Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nasi Kuning

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 295
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Wanita cantik itu mondar mandir bak setrika. Kakinya terus menjinjit, menghasilkan suara decitan lembut saat bersentuhan lantai, dan dengan indah melewati tetamu. Tak lupa satu lengannya menjulur ke bawah, terdengar suara tabik lembut menyembul dari kedua bibirnya. Wanita itu pacarku, Nia. Disusunnya sepuluh piring putih di hadapanku. Piring itu motifnya bunga-bunga. Duduk manis mereka di atas tikar plastik, menemani suguhan olahan ikan, sayur, dan tidak lupa nasi kuning. Para tamu bapak dan ibu berpakaian muslim duduk melingkari yang disuguhkan Nia. Mereka khusyuk memanjatkan doa-doa yang dipimpin ustad. Tradisi mongaruwa ini diadakan di rumahnya Nia. Ayahnya meninggal dunia beberapa hari lalu. Para tamu yang hadir ikut memanjatkan doa kepada mayat agar selamat di alam kubur.

“Laa ilaha ilallah. Laa ilaaha ilallah..” lantun ustad memimpin doa. Aku iseng menghitungnya, jumlah terlantunkan sekitar seratus kali. Semakin mendekati seratus, semakin cepat dilafalkan, ucapannya juga semakin pendek, dan tambah kencang juga kepala ustad menggeleng-geleng. Aku pun ikut tenggelam dengan bacaan itu.

Asap mengepul dari polutube. Menyesakan napasku yang diterpa dari tadi. Ustad menaburkan sesuatu di atas bara. Semakin mengepul asapnya disertai wangi dupa memenuhi ruangan. Doa-doa terus dilanjutkan. Adat ini kental di masyarakat desa. Terasa janggal jika tidak dilaksanakan. Bahkan jadi buah bibir. Tak ubahnya di desa, di perkotaan pun masih melaksanakan kebiasaan saat ada yang meninggal itu. Adat yang sejak dulu dilakukan sangat sulit terlepas dari masyarakatnya. Begitupun dengan keluarga Nia. Ini sudah hari ke tujuh doa arwah ayahnya.

“Mari, silakan makan. Ada nasi kuning juga kalau ada yang mau”. Nia menyodorkan nasi kuning yang disendok ke piring itu padaku. Aku terkesimah menyentuh tangan lembutnya. Wangi nasi kuning mengalahkan apa pun bagiku. Sedari awal pacaran aku sudah mengajaknya ke berbagai warung penjual nasi kuning. Dia tahu persis itu makanan favoritku.

“Makasih,,” kuterima sepiring nasi kuning. Yang bisa mengalahkan wanginya nasi kuning bagiku adalah ikang goreng. Apalagi kalau garo rica. Olahan itu sedari tadi mencuri perhatianku. Kusendok tiga penggal ikan goreng garo rica menemani nasi kuning. Menurutku, laksa ikan dan nasi kuning hanya pembuka, ditambah ikan goreng dengan rica, jadi sempurna rasanya beradu di mulut. Tetamu yang lain ikut menyantap hidangan tuan rumah di senja jelang magrib itu.

Aku menyapu pandangan ke depan, kemudian di samping. Kutengok orang-orang di sebelahku sambil mengunyah makanan. Seorang pria tua juga ikut menyendok nasi kuning, ia melempar senyum dibalik kumis putihnya padaku, mungkin ia ingin saling sapa sesama pecinta nasi kuning. Lengannya tak berhenti di nasi kuning, ia mengambil berbagai lauk berpadu di satu piring. Setelah menyendok makanan, ia lekas beranjak ke teras rumah. Tak lupa, diselipkannya pisang di kantong kemeja batiknya. Bersama bapak-bapak lainnya, ia menyantap makanan itu. Tapi, ada satu pria yang sedari tadi buatku penasaran. Posisi tempatnya duduk dari awal doa sampai selesai tak pernah berubah. Seperti sedang bertapa. Saat berdoa, ia juga ikut. Tapi tiba waktunya makan, ia lekas pergi tanpa berkata apa pun kepada pemilik hajat.

“Sayang, tadi itu siapa ya?” tanyaku ke Nia selepas makan. Kami duduk bersama bapak-bapak di teras rumah. Mereka duduk bercerita, bersenda gurau.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bone Resmikan Jalan Beton Akses Bandara Arung Palakka

    Bupati Bone Resmikan Jalan Beton Akses Bandara Arung Palakka

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan pembangunan Jalan Beton Ruas Akses Bandara Arung Palakka yang berlokasi di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Selasa (13/1/2026). Peresmian jalan beton sepanjang 1,5 kilometer tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Bone sebagai simbol rampungnya pembangunan infrastruktur strategis yang menunjang konektivitas daerah. Pekerjaan jalan […]

  • Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    Polres Pohuwato Amankan Ekskavator dan Sejumlah Barang Bukti dalam Penindakan PETI di Desa Teratai

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 173
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Pohuwato kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Kamis (11/6/2026). Operasi penertiban tersebut dipimpin langsung Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama Polres Pohuwato, Kapolsek Marisa, serta personel gabungan. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit […]

  • Menggeser Stigma Negatif Wanita Bercadar

    Menggeser Stigma Negatif Wanita Bercadar

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Wanita bercadar kembali menjadi isu nasional setelah peristiwa penangkapan seorang wanita bersenjata oleh aparat keamanan di Istana Negara, pada Selasa, 26 Oktober 2022.  Berita ini viral di semua media cetak maupun media online. Oleh karena  wanita bersenjata ini mengenakan cadar dalam penampilannya, maka simbol “cadar” kembali menjadi sorotan yang mengiringi pemberitaan. Di media terdapat dua […]

  • Ricuh Usai Laga Liga 4, Suporter PSIR Rembang Kejar Wasit

    Ricuh Usai Laga Liga 4, Suporter PSIR Rembang Kejar Wasit

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pertandingan Liga 4 antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen berujung ricuh usai peluit panjang dibunyikan, Jumat (13/2/2026). Laga yang dimenangi Persak Kebumen dengan skor 0-2 itu diwarnai aksi sejumlah suporter tuan rumah yang masuk ke dalam lapangan dan mengejar wasit. Insiden tersebut terjadi sesaat setelah pertandingan berakhir. Berdasarkan informasi yang beredar di media […]

  • Sawah dan Masa Depan Sebuah Bangsa

    Sawah dan Masa Depan Sebuah Bangsa

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Membaca Kepemimpinan Dr. Yasir Machmud dalam Perspektif Ibnu Khaldun, Muhammad al-Tahir bin Asyur, dan Nabi Yusuf a.s. “Peradaban tidak lahir dari istana. Ia tumbuh dari tanah yang diolah dengan amanah.” Suatu pagi, ribuan tahun yang lalu, seorang raja Mesir terbangun dengan wajah yang tidak biasa. Malam sebelumnya ia bermimpi melihat tujuh ekor sapi gemuk dimakan […]

  • Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – SEMA-HABAR Kota Ternate Bersama Puskesmas Jailolo dan Himpa Pabos Melakukan Pengecekan Dan Pengobatan Gratis Di Desa Payo dan Pateng Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Rabu 20 Mei 2026. Menurut Riwan Basir, Ketua Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) Kota Ternate, Program Pengobatan Gratis yang di lakukan merupakan tanggung jawab pemerintah dalam Memberikan Kesehatan […]

expand_less