Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Bappeda Gorontalo Gelar FGD Bahas Optimalisasi Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan 2025

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Optimalisasi Kebutuhan Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan Provinsi Gorontalo 2025”, Jumat (17/10/2025), di kantor Bappeda Provinsi Gorontalo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, tenaga ahli, akademisi, serta praktisi wisata. FGD ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah dalam pembangunan sektor destinasi pariwisata daerah.

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah pertukaran gagasan serta meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan ke depan, khususnya di sektor pariwisata.

“Kami mulai menggagas hasil dari berbagai kajian yang merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, akademisi, dan praktisi. Melalui forum seperti ini, kita bisa melihat realita di lapangan secara lebih terbuka,” ujar Wahyudin.

Lebih lanjut, Wahyudin berharap FGD ini dapat melahirkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi pengembangan destinasi wisata di Gorontalo.

“Melalui forum seperti ini, akan muncul banyak ide dalam bidang pariwisata. Kita bisa melakukan kilas balik terhadap apa yang telah dilakukan, sekaligus menentukan langkah ke depan agar tujuan pembangunan pariwisata dapat tercapai,” tambahnya.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di kantor pemerintahan, tetapi juga di perguruan tinggi atau lokasi lain yang bisa memunculkan gagasan baru dari berbagai kalangan.

“Harapannya, akademisi dan para pemangku kepentingan dapat lebih aktif menyuarakan pendapat. Kegiatan seperti ini sebaiknya tidak monoton hanya di kantor, melainkan bisa juga dilaksanakan di lingkungan kampus agar lebih dinamis,” katanya.

Wahyudin menegaskan, pembahasan tentang destinasi wisata tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pengelolaannya.

“Bukan hanya bagaimana destinasi itu dibangun, tetapi juga bagaimana pengelolaannya agar memiliki ciri khas yang memberikan pengalaman berkesan bagi wisatawan,” tutupnya

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Bank Gorontalo: Mungkinkah Pisah dari Bank SulutGo?

    Menuju Bank Gorontalo: Mungkinkah Pisah dari Bank SulutGo?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Rencana pembentukan Bank Gorontalo kembali mencuat ke permukaan. Gagasan ini sebenarnya bukan hal baru, namun perdebatan soal peluang dan tantangannya kini semakin menarik untuk dikaji secara lebih serius. Bank SulutGo sendiri memiliki sejarah panjang. Didirikan pertama kali pada 1961 dengan nama PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara, bank ini lahir sebagai instrumen perbankan daerah untuk […]

  • Pintraco Sekuritas Dorong Literasi Investasi Halal di Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo

    Pintraco Sekuritas Dorong Literasi Investasi Halal di Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Pintraco Sekuritas hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Pasar Modal Syariah bertajuk “Investasi Itu Mudah dan Waspada Investasi Ilegal” yang menjadi bagian dari Pekan Ekonomi Syariah di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo, (Rabu 29/10/ 2025) Seminar ini menghadirkan Sugiman, perwakilan Pintraco Sekuritas, sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan pentingnya memahami investasi syariah sebagai […]

  • Aliansi Pemuda Kalumbatan Desak Kejari Banggai Laut dan Inspektorat Audit Dugaan Persoalan di Desa Kalumbatan

    Aliansi Pemuda Kalumbatan Desak Kejari Banggai Laut dan Inspektorat Audit Dugaan Persoalan di Desa Kalumbatan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 86
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BANGGAI KEPULAUAN – Aliansi Pemuda Kalumbatan mendesak Kejaksaan Negeri Banggai Laut dan Inspektorat Kabupaten Banggai Kepulauan segera turun langsung ke Desa Kalumbatan untuk mengaudit dan menyelidiki sejumlah dugaan persoalan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, mengatakan berbagai langkah konstitusional telah ditempuh, mulai dari lima kali aksi demonstrasi, audiensi […]

  • Didesak Massa, KemenHAM Janji Bentuk Tim Tindaklanjuti Penangkapan 11 Warga Maba Sangaji

    Didesak Massa, KemenHAM Janji Bentuk Tim Tindaklanjuti Penangkapan 11 Warga Maba Sangaji

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Aliansi Masyarakat Adat menggelar aksi unjuk rasa mendesak Kementerian HAM (KemenHAM) untuk bersikap tegas atas penangkapan 11 warga Maba Sangaji oleh Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara. Massa juga menuntut dihentikannya aktivitas PT Position yang dinilai merusak wilayah adat dan memicu konflik. Senin, 26 Mei 2025. Aksi dimulai dari titik kumpul menuju kantor KemenHAM wilayah kerja […]

  • Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

    Hari Buruh, Akademisi Prekariat, dan Kampus yang Diam-Diam Menjadi Pabrik

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Setiap peringatan Hari Buruh, perhatian publik hampir selalu bergerak ke kawasan industri, jalanan yang dipenuhi massa aksi, tuntutan kenaikan upah, jaminan kerja, dan penolakan terhadap pemutusan hubungan kerja sepihak. Gambaran itu tentu penting, sebab sejarah Hari Buruh memang lahir dari pergulatan panjang kelas pekerja menghadapi ketidakadilan dalam dunia produksi. Namun ada satu ruang yang jarang […]

  • Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    Dari Skeptis ke Setuju? Sikap MUI soal Board of Peace Berubah Setelah Bertemu Prabowo

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 220
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) menjadi sorotan setelah pertemuan pimpinan ormas Islam dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026). Jika sebelumnya MUI menyuarakan keraguan, kini organisasi tersebut menunjukkan sikap yang lebih terbuka dengan sejumlah catatan. Wakil Ketua Umum MUI […]

expand_less