Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nasi Kuning

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ada yang bercerita tentang keponakannya yang meninggal, sebelum wafat anak itu sering cuci darah. Katanya, umurnya masih sangat muda. Baru 14 tahun. Dokter memvonisnya gagal ginjal. Baru tiga kali cuci darah, ajal telah menjemputnya. Sangat disayangkan, katanya. Padahal anak itu pintar. Juara kelas sejak SD sampai SMP. Ayahnya juga seorang dokter, yang tentu saja mampu menyekolahkannya hingga kuliah, seandainya dia berumur panjang. Tapi, kata bapak itu, sang khalilk tak memandang umur. Siapa saja yang dikehendakinya untuk pulang, maka harus pulang. Dengan cara apa pun yang dikehendaki-Nya.

“Acara doa arwahya sangat mewah. Ayahnya mengundang bupati, anggota dewan, bahkan dokter-dokter terkenal juga ada,” kudengar bapak itu bercerita. Berkepulan asap rokok sembari mereka bersenggama. Membuat lenganku mengipas-ngipas. Nia kurang suka dengan asap bau tembakau.

“Wah- tentu makanannya enak-enak ya, kan?” bapak dengan kumis tebal menimpali.

“Tentu! Mereka memesan katering tiga meja. Satu meja harganya tiga juta. Dan itu baru hari pertama doa arwah. Paling megahnya itu di hari ke tujuh, seperti sekarang. Mereka memotong satu ekor kambing. Dengan harapan agar semua yang hadir ikut mendoakan anak kesayangan mereka itu,”

“Wah.. wah.. megah sekali, ya” kumis bapak itu naik turun sambil bercerita.

“Oh iya. Pria tadi itu Paman Asyraf. Dia orang Muhammadiyah. Dia tidak ikut makan bersama. Tapi syukur alhamdulillah, ia ikut mendoakan almarhum ayah. Sebab mereka sudah seperti kakak adik sejak kecil. Ayah anak semata wayang oma. Jadi tidak punya teman. Paman Asyraflah yang jadi sahabatnya. Bahkan, yang mengantarkan ibu waktu mau lahirin aku itu paman,” Nia melanjutkan cerita.

“Memang kebaikan tidak mengenal latar belakang, Nia. Harusnya semua manusia bisa jadi begitu,” aku menimpali ceritanya.

Tak jauh dari bapak-bapak itu, sekumpulan ibu berbagai umur saling berbincang. Kudengar mereka mengobrol persoalan dapur. Salah satu ibu mengeluhkan kondisi dapur rumah besannya saat diacara yang sama. Hari ketiga doa arwah waktu itu, tuturnya. Ibu jilbab cokelat itu berkata kondisi keuangan anak mantunya saat itu lagi di bawah.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen Unusia Raih Gelar Doktor Akuntansi, Angkat Kearifan Lokal Bugis dalam Disertasi

    Dosen Unusia Raih Gelar Doktor Akuntansi, Angkat Kearifan Lokal Bugis dalam Disertasi

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Menurut Aras, penelitian tersebut memiliki keterhubungan kuat dengan tradisi intelektual Nahdlatul Ulama yang selama ini membangun kehidupan sosial berbasis budaya, etika pesantren, dan kolektivitas masyarakat. Ia menjelaskan bahwa dalam tradisi pesantren terdapat kaidah al-muhafazhah ‘ala al-qadim al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah, yakni memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik. […]

  • Terkuak! Kurir Kepercayaan Ko Erwin Ditangkap, Jaringan Sabu 1 Kg Dibongkar Bareskrim

    Terkuak! Kurir Kepercayaan Ko Erwin Ditangkap, Jaringan Sabu 1 Kg Dibongkar Bareskrim

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Dari hasil pemeriksaan awal, peran Patrisius tidak bisa dianggap remeh. Ia bukan sekadar kurir biasa, melainkan bagian dari jalur distribusi strategis yang sudah beroperasi sejak 2024 hingga 2025. Pengakuannya membuka tabir modus licin yang digunakan jaringan Ko Erwin. Dalam salah satu aksinya pada November 2025, Patrisius mengambil sabu seberat sekitar 1 kilogram di sebuah hotel […]

  • Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Manfaat kapulaga untuk wanita tidak hanya terbatas pada membantu meredakan nyeri haid. Rempah aromatik ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat alami yang mendukung kesehatan tubuh dan kecantikan dari dalam. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalam kapulaga membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kapulaga merupakan rempah yang berasal dari biji […]

  • Adab di Atas Algoritma

    Adab di Atas Algoritma

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Ahmad Kadir
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Zaman terus bergerak. Teknologi melaju tanpa menunggu siapa pun. Informasi datang bertubi-tubi, nyaris tanpa jeda untuk berpikir. Apa yang dulu dibahas berjam-jam di pesantren, melalui kitab, halaqah-halaqah, dan bimbingan guru namun hari ini kerap hadir dalam potongan video berdurasi tiga puluh detik. Cepat, ringkas, tetapi sering kali tidak utuh. Di tengah arus itu, santri hidup […]

  • PWNU Gorontalo Imbau Tunda Kegiatan Besar, Ikuti Arahan PBNU untuk Perbanyak Zikir

    PWNU Gorontalo Imbau Tunda Kegiatan Besar, Ikuti Arahan PBNU untuk Perbanyak Zikir

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, mengimbau seluruh warga dan pengurus NU di daerahnya agar menunda sementara kegiatan seremonial yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Langkah ini sejalan dengan arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) guna menjaga kondusivitas di tengah situasi daerah yang belum stabil. “Untuk mengantisipasi keadaan, […]

  • PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    PSAK: Pernyataan Standar Akhlak Keikhlasan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Kedua: Pengukuran (Measurement). Akuntansi mengenal nilai wajar (fair value). Dalam keikhlasan, nilai wajarnya bukan nominal, melainkan ketulusan. Seribu rupiah dari tukang becak bisa lebih “material” daripada satu juta dari pejabat yang sedang klarifikasi. Seperti dawuh almarhum Gus Dur: “Ikhlas itu kalau dipuji tidak terbang, kalau dicaci tidak tumbang.” Kalau setelah sedekah kita rajin mengecek siapa […]

expand_less