Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ekonom UNUSIA: Kesuksesan KDKMP Sangat Ditentukan Pertimbangan Antropologi dan Sosiologi

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang menjadi salah satu agenda prioritas Presiden dalam RAPBN 2026 dinilai berpotensi menjadi tonggak kemandirian ekonomi rakyat. Namun menurut Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, Ekonom dan Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), kesuksesan program ini sangat ditentukan oleh pertimbangan antropologi dan sosiologi dalam tata kelolanya.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) “Tata Kelola KDKMP: Tantangan dan Potensi Korupsi” yang digelar Sekretariat Nasional Pencegahan Korupsi (Setnas PK) di Gedung ACLC KPK, Kamis (13/11/2025), Dr. Aras menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar institusi ekonomi, melainkan lembaga sosial yang lahir dari nilai-nilai gotong royong, kepercayaan, dan solidaritas masyarakat.

“Koperasi harus dibangun dari kultur sosialnya, bukan sekadar mekanisme finansial. Tanpa memahami moral kolektif dan adat komunitas desa, KDKMP hanya akan meniru model perbankan modern yang impersonal,” ujar Aras Prabowo dalam paparannya.

Menurutnya, banyak kegagalan lembaga keuangan di pedesaan disebabkan oleh ketidakcocokan antara sistem formal dan realitas sosial ekonomi lokal. Kredit formal yang terlalu birokratis justru menimbulkan jarak sosial dan mematikan partisipasi warga. Karena itu, KDKMP harus menjadi “ekonomi tertanam” (embedded finance) yang mengintegrasikan nilai moral, adat, dan mekanisme kontrol sosial di desa.

Dari sisi tata kelola, Aras menekankan pentingnya transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas publik yang berbasis musyawarah desa. Ia memperkenalkan pendekatan “Akuntanesia”, yakni sistem akuntansi moral yang berpijak pada nilai gotong royong dan integritas lokal. Pendekatan ini, menurutnya, menjadi jawaban atas risiko mark-up, proyek fiktif, dan konflik kepentingan yang kerap menghantui lembaga ekonomi desa.

“Koperasi Merah Putih adalah laboratorium Ekonesia — ekonomi yang bermoral dan berakar pada etika komunitas. Di sinilah pencegahan korupsi harus berawal, dari kultur integritas masyarakat desa,” tambahnya.

FGD yang diinisiasi Stranas PK ini juga dihadiri oleh akademisi dari UI, UGM, Paramadina, dan UMY, serta lembaga seperti ICW, INDEF, CELIOS, dan AKSES. Diskusi ini bertujuan memperkuat kebijakan pencegahan korupsi dalam program prioritas nasional, termasuk mengidentifikasi risiko tata kelola pada 82.376 KDKMP yang telah terbentuk di seluruh Indonesia.

Dengan pendekatan sosial dan budaya yang kuat, Aras menilai KDKMP berpeluang menjadi model ekonomi rakyat yang berkeadilan, inklusif, dan bermartabat—serta menjadi tonggak baru menuju Indonesia berdaulat secara ekonomi dan bermoral secara sosial.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 198
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara tampak berbeda pada Senin pagi (15/12/2025). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi berkumpul dalam Apel Gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, sebagai bagian dari konsolidasi menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., […]

  • Harga Energi Naik, Pemerintah Tancap Gas Tingkatkan Produksi Batu Bara

    Harga Energi Naik, Pemerintah Tancap Gas Tingkatkan Produksi Batu Bara

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 366
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah bergerak cepat merespons lonjakan harga energi global dengan meningkatkan produksi batu bara sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan ketahanan energi nasional. Kebijakan ini mengemuka usai rapat terbatas antara Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri ekonomi di Istana Kepresidenan, Jakarta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan peningkatan produksi batu bara menjadi salah […]

  • Board of Peace Tuai Kritik Akademisi, Dinilai Abaikan Palestina dan Melembagakan Ketidakadilan

    Board of Peace Tuai Kritik Akademisi, Dinilai Abaikan Palestina dan Melembagakan Ketidakadilan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 338
    • 0Komentar

    nulondalo.com –Pembentukan Board of Peace (BoP) oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai mekanisme perdamaian dan rekonstruksi Gaza menuai kritik tajam dari kalangan akademisi dan intelektual Indonesia. Lembaga yang diklaim sebagai terobosan perdamaian global itu dinilai justru mengabaikan prinsip keadilan, hukum internasional, serta keterlibatan substantif rakyat Palestina sebagai pihak paling terdampak konflik. Kritik keras salah […]

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Idiosinkrasi

    Idiosinkrasi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sebagai individu, manusia sangat beragam. Tidak ada satu pun manusia yang identik, bahkan untuk yang kembar identik sekalipun. Setiap kita memiliki ke-khas-an sendiri-sendiri. Ada orang yang cara berpikirnya melompat-lompat namun kreatif. Ada yang pendiam, tetapi tajam membaca situasi. Ada yang bekerja lambat namun nyaris tidak pernah keliru. Pada banyak keadaan, kita menyebut mereka “unik”. Namun […]

  • Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq Play Button

    Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 343
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketika keluarga berubah bentuk, orang tua bercerai, lalu masing-masing menikah lagi yang sering kebingungan bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak. Mereka tumbuh dengan ayah kandung, ibu kandung, sekaligus ayah tiri dan ibu tiri. Lalu pertanyaan muncul: bagaimana cara berbakti dalam keluarga seperti itu? Pertanyaan itulah yang dibahas KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA […]

expand_less