Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menakar Kembali Jalan Ziarah Menuju Lapeo: Tradisi yang Bertahan, Iman yang Dipertanyakan

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 556
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pasca Eid al-Fitr, saya mendapati satu pemandangan yang hampir selalu berulang setiap tahun, orang-orang bergerak menuju tempat-tempat ziarah. Ada yang datang bersama keluarga, ada yang berombongan dengan tetangga, ada pula yang menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk singgah sebentar, membaca doa, lalu pulang. Salah satu titik yang paling ramai adalah kawasan Masjid Nuruttaubah Imam Lapeo. Tempat ini sejak lama dikenal sebagai ruang spiritual masyarakat Mandar, dan belakangan juga kerap disebut sebagai kawasan wisata religi.

Dari pengamatan itu muncul satu perasaan yang agak janggal. Ketika tidak ikut berziarah, ada semacam rasa bersalah yang sulit dijelaskan. Bukan karena ada kewajiban agama yang secara tegas memerintahkannya, tetapi karena kebiasaan sosial yang sudah mengakar. Seolah-olah setelah Lebaran, ziarah adalah bagian dari ritme kehidupan yang seharusnya dijalani.

Dari situ saya mulai melihat ziarah bukan hanya sebagai praktik ibadah, tetapi juga sebagai peristiwa sosial yang menarik untuk dibaca. Di sekitar Lapeo, kita melihat sebuah fenomena yang tampak sederhana tetapi menyimpan banyak lapisan makna: bagaimana sebuah tradisi lama tetap hidup di tengah kehidupan masyarakat yang berubah begitu cepat.

Banyak hal di sekitar kita sudah berubah. Cara orang bekerja, berkomunikasi, bahkan memahami agama ikut dipengaruhi oleh teknologi dan arus informasi yang bergerak sangat cepat. Namun praktik ziarah tetap berjalan seperti dulu. Orang datang, membaca doa, memohon keselamatan, lalu pulang dengan harapan hidup terasa lebih ringan.

Di situ terlihat satu ciri khas masyarakat Mandar. Spiritualitas mereka tidak hanya dibentuk oleh ajaran formal agama, tetapi juga oleh ingatan kolektif tentang tokoh-tokoh yang pernah hidup di tengah masyarakat. Ziarah ke makam ulama seperti Muhammad Tahir Imam Lapeo tidak sekadar menjadi ritual doa bagi yang telah wafat. Ia juga menjadi cara masyarakat menjaga hubungan simbolik dengan masa lalu.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    500 Tahun Ramadan di Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Praktek berpuasa bagi umat Islam selama bulan Ramadan telah berlangsung ribuan kali sejak era Nabi. Khusus untuk kita di Gorontalo, puasa baru berlangsung sekitar 500 tahun. Hitungan “kasar” ini bermula dari tahun 1525 sejak Islam menjadi agama resmi di Gorontalo. Artinya, untuk Gorontalo sendiri, baru 500 kali puasa Ramadan dilangsungkan. Bagi peradaban lain, puasa Ramadan […]

  • Sejak Maret, Ada 5 Kebakaran di Kota Gorontalo, Ini Penyebab Terbesarnya

    Sejak Maret, Ada 5 Kebakaran di Kota Gorontalo, Ini Penyebab Terbesarnya

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 300
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Angka peristiwa kebakaran di Kota Gorontalo kembali menjadi sorotan. Hingga Maret 2026, tercatat sudah lima kejadian kebakaran yang sebagian besar dipicu oleh faktor kelistrikan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Huangobotu, Selasa (24/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas […]

  • Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    Antrean Solar Subsidi Dan Atrian penggunaan jalan,Menjadi tanda tanya Besar Ada apa dengan BBM?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,Maros – Sudah berbulan bulan masyarakat menyaksikan antrean panjang truk di hampir setiap SPBU Pertamina,  contonhnya di SPBU Pettuadae Kabupaten maros  Pemandangan ini seolah menjadi hal yang biasa, padahal dampaknya sangat nyata. Truk-truk yang mengantri hingga memakan badan jalan menyebabkan kemacetan panjang, mengganggu aktivitas masyarakat, dan menghambat kelancaran transportasi. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang sedang terjadi? Apakah stok […]

  • Nasaruddin Umar Office Apresiasi Komitmen MNC Asset Management Jaga Tata Kelola Investasi Syariah

    Nasaruddin Umar Office Apresiasi Komitmen MNC Asset Management Jaga Tata Kelola Investasi Syariah

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 196
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Direktur Keuangan Nasaruddin Umar Office, Karim Bakri, mengapresiasi komitmen MNC Asset Management dalam menjaga tata kelola investasi syariah melalui penyaluran dana pembersihan (cleansing) reksa dana syariah kepada lembaga sosial dan keagamaan. Apresiasi tersebut disampaikan menyusul penyaluran dana pembersihan reksa dana syariah sebesar Rp35 juta kepada Nasaruddin Umar Office dan Rp35 juta kepada Lazismu. […]

  • Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayahnya di Tengah Konflik Timur Tengah

    Mojtaba Khamenei Ditunjuk Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayahnya di Tengah Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Iran resmi menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran, menggantikan ayahnya Ayatollah Ali Khamenei yang dilaporkan meninggal dunia setelah serangan militer yang terjadi di tengah eskalasi konflik kawasan Timur Tengah. Keputusan tersebut diumumkan oleh Majelis Ahli Iran pada Minggu, 8 Maret 2026. Lembaga yang berwenang memilih pemimpin […]

  • Ingatan, Emosi dan Ilusi Kebenaran Play Button

    Ingatan, Emosi dan Ilusi Kebenaran

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Ingatan manusia sering kali tertuju pada hal-hal yang dianggap penting. Jika pernyataan ini benar, maka muncul pertanyaan: apakah kecenderungan ini termasuk dalam ranah emosi atau hal yang bersifat rasional? Banyak yang berpendapat bahwa ini lebih berkaitan dengan emosi. Sebab, ketika seseorang lebih mudah mengingat hal-hal yang bermakna secara pribadi, emosional, atau bernilai subjektif, itu menunjukkan […]

expand_less