Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Benarkah Surat Garapan Tanah di Boribellayya Maros Dipatok Rp10 Juta?

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Dugaan adanya biaya hingga Rp10 juta dalam pengurusan surat garapan tanah di Kelurahan Boribellayya, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, menjadi perhatian dan memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Informasi tersebut mencuat setelah seorang warga berinisial HZ mengaku mengetahui adanya biaya pembuatan surat garapan yang disebut mencapai Rp10 juta.

“10 juta, mau lokasi luas, mau sedikit sama harganya,” ujar HZ kepada media.

Menurut HZ, informasi tersebut berkaitan dengan proses pengurusan surat garapan tanah di wilayah Kelurahan Boribellayya.

“Di Kelurahan Boribellayya ini kejadiannya,” katanya.

Namun, informasi mengenai nominal tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut, termasuk mengenai dasar penetapan biaya, pihak yang menarik biaya, mekanisme pembayaran, serta apakah terdapat ketentuan resmi yang mengatur besaran biaya tersebut.

Persoalan ini penting diperjelas agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai prosedur dan biaya resmi dalam pengurusan surat garapan tanah di tingkat kelurahan.

Menanggapi informasi tersebut, Lurah Boribellayya, Bahtiar, memberikan bantahan tegas. Ia menyatakan bahwa informasi mengenai biaya Rp10 juta tersebut tidak benar.

“Informasi itu tidak benar Pak. Mungkin ada pihak-pihak lain yang ingin merusak reputasi saya Pak,” ujar Bahtiar saat dikonfirmasi media.

Bahtiar bahkan menyebut informasi tersebut sebagai hoaks.

“Semua itu hoaks Pak,” tegasnya.

Ia juga mengaku keberatan dengan munculnya informasi yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Iyee… tabe, berita dari mana itu yee. Tidak benar mi kurasa kalau ada berita-berita yang begini,” ungkapnya.

Dengan adanya pernyataan berbeda antara pengakuan warga dan bantahan pihak kelurahan, persoalan ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab secara terang.

Publik tentu membutuhkan informasi yang jelas mengenai berapa sebenarnya biaya resmi pengurusan surat garapan tanah, siapa yang berwenang menetapkan biaya tersebut, serta apakah terdapat dasar hukum atau regulasi yang menjadi acuannya.

Karena itu, pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Maros dan instansi yang memiliki kewenangan dalam urusan pertanahan dan pelayanan administrasi masyarakat, diharapkan dapat memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

Media masih melakukan pendalaman dan verifikasi terhadap informasi tersebut. Setiap pihak yang disebut maupun memiliki keterkaitan dengan persoalan ini tetap diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab sesuai prinsip keberimbangan serta Kode Etik Jurnalistik.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • McDonalisasi PMII…..!!!

    McDonalisasi PMII…..!!!

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sahabat Senior: ente tahu tanggal 17 April torang akan merayakan HARLAH PMII? Sahabat Yunior: Jelas taulah (sambil tersenyum)…! PMII itu kan singkatan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, ya? Ada apa senior? Sahabat Senior: Iya, butul! Harlah ini bukan hanya sekadar perayaan, tapi juga momen untuk refleksi atas perjuangan dan kontribusi PMII dalam pengembangan kader dan […]

  • Zakat Salah Catat

    Zakat Salah Catat

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua agenda besar: membersihkan hati dan membersihkan pembukuan. Yang pertama urusan langit, yang kedua sering kali urusan auditor. Di sinilah zakat menemukan relevansinya, bukan hanya sebagai rukun Islam, tetapi juga sebagai “rukun akuntansi sosial”. Sebab, zakat itu jangan sampai salah niat, apalagi salah catat. Dalam tradisi Nahdlatul Ulama, humor bukan untuk […]

  • Gusdurian Makassar Matangkan Konsep Advokasi Penyelesaian Krisis Air di Buloa

    Gusdurian Makassar Matangkan Konsep Advokasi Penyelesaian Krisis Air di Buloa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 369
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Makassar– Sejumlah penggerak inti komunitas Gusdurian Makassar menggelar rapat terbatas di Kompleks Perumahan Permata Sudiang. Pertemuan tersebut digelar untuk menyikapi krisis air bersih yang sudah menahun di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. “Pertemuan hari ini berupaya merumuskan kerja-kerja advokasi, dengan terlebih dahulu membuat perencanaan,” ujar Ahmad Fatin Ilfi, fasilitator pertemuan. Sabtu, 7 Maret […]

  • Disaksikan Presiden Prabowo, MUI Kukuhkan Pengurus Baru. Berikut Susunannya

    Disaksikan Presiden Prabowo, MUI Kukuhkan Pengurus Baru. Berikut Susunannya

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 357
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengukuhkan susunan pengurus masa khidmah 2025–2030 dalam sebuah prosesi di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026). Pengukuhan dipimpin langsung Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan disaksikan Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah tokoh nasional. Acara yang dirangkaikan dengan kegiatan “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” itu dihadiri […]

  • Izin Pinjam Pakai Mandek, PC PMII Barru Tagih Kepastian Sekda Soal Eks Kantor Kesbangpol

    Izin Pinjam Pakai Mandek, PC PMII Barru Tagih Kepastian Sekda Soal Eks Kantor Kesbangpol

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Muh. Akbar.
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com,  BARRU — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Barru menyoroti belum diterbitkannya surat izin pinjam pakai aset daerah yang rencananya akan digunakan sebagai sekretariat organisasi tersebut.  Aset yang dimaksud merupakan bekas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barru. Menurut PC PMII Barru, bangunan tersebut sebelumnya telah dijanjikan untuk dapat digunakan […]

  • Banjir Bandang di Aceh & Sumatra: Kerusakan Hutan, Cuaca Ekstrem dan Tuduhan ke Zulhas

    Banjir Bandang di Aceh & Sumatra: Kerusakan Hutan, Cuaca Ekstrem dan Tuduhan ke Zulhas

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 313
    • 0Komentar

    nulondalo.com- Bencana banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Hujan lebat, cuaca ekstrem, dan faktor alam disebut sebagai penyebab utama namun di media sosial muncul tudingan bahwa penyebabnya juga berkaitan dengan kebijakan pembukaan lahan saat mantan menteri kehutanan, Zulkifli Hasan menjabat. Penyebab Banjir: Cuaca […]

expand_less