Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menakar Kembali Jalan Ziarah Menuju Lapeo: Tradisi yang Bertahan, Iman yang Dipertanyakan

  • account_circle Muhammad Kamal
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 484
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyak orang datang karena ingin merasakan kedekatan dengan figur yang dianggap memiliki jejak kesalehan. Cerita tentang kehidupan para ulama, kisah-kisah yang beredar dari mulut ke mulut, serta kenangan tentang kesederhanaan hidup mereka membentuk suasana spiritual yang terus hidup dalam ingatan masyarakat.

Praktik seperti ini sering disebut sebagai agama yang hidup dalam keseharian. Ia tidak hanya berada dalam teks atau institusi, tetapi juga dalam kebiasaan sosial masyarakat. Ziarah, doa bersama di rumah guru atau kiai, serta tradisi lisan yang terus diwariskan adalah bagian dari cara masyarakat memaknai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Namun di balik kelanggengan tradisi itu, ada sisi lain yang juga perlu diperhatikan. Tidak jarang ritual keagamaan berjalan sebagai kebiasaan yang diulang tanpa banyak refleksi. Orang datang, membaca doa, lalu pulang. Perjalanan spiritual yang seharusnya menjadi ruang perenungan kadang berhenti sebagai kegiatan rutin.

Hal ini semakin terasa ketika melihat kehidupan sosial di sekitar ruang-ruang religius tersebut. Kawasan yang dikenal sebagai pusat spiritual tidak selalu memperlihatkan kehidupan sosial yang selaras dengan nilai-nilai religius yang dirayakan dalam ritual. Konflik sosial, kesenjangan ekonomi, dan berbagai persoalan lain tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Di sinilah muncul sesuatu yang bisa disebut sebagai disparitas iman. Dalam kajian Sosiologi, kesenjangan tidak selalu berkaitan dengan ekonomi. Ada juga jarak antara ritual keagamaan yang ramai dengan praktik moral dalam kehidupan sosial..

Sebagian persoalan ini juga berkaitan dengan cara institusi keagamaan bekerja. Banyak ruang keagamaan berfungsi dengan baik sebagai tempat ritual, tetapi belum selalu berhasil menjadi ruang pembentukan etika sosial. Agama hadir dalam simbol dan perayaan, tetapi pengaruhnya terhadap perilaku sosial tidak selalu terasa kuat.

Jika kondisi ini terus berlangsung, ziarah berisiko kehilangan makna yang lebih dalam. Ia tetap ramai, tetap menjadi agenda tahunan, tetapi berhenti sebagai perjalanan simbolik.

  • Penulis: Muhammad Kamal

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    “Tuhan-tuhan Kecil” Yang Suka Menghukumi

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Lagi-lagi belakangan ini media sosial kita khususnya Facebook, dipenuhi dengan berbagai postingan yang mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan kelompok LGBT di Gorontalo. Banyak pengguna yang mengangkat isu seperti “Tolak LGBT”, “Selamatkan Gorontalo sebagai Serambi Madinah dari Kelompok LGBT”, dan “Hilangkan kaum LGBT dari Bumi Gorontalo”. Fenomena ini mencerminkan adanya gelombang penolakan yang kuat terhadap keberadaan LGBT […]

  • Persipura Bidik Kemenangan Penuh Kontra Deltras FC

    Persipura Bidik Kemenangan Penuh Kontra Deltras FC

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 299
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persipura Jayapura menargetkan kemenangan penuh saat menjamu Deltras FC pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Minggu (4/1/2026). Tiga poin menjadi harga mati bagi tim berjuluk Mutiara Hitam demi menjaga peluang bersaing di papan atas Grup B. Pelatih Persipura Rahmad Darmawan menegaskan pentingnya disiplin dan fokus penuh sepanjang […]

  • PWNU Gorontalo Sosialisasikan Rencana Pekan Ekonomi Syariah ke Kemenag Kabupaten Gorontalo

    PWNU Gorontalo Sosialisasikan Rencana Pekan Ekonomi Syariah ke Kemenag Kabupaten Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo melakukan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gorontalo, Kamis (4/9/2025). Pengurus PWNU Gorontalo diterima langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo, H. Abdullah Pakaja. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mensosialisasikan agenda Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo, yang akan dicanangkan oleh PWNU pada Oktober 2025 mendatang. Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo, […]

  • ISNU Talent Pool Academy Gelar Kelas Proposal Penelitian, Dorong Lahirnya Intelektual Menuju Indonesia Emas 2045

    ISNU Talent Pool Academy Gelar Kelas Proposal Penelitian, Dorong Lahirnya Intelektual Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    “Pastikan Anda memahami kriteria, timeline, dan fokus program. Ini fondasi awal sebelum menulis,” tegasnya. Lebih lanjut, Dr. Aras menyoroti pentingnya keterkaitan antara program studi, rencana penelitian, dan tujuan karier. Ia menegaskan bahwa esai yang kuat selalu memiliki benang merah yang jelas antara latar belakang, rencana studi, serta kontribusi masa depan. Dalam sesi teknis, ia membagikan […]

  • Investigasi Dugaan Prostitusi Berujung Laporan Polisi, Ketua PERJOSI Maros Mengaku Dihina, Difitnah, dan Diintimidasi

    Investigasi Dugaan Prostitusi Berujung Laporan Polisi, Ketua PERJOSI Maros Mengaku Dihina, Difitnah, dan Diintimidasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Polemik pemberitaan mengenai dugaan praktik prostitusi yang disebut berlangsung di balik aktivitas sebuah warung kopi di Kabupaten Maros kini bergulir ke ranah hukum. Ketua Perserikatan Journalist Siber Indonesia (PERJOSI) Kabupaten Maros, Tallasa, resmi melaporkan seorang perempuan berinisial FR, yang disebut sebagai pemilik warung tersebut, ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros, Rabu […]

  • HUT-77, Garuda Online Travel Fair Tawarkan Diskon Tiket

    HUT-77, Garuda Online Travel Fair Tawarkan Diskon Tiket

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 219
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, Gorontalo – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menggandeng Bank Mandiri sebagai bank partner kembali menggelar Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF) pertama di tahun 2026 dengan menghadirkan 140 ribu kursi untuk penerbangan domestik dan internasional diskon hingga 65%. Ajang penjualan tiket harga terbaik berbasis digital tersebut dapat diakses oleh masyarakat  mulai 29 Januari s.d […]

expand_less