Breaking News
light_mode
Trending Tags

Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Jakarta-Masjid Istiqlal kembali menjadi panggung kebersamaan dan refleksi kebangsaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dipadati puluhan ribu jamaah. Di tengah gemuruh kota, momentum suci ini diposisikan sebagai ruang di mana nilai-nilai Al-Qur’an dipahami bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai ruh yang merekatkan keberagaman dan memperkuat peradaban bangsa.

H. Mas’ud Halimin, Ketua Panitia Nuzulul Qur’an Masjid Istiqlal sekaligus Wakil Kepala Bidang Peribadatan menjelaskan alasan tema yang diusung: “Alasan kami mengambil tema Nuzulul Qur’an ‘Jembatan Peradaban Harmoni’ karena kami meyakini bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan peradaban, tradisi dan budaya”. Ia menambahkan, “Kita berharap nilai-nilai Al Qur’an bisa menjadi semangat dan ruh yang bisa menjadikan Indonesia sebagai negara peradaban yang besar”. Dari panggung itu pula panitia meluncurkan program besar wakaf mushaf Iluminasi Tionghoa, target 100.000 mushaf yang menurutnya telah menerima 3.200 mushaf untuk dibagikan ke seluruh pelosok negeri.

Salah satu momen paling emotif adalah keterlibatan lintas komunitas, termasuk kolaborasi dengan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia). Ketua Umum organisasi tersebut, Dr. H. Serian Wijatno, menggarisbawahi makna lintas kebudayaan: “Peringatan Nuzulul Qur’an malam ini memperlihatkan bahwa Al Qur’an mampu melewati batas-batas perbedaan dan menjadi jembatan peradaban harmoni lintas kebudayaan, termasuk kebudayaan muslim Tionghoa dan Nusantara”. Ia menegaskan bahwa Masjid Istiqlal menjadi wujud nyata jembatan tersebut.

Sementara itu, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A Imam Besar Masjid Istiqlal sekaligus Menteri Agama RI, mengajak jamaah merenungkan sejarah dan dinamika penyebaran Islam: “Nuzulul Qur’an mengingatkan kita bahwa salah satu agama yang paling cepat berkembang di dunia adalah Islam, itu karena Al Qur’an”. Ia menambahkan bahwa ikatan budaya Tionghoa dengan Nusantara telah lama ada dan menjadi bagian dari warna bangsa. 09/03/2026.

Peringatan ini juga menampilkan seni lukis pasir yang mengisahkan relasi budaya Tionghoa dan Nusantara — sebuah karya visual yang memberi ruang tafakur, hikmah, dan refleksi tentang bagaimana kebudayaan dan agama dapat bersinergi membangun persatuan. Hadir pula para pejabat, antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua KPU RI, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat mewakili Wakil Gubernur DKI, serta Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi DKI Jakarta (mewakili Gubernur DKI). Kehadiran mereka memperkuat pesan kebangsaan acara ini.

Di pelataran Masjid Istiqlal, jamaah tampak antusias; banyak yang berswafoto memegang mushaf Iluminasi Tionghoa sebagai simbol harapan bersama. Nuzulul Qur’an kali ini bukan sekadar peringatan ritual—ia menjadi deklarasi bahwa wacana keagamaan dapat menjadi jembatan peradaban yang merangkul seluruh lapisan bangsa.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah 2025: Perkuat Ekonomi Umat Menuju Kemandirian

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025 pada 28–30 Oktober 2025. Agenda besar ini mengusung tema “Memperkuat Peran Ekonomi Syariah untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Umat.” PES 2025 menjadi wadah kolaborasi antara PWNU Gorontalo dengan berbagai lembaga keuangan, regulator, serta pelaku ekonomi syariah nasional. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat literasi […]

  • Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Tempuh Jalur Ekstrem Evakuasi Korban ATR 42-500

    Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Tempuh Jalur Ekstrem Evakuasi Korban ATR 42-500

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS-PANGKEP — Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menempuh jalur ekstrem yang selama ini hanya digunakan oleh warga setempat. Hal itu disampaikan Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Abi Kusnianto, saat ditemui di lokasi PoskoAJU, Desa […]

  • Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    Setan Diikat, Fraud Berlanjut?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Konon, setiap Ramadhan setan-setan dibelenggu. Informasi ini begitu populer, bahkan lebih populer daripada promo diskon sirup menjelang buka puasa. Tapi pertanyaannya, kalau setan sudah diikat, kenapa praktik fraud masih saja merajalela? Apakah setannya lolos dari sistem pengendalian internal? Atau jangan-jangan, yang perlu diaudit bukan setan, tapi niat dan sistem kita? Dalam tradisi pesantren ala Nahdlatul […]

  • Elite Dorong Pilkada Lewat DPRD, Kritik Soal Penyempitan Hak Rakyat Menguat

    Elite Dorong Pilkada Lewat DPRD, Kritik Soal Penyempitan Hak Rakyat Menguat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menguat di kalangan elite politik nasional. Usulan ini memantik perdebatan luas karena dinilai berpotensi menyempitkan hak politik rakyat dan menandai kemunduran demokrasi pasca-Reformasi. Lebih dari dua dekade setelah Reformasi 1998 dan hampir 20 tahun sejak pilkada langsung pertama kali digelar […]

  • Jurnal Penutup

    Jurnal Penutup

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang seperti auditor independen yang tak bisa diajak kompromi. Ia hadir tanpa perlu diundang, membawa kertas kerja bernama “puasa”, dan langsung bertanya: “Sudahkah Anda melakukan penyesuaian?” Maka, sebagaimana lazimnya dalam akuntansi, kita pun terpaksa membuka buku besar kehidupan—yang kadang lebih besar dosanya daripada asetnya. Dalam tradisi akuntansi, ada yang disebut jurnal penutup. Ia […]

  • Dilema BBM: Ketika APBN Menjadi Korban dan Ketidakpastian Global

    Dilema BBM: Ketika APBN Menjadi Korban dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rif’atu Darojah
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sejatinya adalah instrumen paling vital dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. Secara formal, APBN berfungsi sebagai alat otorisasi, perencanaan, dan distribusi untuk memastikan kesejahteraan rakyat. Namun, memasuki tahun 2026, realitas di lapangan jauh dari teks ideal di buku-buku ekonomi. Kita sedang menyaksikan sebuah drama besar di mana APBN tidak lagi […]

expand_less