Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
  • visibility 180
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Upaya menekan angka stunting di Provinsi Gorontalo tidak bisa dilepaskan dari persoalan perkawinan anak. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo, Kamis (18/12/2025).

Dalam sambutannya, Idah menekankan bahwa perkawinan anak dan stunting merupakan dua persoalan yang saling berkaitan dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, pencegahan perkawinan anak merupakan langkah strategis untuk melahirkan generasi Gorontalo yang sehat dan berdaya saing.

“Perkawinan anak tidak hanya menghambat akses pendidikan dan masa depan anak, tetapi juga meningkatkan risiko kesehatan bagi ibu dan anak. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak dan berkontribusi terhadap stunting,” ujar Idah.

Melalui forum diskusi ini, Wagub berharap para peserta dapat bersama-sama mengidentifikasi akar persoalan secara komprehensif, sekaligus merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat sasaran. Ia menilai, upaya pencegahan perkawinan anak dan penurunan stunting membutuhkan kerja kolaboratif lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga nonpemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga dunia pendidikan.

Idah juga menekankan peran penting keluarga dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak dan pemenuhan gizi sejak dini. Menurutnya, anak-anak merupakan investasi terbesar daerah yang harus dijaga demi masa depan Gorontalo.

“Anak-anak Gorontalo harus tumbuh sehat, cerdas, berdaya saing, serta terlindungi dari praktik-praktik yang dapat merugikan masa depan mereka,” sambungnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan hasil FGD bukan sekadar rekomendasi administratif, melainkan pijakan nyata dalam penguatan program dan kebijakan di lapangan. Di akhir sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antara Dinas PPPA Provinsi Gorontalo, organisasi perempuan, dan BKKBN Provinsi Gorontalo sebagai bentuk keseriusan dalam pencegahan perkawinan anak dan penurunan stunting.

FGD ini turut dihadiri Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo Diano Tino Tandayu, Ketua Dharma Wanita Provinsi Gorontalo Sulastri Ibrahim, Kepala Dinas PPPA Provinsi Gorontalo Yana Yanti Suleman beserta jajaran, instansi vertikal, serta perwakilan organisasi perempuan di Gorontalo.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

    Paradigma yang Berkembang: Menempatkan “Mahkota Ilmu” sebagai Proses Dialektis-Epistemologis

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Pengantar Tulisan ini merupakan respon atas kritik Tarmizi Abbas terhadap sanggahan saya sebelumnya. Ia menulis sangat baik, “Tak Ada Yang Integratif Dari ‘Epistemologi Integratif’ dalam Paradigma Makuta Ilmu: Itu Kesesatannya” (10 Januari 2026) di nulondalo.com. Saya tetap mengapresiasi, serta belajar banyak hal dari kritik tersebut. Sebelumnya, diskursus melalui beberapa tulisan dengan Tarmizi Abbas, dipantik dari […]

  • Prodi S2 Pendidikan IPA UNG Jalin Kolaborasi Strategis dengan UNIMA dan Pemda Gorontalo

    Prodi S2 Pendidikan IPA UNG Jalin Kolaborasi Strategis dengan UNIMA dan Pemda Gorontalo

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Faisal
    • visibility 187
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Program Studi (Prodi) S2 Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan penandatanganan implementasi kerja sama dengan Program Studi S2 Pendidikan IPA Universitas Negeri Manado (UNIMA), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Gorontalo, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Kamis (30/04/2026). Dr. Tirtawaty Abdjul, M. Pd, seorang Dosen Prodi S2 Pendidikan IPA […]

  • Banjir Rusak Jembatan Darurat di Galela Utara, Kementerian PU Turunkan Alat Berat

    Banjir Rusak Jembatan Darurat di Galela Utara, Kementerian PU Turunkan Alat Berat

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Curah hujan tinggi yang melanda Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, memicu serangkaian bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah. Beberapa sungai meluap, longsor terjadi di berbagai titik, rumah warga terendam banjir, hingga infrastruktur vital mengalami kerusakan. Dampak terparah terjadi di Kecamatan Galela Utara, tepatnya di Kali Aru yang berada di perbatasan Desa Bobisingo dan Desa […]

  • Ramadhan, Sutra, dan Kesabaran: Belajar dari Lipa’ Sa’be Bugis

    Ramadhan, Sutra, dan Kesabaran: Belajar dari Lipa’ Sa’be Bugis

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Di tanah Bugis, ada selembar kain yang tidak sekadar kain. Ia adalah cerita tentang kesabaran, ketelitian, dan peradaban yang panjang. Kain itu dikenal dengan nama Lipa’ Sa’be. Di balik setiap helai benang sutra itu, ada tangan-tangan perempuan Bugis yang bekerja dengan ketelitian dan kesabaran. Mereka duduk berjam-jam di depan alat tenun, menggerakkan benang demi benang […]

  • Rekonsiliasi Langit

    Rekonsiliasi Langit

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang dengan dua jenis laporan keuangan: laporan kas dan laporan ikhlas. Laporan kas bisa kita cek di mobile banking. Laporan ikhlas? Nah, itu yang biasanya belum diaudit. Di sinilah saya menyebut Ramadhan sebagai momentum “rekonsiliasi langit”—proses mencocokkan saldo amal kita dengan catatan Ilahi, sebelum nanti benar-benar diaudit tanpa SP2DK, tanpa tax amnesty, dan […]

  • Komisi II DPRD Maros Minta Pemkab Optimalkan Capaian PBB-P2 Yang Dinilai Masih Rendah

    Komisi II DPRD Maros Minta Pemkab Optimalkan Capaian PBB-P2 Yang Dinilai Masih Rendah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, anggota Komisi II DPRD Maros, Arie Anugrah, mendesak Pemerintah Kabupaten Maros untuk lebih serius menggenjot pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Saat ini, realisasi pembayaran masih berada pada angka 84 persen, sementara waktu yang tersisa untuk menutup tahun hanya tinggal hitungan pekan. Arie menyebut […]

expand_less