Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mobil Diduga Angkut Sapi dalam Kondisi Sudah Dipotong di Bantimurung, Surat yang Disebut Kapolsek Dipertanyakan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Nulondalo.com, MAROS — Masyarakat di wilayah hukum Polsek Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dibuat resah menyusul adanya informasi mengenai sebuah mobil yang diduga mengangkut bagian tubuh sapi dalam kondisi sudah dipotong.

Informasi tersebut diterima awak media dari masyarakat yang mengaku menemukan kendaraan tersebut dalam keadaan mencurigakan. Saat warga mempertanyakan kepada pengemudi mengenai barang yang dibawa, pengemudi disebut menjawab bahwa dirinya tidak membawa apa-apa.

Namun, karena warga merasa curiga, terpal yang menutupi bagian belakang kendaraan kemudian dibuka. Dari pemeriksaan tersebut, warga disebut menemukan bagian tubuh sapi yang telah dipotong.

Pengemudi kendaraan tersebut juga disebut mengaku berasal dari Bone dan berdalih hendak menuju rumah seorang temannya.

Meski demikian, seluruh informasi tersebut masih merupakan keterangan awal yang diperoleh dari masyarakat dan belum dapat dipastikan secara independen oleh awak media. Belum diketahui secara pasti asal-usul sapi, tujuan pengangkutan, maupun apakah pengangkutan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana tertentu.

Kapolsek Bantimurung Sebut Ada Surat dari Pemerintah Setempat

Persoalan kemudian berkembang ketika awak media melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Bantimurung terkait keberadaan kendaraan tersebut, termasuk mengenai dokumen atau surat yang menjadi dasar pengangkutan.

Dalam konfirmasinya, Kapolsek Bantimurung menyebut bahwa kendaraan tersebut memiliki surat dari pemerintah setempat, yang disebut berasal dari Kepala Dusun.

Namun, ketika awak media meminta untuk melihat atau mendapatkan bukti surat yang dimaksud sebagai bagian dari proses verifikasi pemberitaan, dokumen tersebut belum ditunjukkan kepada awak media.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai surat yang disebut-sebut menjadi dasar keberadaan atau pengangkutan bagian tubuh sapi tersebut.

Apakah benar surat tersebut diterbitkan oleh pemerintah setempat? Apa isi dan dasar penerbitannya? Siapa yang mengeluarkan? Serta apakah surat tersebut memang berkaitan dengan sapi yang ditemukan dalam kondisi sudah dipotong?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk dijawab secara terbuka agar persoalan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Polisi Diminta Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Masyarakat berharap aparat kepolisian tidak hanya berhenti pada pemeriksaan kendaraan dan pengemudi, tetapi juga melakukan penelusuran secara menyeluruh mengenai asal-usul sapi, pemilik atau pihak yang berkaitan dengan sapi tersebut, tujuan pengangkutan, serta keabsahan dokumen yang disebut-sebut dimiliki pengemudi.

Jika memang terdapat dokumen resmi dari pemerintah setempat, masyarakat tentu berharap dokumen tersebut dapat diverifikasi dan dicocokkan dengan fakta di lapangan.

Sebaliknya, apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian antara dokumen dengan kondisi sebenarnya, aparat diharapkan melakukan pendalaman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, belum ada kesimpulan resmi bahwa kendaraan tersebut mengangkut sapi hasil tindak pidana. Karena itu, seluruh pihak yang disebut dalam informasi ini tetap perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi.

Awak media juga masih membuka ruang konfirmasi kepada pihak Polsek Bantimurung, pemerintah setempat, pengemudi kendaraan, maupun pihak lain yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut.

Publik menunggu kejelasan: dari mana asal sapi tersebut, untuk apa bagian tubuh sapi diangkut, dan apa sebenarnya dasar surat yang disebutkan oleh pihak kepolisian?

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR Dorong Sinergi Pusat–Daerah Demi Jaminan Kesehatan Warga Kurang Mampu

    DPR Dorong Sinergi Pusat–Daerah Demi Jaminan Kesehatan Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 261
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu tetap terlayani secara optimal dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur, Makassar, Jumat (20/2/2026). […]

  • PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    PMII Maros Minta Polisi Tak Tutup Mata atas Kekerasan di Malam Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros menyatakan keprihatinan serius atas peristiwa pengeroyokan yang dialami Muhammad Akbar (Korban), seorang warga Kabupaten Maros, di kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Insiden tersebut tidak hanya menyebabkan korban mengalami luka fisik, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta […]

  • Kronologi Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar

    Kronologi Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Jadi Tersangka Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bahtiar Baharuddin resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Penetapan tersangka tersebut diumumkan langsung oleh Kepala Kejati Sulsel, Didik Farkhan Alisyahdi, di kantor Kejati Sulsel di Makassar pada Senin malam, 9 Maret 2026. Berikut kronologi pengungkapan kasus tersebut: Proyek Pengadaan Bibit […]

  • Pseudo-Ramadan

    Pseudo-Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Ramadan akan segera berlalu. Bagai seorang perempuan, Ramadan tampak anggun dan suci. Ramadan cermin dari sebuah cahaya yang menyinari jiwa yang membutuhkan cahaya. Hanya jiwa yang suci yang dapat diterangi cahaya itu. Dalam Ramadan berisi deretan ritus persembahan bagi yang merasa harus menyembah. Salah satu aktifitas itu adalah puasa. Bukan saja untuk menahan haus dan […]

  • Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 397
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tim Gabungan Jatanras Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi. Dalam operasi pengejaran hingga ke wilayah Sulawesi Utara (Sulut), petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, Selasa (13/1/2026). Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan pengungkapan tersebut […]

  • Perda Data Desa Presisi: Langkah Strategis Pohuwato Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi photo_camera 7

    Perda Data Desa Presisi: Langkah Strategis Pohuwato Tinggalkan Kebijakan Berbasis Asumsi

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 313
    • 0Komentar

    nulondalo.com – DPRD Kabupaten Pohuwato bersama Pemerintah Daerah secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi dalam Rapat Paripurna ke-29 DPRD Kabupaten Pohuwato. Perda ini diproyeksikan menjadi fondasi baru tata kelola pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, terukur, dan terintegrasi hingga level desa dan kelurahan. Abdullah K. Diko, […]

expand_less