangan masyarakat dapil Halut-Morotai tentu akan terus berupaya untuk menyampaikan kepada pemerintah daerah agar dapat memperhatikan ruas jalan yang sudah rusak tersebut”, tandasnya.

Nazla berharap kepada masyarakat yang melintasi titik jalan rusak tersebut harus berhati-hati dan mementingkan keselamatan.

“Kepada masyarakat harus berhati-hati untuk melintasi jalan rusak ini, jangan sampai kejadian serupa terjadi kepada masyarakat”, tutupnya.

  • Penulis: Risman Lutfi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Indonesia Mengalami Kemunduran Serius

    Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Indonesia Mengalami Kemunduran Serius

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 264
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menilai demokrasi Indonesia tengah menghadapi tantangan serius yang berpotensi melemahkan prinsip-prinsip dasar demokrasi, mulai dari kebebasan sipil, supremasi sipil, hingga kebebasan pers. Penilaian tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Pesan Kebangsaan Awal Tahun 2026, yang digelar di Grha Pemuda, Kompleks Gereja Katedral, Jalan Katedral No. 7B, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026), […]

  • Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Barat Laut Luwu Timur, BMKG: Kedalaman 10 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 206
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah barat laut Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (4/3/2026) dini hari. Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui rilis resminya. Dalam keterangan itu disebutkan gempa terjadi pada pukul 02.10.29 WIB. BMKG mencatat lokasi gempa berada pada koordinat 2,35 Lintang Selatan (LS) dan 120,86 […]

  • Banom NU Barru Gelar Kajian Aswaja, Hadirkan Syekh Asal Lebanon

    Banom NU Barru Gelar Kajian Aswaja, Hadirkan Syekh Asal Lebanon

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 334
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Barru – Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) Kabupaten Barru menggelar kajian Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di Zam-Zam Center Barru, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Acara tersebut dihadiri Rais Syuriah PC NU Kabupaten Barru, AG. Dr. H. Husain Abdullah, serta seluruh Banom NU, di antaranya Muslimat […]

  • Kolaborasi Kemanusiaan: HUT ke-78 Reskrim Polres Maros Dimeriahkan Bakti Sosial bersama PAC Maros Baru   

    Kolaborasi Kemanusiaan: HUT ke-78 Reskrim Polres Maros Dimeriahkan Bakti Sosial bersama PAC Maros Baru  

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-78 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros, PAC Kiwal Garuda Hitam Maros Baru menunjukkan komitmennya sebagai jembatan kemanusiaan dengan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial yang menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan. Perayaan hari jadi Reskrim yang ke-78 ini dirangkaikan dengan penyaluran paket sembako kepada warga di Kelurahan Baji […]

  • Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Permohonan dispensasi nikah di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2025 tercatat ratusan kasus meskipun pemerintah dan lembaga terkait terus memperkuat pencegahan pernikahan usia anak. Berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, sampai pertengahan Desember 2025 terdapat total 524 permohonan dispensasi nikah dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo. Jumlah ini menunjukkan bahwa fenomena pernikahan di bawah […]

  • Apakah Kita Dididik untuk Bertanya atau Sekadar Manggut-Manggut?

    Apakah Kita Dididik untuk Bertanya atau Sekadar Manggut-Manggut?

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Pendidikan seharusnya menjadi ruang paling aman bagi lahirnya gagasan, perdebatan, dan keberanian berpikir. Sayangnya, realitas di lapangan sering kali berbicara lain. Ruang belajar kita masih dibayangi oleh warisan feodal yang mengekang kebebasan berpikir. Murid dituntut manut, mahasiswa diminta tunduk, sementara guru atau dosen ditempatkan di atas altar otoritas yang tidak boleh dipertanyakan. Ujung-ujungnya, pendidikan gagal […]

expand_less