Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Limbah Medis Harus Dikelola Secara Aman Sesuai UU

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Anang S Otoluwa memberikan sambutan dalam Pertemuan Evaluasi Pengelolaan/Pelaporan Limbah Medis dan Sosialisasi Medical Waste In SMILE (ME SMILE) atau Sistem Monitoring Inventaris Logistik Kesehatan secara Elektronik yang diselenggarakan secara daring, Rabu (02/07/2025).

Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan dan pelaporan limbah medis serta mensosialisasikan aplikasi ME SMILE. Dalam sambutannya, Anang menekankan pentingnya pengelolaan limbah fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang akuntabel dan akurat, mengingat peningkatan jumlah fasyankes di Indonesia berdampak pada timbulan limbah yang juga meningkat.

Limbah Fasyankes meliputi limbah dari rumah sakit, Puskesmas, klinik, dan laboratorium, perlu dikelola secara aman dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

“Pengelolaan yang memenuhi persyaratan teknis ini penting untuk mengurangi risiko kontaminasi dan melindungi lingkungan,” kata Anang.

Pemanfaatan teknologi digital, seperti Internet of Things (IoT), sangat membantu dalam pencatatan timbunan limbah medis secara real-time, memangkas tahapan pencatatan dan pemantauan, serta menghasilkan data yang lebih akurat dan minim kesalahan. Aplikasi SMILE, sebagai platform pendukung rantai pasok logistik kesehatan, mendukung pengelolaan limbah fasyankes berbasis digital.

Pengawasan online melalui aplikasi SMILE ini sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 dan Keputusan Dirjen P2P Nomor 1389 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital.

Pengelolaan limbah Fasyankes berbasis digital ini merupakan langkah penting menuju keakuratan data, efisiensi, keamanan dan keberlanjutan, yang pada akhirnya meningkatkan akuntabilitas dan mendukung pengambilan keputusan serta penentuan kebijakan berbasis b

“Target pengelolaan limbah Fasyankes berbasis digital tahun 2029 adalah 100% pengguna SMILE mengelola limbah sesuai standar dan 50% pengguna SMILE melakukan daur ulang limbah fasyankes dan/atau domestik,” ucap Anang.

Peserta pertemuan ini antara lain Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten se-Provinsi Gorontalo, perwakilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Swasta di wilayah tersebut, serta Puskesmas se-Kota/Kabupaten Gorontalo. Sasaran pertemuan ini mencakup fasyankes, pengelola limbah Fasyankes (pengangkut, pemanfaat, dan pengolah), serta pemangku kepentingan terkait.

Strategi implementasi Pedoman Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital meliputi advokasi kepada perusahaan pengelola limbah untuk kemitraan pemerintah-swasta, sosialisasi kepada fasyankes dengan video panduan pengguna serta integrasi dengan SATUSEHAT Kemkes, Sikelim Kemkes, dan Siraja Limbah KLHK.

Anang mengajak semua pihak untuk terus berkoordinasi dalam meningkatkan kualitas lingkungan sebagai upaya mewujudkan kesehatan di Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan data, total Fasyankes di Provinsi Gorontalo sebanyak 115 terdiri dari 95 Puskesmas dan 20 rumah sakit. Adapun fasyankes yang dilakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) adalah 78 (82% dari total) sedangkan rumah sakit yang mengelola limbah medis sesuai standar berjumlah 13 (65% dari total rumah sakit).

Pada April lalu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membidik limbah sampah medis dari Sulawesi Utara untuk diolah di Gorontalo. Limbah B3 itu mampu diolah Gorontalo karena sudah memiliki incinerator limbah B3 dan non B3 hibah dari Kementrian Lingkungan Hidup.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • I’tikaf: Kontemplasi dan Reorientasi Diri

    I’tikaf: Kontemplasi dan Reorientasi Diri

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna
    • visibility 309
    • 0Komentar

    DI Tengah Kebisingan Dunia, di era modern yang serba cepat ini, manusia sering kali terjebak dalam labirin rutinitas yang melelahkan. Tekanan pekerjaan, tuntutan sosial, dan paparan informasi digital yang tak henti-hentinya membuat jiwa sering kali kehilangan jangkar spiritualnya. Kehidupan dunia yang hiruk-pikuk ini, jika tidak diimbangi dengan waktu untuk berhenti sejenak, akan menggiring seseorang pada […]

  • PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    PETI Molalahu Mulolo: Banyak yang Tahu, Tambang Terus Mengoyak (Bagian 1)

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Akhirnya Rapat Dengar Pendapat soal Pertambangan Emas Tanpa Izin terlaksana. Akhirnya. Kata itu layak diulang karena rapat tersebut sempat tertunda selama sepekan. Undangan RDP 14 Juli 2026 sudah beredar. Sehari sebelumnya bergeser dari jam 09.00 pagi menjadi pukul 13.00 siang. Lalu tiba-tiba dibatalkan. Ada sidang paripurna, begitu alasan yang disampaikan Aleg asal Molalahu Mulolo, Rusli […]

  • Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    Kampung Adalah Awal Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Gorontalo, NULONDALO.com – Hingga saat ini di Provinsi Gorontalo telah ada 18 desa yang masuk dalam program kampung iklim (Proklim), belum banyak namun pemerintah daerah bertekad untuk menambahnya secara bertahap. Untuk dapat menjadi kampung Proklim ada sejumlah syarat dan yang utama adalah desa tersebut sudah melakukan aksi dan mitigasi bencana selama 2 tahun. Pekerjaan untuk […]

  • PPATK, Rekening Dormant dan Gagal Nalar Instabilitas Ekonomi

    PPATK, Rekening Dormant dan Gagal Nalar Instabilitas Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muh. Gifari Bachmid
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Penulis adalah Praktisi Perbankan/ Pengurus Lakpesdam NU Kota Gorontalo Sebelum dihebohkan oleh pemblokiran rekening berstatus dormant oleh PPATK, praktik tersebut ternyata lazim diterapkan didunia perbankan. Rekening yang tidak aktif atau tidak memiliki transaksi dalam kurun waktu 3 sampai 12 bulan maka status rekeningnya akan berubah menjadi status dormant. Jika rekening nasabah berstatus dormant, maka rekening […]

  • Ketua BP2NU Gorontalo: Mahasiswa KKN Harus Jadi Fasilitator Perubahan Sosial

    Ketua BP2NU Gorontalo: Mahasiswa KKN Harus Jadi Fasilitator Perubahan Sosial

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Ketua Badan Pelaksana Pengelola Universitas Nahdlatul Ulama (BP2NU) Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis Partisipatori Action Riset (PAR) Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO) tahun ini. Dalam sambutannya pada acara pembukaan KKN-PAR, Ibrahim Sore menyampaikan bahwa model partisipatori ini menempatkan mahasiswa […]

  • Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    Lalampa: Kue Tradisional Gorontalo yang Kaya Cita Rasa dan Sejarah

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Di antara beragam kuliner Nusantara yang menggoda selera, Lalampa menjadi salah satu kue tradisional khas Gorontalo yang patut diperkenalkan lebih luas. Kue ini merupakan simbol kekayaan kuliner pesisir Sulawesi, terutama dari masyarakat Gorontalo yang kaya akan rempah dan hasil laut. Sekilas, Lalampa terlihat seperti lemper dari Jawa. Namun, di balik tampilannya yang sederhana, tersimpan keunikan […]

expand_less