Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nasi Kuning

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wanita cantik itu mondar mandir bak setrika. Kakinya terus menjinjit, menghasilkan suara decitan lembut saat bersentuhan lantai, dan dengan indah melewati tetamu. Tak lupa satu lengannya menjulur ke bawah, terdengar suara tabik lembut menyembul dari kedua bibirnya. Wanita itu pacarku, Nia. Disusunnya sepuluh piring putih di hadapanku. Piring itu motifnya bunga-bunga. Duduk manis mereka di atas tikar plastik, menemani suguhan olahan ikan, sayur, dan tidak lupa nasi kuning. Para tamu bapak dan ibu berpakaian muslim duduk melingkari yang disuguhkan Nia. Mereka khusyuk memanjatkan doa-doa yang dipimpin ustad. Tradisi mongaruwa ini diadakan di rumahnya Nia. Ayahnya meninggal dunia beberapa hari lalu. Para tamu yang hadir ikut memanjatkan doa kepada mayat agar selamat di alam kubur.

“Laa ilaha ilallah. Laa ilaaha ilallah..” lantun ustad memimpin doa. Aku iseng menghitungnya, jumlah terlantunkan sekitar seratus kali. Semakin mendekati seratus, semakin cepat dilafalkan, ucapannya juga semakin pendek, dan tambah kencang juga kepala ustad menggeleng-geleng. Aku pun ikut tenggelam dengan bacaan itu.

Asap mengepul dari polutube. Menyesakan napasku yang diterpa dari tadi. Ustad menaburkan sesuatu di atas bara. Semakin mengepul asapnya disertai wangi dupa memenuhi ruangan. Doa-doa terus dilanjutkan. Adat ini kental di masyarakat desa. Terasa janggal jika tidak dilaksanakan. Bahkan jadi buah bibir. Tak ubahnya di desa, di perkotaan pun masih melaksanakan kebiasaan saat ada yang meninggal itu. Adat yang sejak dulu dilakukan sangat sulit terlepas dari masyarakatnya. Begitupun dengan keluarga Nia. Ini sudah hari ke tujuh doa arwah ayahnya.

“Mari, silakan makan. Ada nasi kuning juga kalau ada yang mau”. Nia menyodorkan nasi kuning yang disendok ke piring itu padaku. Aku terkesimah menyentuh tangan lembutnya. Wangi nasi kuning mengalahkan apa pun bagiku. Sedari awal pacaran aku sudah mengajaknya ke berbagai warung penjual nasi kuning. Dia tahu persis itu makanan favoritku.

“Makasih,,” kuterima sepiring nasi kuning. Yang bisa mengalahkan wanginya nasi kuning bagiku adalah ikang goreng. Apalagi kalau garo rica. Olahan itu sedari tadi mencuri perhatianku. Kusendok tiga penggal ikan goreng garo rica menemani nasi kuning. Menurutku, laksa ikan dan nasi kuning hanya pembuka, ditambah ikan goreng dengan rica, jadi sempurna rasanya beradu di mulut. Tetamu yang lain ikut menyantap hidangan tuan rumah di senja jelang magrib itu.

Aku menyapu pandangan ke depan, kemudian di samping. Kutengok orang-orang di sebelahku sambil mengunyah makanan. Seorang pria tua juga ikut menyendok nasi kuning, ia melempar senyum dibalik kumis putihnya padaku, mungkin ia ingin saling sapa sesama pecinta nasi kuning. Lengannya tak berhenti di nasi kuning, ia mengambil berbagai lauk berpadu di satu piring. Setelah menyendok makanan, ia lekas beranjak ke teras rumah. Tak lupa, diselipkannya pisang di kantong kemeja batiknya. Bersama bapak-bapak lainnya, ia menyantap makanan itu. Tapi, ada satu pria yang sedari tadi buatku penasaran. Posisi tempatnya duduk dari awal doa sampai selesai tak pernah berubah. Seperti sedang bertapa. Saat berdoa, ia juga ikut. Tapi tiba waktunya makan, ia lekas pergi tanpa berkata apa pun kepada pemilik hajat.

“Sayang, tadi itu siapa ya?” tanyaku ke Nia selepas makan. Kami duduk bersama bapak-bapak di teras rumah. Mereka duduk bercerita, bersenda gurau.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    Pemkab Maros Segarkan Birokrasi, A. Abbas Maskur Resmi Nahkodai Dinas Perhubungan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros– Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui perombakan jabatan struktural, Pemkab Maros melakukan penyegaran organisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Senin (5/1/2025), dan dihadiri oleh jajaran pejabat […]

  • Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan Play Button

    Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 202
    • 0Komentar

    nulondalo.com – KH. Abdullah Aniq Nawawi menegaskan bahwa ijtihad ulama Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang sosial-politik terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan peradaban yang berkeadilan gender. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi Halaqah Fiqih Peradaban PBNU bertajuk; Ijtihad Ulama NU dalam bidang sosial-politik untuk peradaban yang berkeadilan gender, yang digelar tahun lalu. […]

  • Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    Kasus Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Maros Naik ke Penyidikan, Publik Desak Segera Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Keputusan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros menaikkan status perkara dugaan tindakan represif oknum anggotanya dari tahap penyelidikan ke penyidikan menuai sorotan tajam dari publik. Meski langkah ini diklaim sebagai bentuk keseriusan institusi, hingga kini belum adanya penetapan tersangka justru memicu kekhawatiran akan adanya upaya perlindungan terhadap pelaku serta pengabaian prinsip Hak […]

  • Cerdas dalam Memaknai Isra dan Mi’raj

    Cerdas dalam Memaknai Isra dan Mi’raj

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Salah satu peristiwa agung yang wajib diimani oleh umat Islam adalah peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Peristiwa ini secara tegas disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Al-Isra ayat 1. Allah Swt. membuka ayat tersebut dengan kata Subḥāna (Mahasuci). Dalam kajian Ulumul Qur’an, apabila suatu ayat atau surah diawali dengan kata Subḥāna atau Tabāraka, […]

  • Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah

    Reaktivasi 11 Juta Peserta PBI Tersendat, DPR Soroti Kinerja Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani, menilai pemerintah belum menjalankan secara optimal kesepakatan reaktivasi 11 juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Irma mengungkapkan, hingga saat ini realisasi reaktivasi […]

  • Polemik Julukan “Raja RJ”, Ini Respons Kasat Narkoba Bulukumba

    Polemik Julukan “Raja RJ”, Ini Respons Kasat Narkoba Bulukumba

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, BULUKUMBA — Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Salehuddin, S.H.,M.H memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di salah satu media online yang menyoroti dirinya dengan julukan “Raja RJ” serta menyebut adanya puluhan kasus narkotika yang dihentikan saat dirinya bertugas di Polres Maros. Dalam pemberitaan tersebut, disebutkan bahwa sepanjang Agustus hingga Desember 2025, AKP Salehuddin menangani 41 kasus […]

expand_less