Breaking News
dark_mode
Trending Tags

UII Keluarkan Pernyataan Sikap, Soroti Politik Luar Negeri hingga Kebijakan Dalam Negeri

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Universitas Islam Indonesia (UII) menyampaikan pernyataan sikap resmi merespons perkembangan mutakhir praktik berbangsa dananiro, Selasa (3/3/2026). Pernyataan tersebut ditandatangani Rektor UII, Fathul Wahid, atas nama warga kampus.

Dalam dokumen yang dirilis di Yogyakarta bertepatan dengan 一级ramadan 1447 H, UII menyesalkan sikap Pemerintah Republik Indonesia yang dinilai belum menunjukkan ketegasan memadai dalam menyikapi serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran. UII menilai sikap tersebut mencerminkan lemahnya implementasi prinsip politik luar negeri bebas aktif.

UII juga menyatakan keprihatinan atas sejumlah kebijakan dan langkah politik yang dianggap berpotensi melemahkan kedaulatan negara dalam kerja sama ekonomi internasional, mencederai komitmen konstitusional terhadap penolakan penjajahan, membatasi kebebasan sipil melalui kriminalisasi aktivis, serta mengabaikan hak-hak warga dalam pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi yang menjunjung nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan universal, UII memandang perlu menjalankan tanggung jawab moral dan konstitusionalnya untuk menyampaikan pandangan dan seruan ini,” demikian pernyataan tersebut.

Dalam sikap resminya, UII menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Pertama, mendesak pemerintah segera mengutuk serangan militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran karena dinilai melanggar prinsip kedaulatan negara dalam hukum internasional serta bertentangan dengan amanat konstitusi.

Kedua, UII mendesak pemerintah untuk mengundurkan diri dari Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang disebut sebagai bentukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurut UII, keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut berpotensi mereduksi prinsip politik luar negeri bebas aktif serta mencederai konsistensi dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Ketiga, UII meminta pemerintah membatalkan perjanjian dagang Agreementuriwa on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat. UII menilai substansi perjanjian tersebut perlu dievaluasi secara terbuka dan transparan karena berpotensi melemahkan posisi tawar Indonesia serta mengganggu kedaulatan ekonomi nasional.

Selain isu luar negeri dan ekonomi, UII juga menyoroti situasi demokrasi dalam negeri. Kampus tersebut menuntut pemerintah dan aparat penegak hukum menghentikan kriminalisasi aktivis dan pembungkaman suara kritis, serta mendorong komitmen terhadap reformasi Polri agar profesional, akuntabel, dan menghormati hak asasi manusia.

UII turut menuntut penghormatan terhadap kedaulatan warga dalam pelaksanaan Proyek StrategisFACE Nasional, termasuk di Papua, agar tidak mengabaikan hak masyarakat lokal, keberlanjutan lingkungan, dan prinsip partisipasi publik yang bermakna.

Di bidang kebijakan sosial, UII mendorong evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mencakup ketepatan sasaran penerima, kualitas dan keamanan pangan, tata kelola anggaran, mekanisme pengawasan, serta akuntabilitas pelaksanaannya.

Pernyataan ini, menurut UII, merupakan wujud tanggung jawab moral dan kecintaan terhadap Indonesia serta kemanusiaan global. Kampus menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan bentuk oposisi politik, melainkan ekspresi kepedulian warga negara dan institusi pendidikan tinggi terhadap arah perjalanan bangsa.

UII berharap pemerintah dapat mendengar dan mempertimbangkan suara publik demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, demokratis, bermartabat, berkeadilan sosial, serta berkontribusi aktif pada perdamaian dunia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPK 3,95 dan Segudang Prestasi, Rizka Aulia Sabila Selangkah Lagi Menuju Wisuda Universitas Muslim Maros

    IPK 3,95 dan Segudang Prestasi, Rizka Aulia Sabila Selangkah Lagi Menuju Wisuda Universitas Muslim Maros

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS — Perjalanan panjang penuh perjuangan akhirnya mengantarkan Rizka Aulia Sabila pada salah satu titik penting dalam perjalanan akademiknya. Mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muslim Maros (UMMA), tersebut berhasil menyelesaikan masa studinya dengan capaian membanggakan, yakni Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95. Momen tersebut terasa semakin […]

  • Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    Ramadan dan Jurang Kesenjangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Ramadan selalu hadir dengan semarak yang khas. Beragam ekspresi keagamaan mencuat ke ruang publik, mulai pengajian rutin, ceramah agama, semarak majelis taklim, hingga seruan sahur jelang dini hari. Ramadan seolah telah menjadi panggung besar ekspresi keagamaan. Selain dimaknai sebagai bulan suci, juga diyakini sebagai bulan penuh berkah; bulan yang dirindukan umat Islam karena pahala amal […]

  • Ramadan: Bulan Ketercelupan Ontologis dalam Sibghah Ilahi

    Ramadan: Bulan Ketercelupan Ontologis dalam Sibghah Ilahi

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Prolog: Warna yang Mengubah Jiwa Bayangkan selembar kain putih yang dicelupkan ke dalam larutan pewarna. Semakin lama ia terendam, semakin pekat warna yang menyatu dengan serat kain itu. Begitu pula dengan manusia di bulan Ramadan, ia tercelup dalam keheningan ibadah, dalam doa yang mendalam, dalam puasa yang meluruhkan kerak-kerak duniawi. Ramadan bukan sekadar ritual tahunan, […]

  • Disaksikan Presiden Prabowo, MUI Kukuhkan Pengurus Baru. Berikut Susunannya

    Disaksikan Presiden Prabowo, MUI Kukuhkan Pengurus Baru. Berikut Susunannya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengukuhkan susunan pengurus masa khidmah 2025–2030 dalam sebuah prosesi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026). Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh nasional. Acara yang dirangkaikan dengan kegiatan “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” itu dihadiri […]

  • Proyek Pemeliharaan Irigasi Maros Baru Disorot, Tanah Hasil Kerukan Diduga Diangkut ke Perumahan Swasta

    Proyek Pemeliharaan Irigasi Maros Baru Disorot, Tanah Hasil Kerukan Diduga Diangkut ke Perumahan Swasta

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

      Nulondalo.com, MAROS — Proyek pemeliharaan berkala jaringan irigasi Saluran Sekunder D.1 Bantimurung, tepatnya di Saluran Sekunder Tekolabbua, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan. Sorotan tersebut muncul menyusul dugaan pemanfaatan tanah hasil pengerukan saluran irigasi untuk kebutuhan penimbunan di salah satu kawasan perumahan swasta yang berada tidak jauh dari lokasi pekerjaan. Proyek […]

  • PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

    PCNU Pohuwato Ingatkan PT Pani Gold Project, PWNU Gorontalo Siap Kawal dengan Kajian yang Matang

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 183
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gelombang sorotan terhadap aktivitas perusahaan tambang PT Pani Gold Project kembali menguat setelah berbagai kelompok masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pohuwato. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pohuwato ikut angkat suara. Melalui Sekretarisnya, Risman Ibrahim, PCNU menegaskan bahwa perusahaan tambang harus menyadari posisinya sebagai “tamu” di tanah Pohuwato dan wajib […]

expand_less