Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nasi Kuning

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada yang bercerita tentang keponakannya yang meninggal, sebelum wafat anak itu sering cuci darah. Katanya, umurnya masih sangat muda. Baru 14 tahun. Dokter memvonisnya gagal ginjal. Baru tiga kali cuci darah, ajal telah menjemputnya. Sangat disayangkan, katanya. Padahal anak itu pintar. Juara kelas sejak SD sampai SMP. Ayahnya juga seorang dokter, yang tentu saja mampu menyekolahkannya hingga kuliah, seandainya dia berumur panjang. Tapi, kata bapak itu, sang khalilk tak memandang umur. Siapa saja yang dikehendakinya untuk pulang, maka harus pulang. Dengan cara apa pun yang dikehendaki-Nya.

“Acara doa arwahya sangat mewah. Ayahnya mengundang bupati, anggota dewan, bahkan dokter-dokter terkenal juga ada,” kudengar bapak itu bercerita. Berkepulan asap rokok sembari mereka bersenggama. Membuat lenganku mengipas-ngipas. Nia kurang suka dengan asap bau tembakau.

“Wah- tentu makanannya enak-enak ya, kan?” bapak dengan kumis tebal menimpali.

“Tentu! Mereka memesan katering tiga meja. Satu meja harganya tiga juta. Dan itu baru hari pertama doa arwah. Paling megahnya itu di hari ke tujuh, seperti sekarang. Mereka memotong satu ekor kambing. Dengan harapan agar semua yang hadir ikut mendoakan anak kesayangan mereka itu,”

“Wah.. wah.. megah sekali, ya” kumis bapak itu naik turun sambil bercerita.

“Oh iya. Pria tadi itu Paman Asyraf. Dia orang Muhammadiyah. Dia tidak ikut makan bersama. Tapi syukur alhamdulillah, ia ikut mendoakan almarhum ayah. Sebab mereka sudah seperti kakak adik sejak kecil. Ayah anak semata wayang oma. Jadi tidak punya teman. Paman Asyraflah yang jadi sahabatnya. Bahkan, yang mengantarkan ibu waktu mau lahirin aku itu paman,” Nia melanjutkan cerita.

“Memang kebaikan tidak mengenal latar belakang, Nia. Harusnya semua manusia bisa jadi begitu,” aku menimpali ceritanya.

Tak jauh dari bapak-bapak itu, sekumpulan ibu berbagai umur saling berbincang. Kudengar mereka mengobrol persoalan dapur. Salah satu ibu mengeluhkan kondisi dapur rumah besannya saat diacara yang sama. Hari ketiga doa arwah waktu itu, tuturnya. Ibu jilbab cokelat itu berkata kondisi keuangan anak mantunya saat itu lagi di bawah.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 25 SPPG di Gorontalo Ditutup Sementara, Wagub Temukan Banyak Belum Penuhi Standar

    25 SPPG di Gorontalo Ditutup Sementara, Wagub Temukan Banyak Belum Penuhi Standar

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sebagai Ketua Satgas MBG Provinsi Gorontalo, Idah mengusulkan adanya pertemuan bersama pimpinan yayasan, kepala SPPG, serta tenaga ahli gizi. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan arahan sekaligus penguatan kapasitas dalam penerapan standar operasional. Langkah ini dinilai penting mengingat dampak penutupan sementara tidak hanya pada layanan pemenuhan gizi, tetapi juga berpengaruh terhadap investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk […]

  • Khutbah Jumat : Ikhlas, Jalan Sunyi Menuju Kedekatan dengan Allah

    Khutbah Jumat : Ikhlas, Jalan Sunyi Menuju Kedekatan dengan Allah

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang semakin dipenuhi penilaian manusia tentang siapa yang paling terlihat baik, paling tampak berhasil, dan paling dipuji—kita sering lupa bahwa ukuran sejati amal bukanlah apa yang tampak di mata manusia, melainkan apa yang tersembunyi di hadapan Allah. Banyak perbuatan yang terlihat besar, dielu-elukan, bahkan dikagumi, namun ternyata kosong dari nilai karena […]

  • Mahasiswa S3 PKUMI Gelar Pelatihan Essay Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI

    Mahasiswa S3 PKUMI Gelar Pelatihan Essay Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag RI

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    “Essay menjadi pintu pertama untuk memperlihatkan siapa diri kita, apa visi kita, dan bagaimana rencana kontribusi kita setelah studi. Karena itu, peserta harus mampu menulis dengan jujur, terstruktur, dan memiliki arah pengabdian yang jelas,” ujarnya dalam sesi pelatihan. Peserta pelatihan berasal dari berbagai latar belakang program studi tujuan. Beberapa di antaranya menargetkan Program Studi Magister […]

  • Alam adalah Ayat Makro Kosmos, Kitab Suci adalah Ayat Mikro Kosmos

    Alam adalah Ayat Makro Kosmos, Kitab Suci adalah Ayat Mikro Kosmos

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 183
    • 0Komentar

    (Penulis Jamaah GUSDURian tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Tulisan ini terinsiprasi dari sambutan Menteri Agama, Prof AGH Nazarudin Umar dalam acara peluncuran buku tafsir ayat-ayat ekologi: membangun kesadaran ekoteologis berbasis Alquran yang dilaksanakan di Gedung Bayt Alquran, TMII oleh LPMQ (Lajnah Pentashih Mushaf Quran). Dalam epistemologi Islam, ayat bukan sekadar rangkaian kalimat dalam kitab suci. […]

  • Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Oleh: Budiman Salamun – (Kader PMII Cabang Ambon) Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ambon menjadi problem mendasar yang membentuk “frame” buruk terhadap citra organisasi, mengapa demikian! karena Pelantikan PC PMII Ambon didasari oleh pengungkungan AD/ART PMII atau dengan kata lain, Pelantikan PC PMII AMBON merupakan hasil pemerkosaan Konstitusi dan Peraturan organisasi. […]

  • SMA vs S2

    SMA vs S2

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Di sinilah kesalahpahaman kerap terjadi. Rendahnya syarat pendidikan formal dalam politik sering disamakan dengan rendahnya tuntutan kualitas. Padahal yang berbeda adalah jenis kompetensinya, bukan tingkat kesulitannya. Politik tidak lebih sederhana dari akademik; ia hanya tidak diukur dengan instrumen yang sama. Meski demikian, persoalan tidak berhenti di situ. Ketika seleksi politik bergantung pada mekanisme elektoral, kapasitas […]

expand_less