Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sang Imam Favorit di Musim Ramadhan

  • account_circle Dr. Momy Hunowu, M.Si
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • visibility 142
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Paci Haru tak muda lagi. Penglihatannya sudah mulai kabur (ma pula-pulawuwolo). Volume suaranya tak sekencang dulu (malo poyo’o). Meski usianya sudah sepuh, perannya di Masjid kampung itu setara dengan profesor emeritus di kampus terkenal. Paci Haru selalu berada di depan, memimpin jamaah masjid lintas generasi. Meski hanya alumni TPA Mokadamu, Dia dikukuhkan menjadi imam sejak usia muda, ketika masjid itu baru dibangun.

Musim Ramadhan ini, Paci Haru hanya bisa mengimami sholat Isya, selebihnya diserahkan kepada Aba Danggu, sang penerus. Aba Danggu menjadi favorit jamaah ketika memimpin sholat tarawih. Hanya hitungan detik, satu rakaat sudah dilampaui. “Gaass Dangguu” pekik suara jamaah dari arah belakang, memompa semangat Aba Danggu menyelesaikan 20 rakaat sholat taraweh tanpa tuma’ninah.

Paci Haru dan Aba Danggu adalah gambaran para imam kampung, yang mesti bacaan huruf-huruf ث(tsa), س (sin), ش (syin), ص (shod) disikat sama bunyinya, dan Lafadz huruf-huruf ج (jim), ز (zay), ذ (dzal), ظ (dzo) tak ada bedanya, mereka tetap dianggap terbaik memimpin sholat. Adapun anak-anak milenial, lulusan pesantren ternama, dengan hafalan dan tahsin lengkap 10 juz mumtaz, jangan berharap menjadi imam. Anak-anak belia ini tak recommended sebagai imam dengan dua alasan.

Alasan pertama datang dari kaum tua, “dipo mo’odelo”. Artinya meskipun bacaannya bagus, tetapi belum mampu menyesuaikan sikap dan perilaku sebagaimana layaknya seorang imam yang sudah dewasa. Bacaan bagus tak penting, yang lebih penting adalah adab. Inilah standar nilai adat Gorontalo, yang penerapannya tinggal tersisa di masjid-masjid kampung. Mestinya standar nilai ini dibawa ke ranah manajemen kepemimpinan modern.

Alasan kedua datang dari kaum milenial, “mo loloyota tiyo”. Artinya, sholat taraweh yang hanya 20 menit di tangan Aba Danggu, bisa selesai 1 jam di tangan santri bersuara merdu ini. Jadilah sholat taraweh hanya sebagai pencitraan. Yang penting diketahui orang sudah melaksanakan sholat taraweh. Tak penting sholatnya mengikuti tuma’ninah atau tidak. “Gass joo”. Demikian celetuk salah seorang jamaah musiman.

Demikianlah. Tarawih bukan lagi soal afdhol dan khusyu, melainkan pertimbangan efektif dan efisien, sebagaimana program efisiensi yang terpaksa, mencekik aparatur pemerintah dewasa ini. Imam muda dengan bacaan yang bagus, suara merdu yang bisa mengaduk-aduk emosi spiritual, justru tak disenangi jamaah musiman ini. Sementara imam sepuh dengan bacaan yang polos (rata bungango), walaupun suaranya terpaksa seperti jerit mobil tua di jalanan menanjak, justru dielu-elukan, diidolakan jamaahnya.

Fenomena ini mengingatkan kita pada perilaku rakyat Konoha. Mereka mengelu-elukan pucuk pimpinan negerinya yang berijazah palsu, bahkan penerusnya yang terlahir cacat demokrasi, di tengah menjamurnya calon pemimpin muda berkualitas, berkelas, berkarakter dan berintegritas.

Oleh: Dr. Momy Hunowu, M.Si (Dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Gorontalo)

  • Penulis: Dr. Momy Hunowu, M.Si

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Camba Resmi Beroperasi, Janji Politik Bupati Maros Mulai Terwujud

    RSUD Camba Resmi Beroperasi, Janji Politik Bupati Maros Mulai Terwujud

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Setelah melalui proses pembangunan sejak 2021, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba di Kabupaten Maros akhirnya resmi beroperasi penuh mulai 29 Desember 2025. Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu realisasi janji politik Bupati Maros, Chaidir Syam, sekaligus menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah dataran tinggi. Peresmian operasional RSUD Camba disambut […]

  • Dari Biluhu ke Bolsel: Kisah Pemburu Tuna

    Dari Biluhu ke Bolsel: Kisah Pemburu Tuna

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Dua orang nelayan tradisional menempuh lebih dari 200 kilometer pada pertengahan Februari 2025 melalui jalur laut. Mereka berangkat dari kampung halamannya Desa Biluhu Barat, Kecamatan Biluhu, Kabupaten Gorontalo menuju Desa Tolondadu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, untuk berburu ikan tuna. Dua nelayan tradisional tersebut bernama Aten Rauf 53 tahun dan […]

  • Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Pemerintah Klaim Demi Kemanusiaan, MUI Minta Prabowo Tarik Diri

    Indonesia Gabung Board of Peace Gaza, Pemerintah Klaim Demi Kemanusiaan, MUI Minta Prabowo Tarik Diri

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Indonesia resmi menyatakan bergabung dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan tersebut menuai sorotan tajam, terutama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menilai langkah itu tidak berpihak pada perjuangan kemerdekaan Palestina. Penandatanganan piagam keanggotaan Board of Peace dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo […]

  • Kolonialisme Digital

    Kolonialisme Digital

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Sonny Madjid
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Setelah perang nilai tukar mata uang, bio farma-bio teknologi, narasi sistem global kini sudah masuk pada perang berbasis teknologi (cybernwar, big data, AI, dll). Pertanyaan besarnya adalah siapa yang menguasai teknologi, maka dia mengendalikan, apa kepentingannya, siapa yang diuntungkan? Kita semua tahu, penguasaan algoritma yang menyangkut infrastruktur data global, platform digital dikuasai segelintir korporasi dan […]

  • Puan Maharani Hormati Putusan MK: DPR Siap Tindak Lanjuti Pilkada Tetap Dipilih Langsung

    Puan Maharani Hormati Putusan MK: DPR Siap Tindak Lanjuti Pilkada Tetap Dipilih Langsung

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan kepala daerah tetap dipilih secara langsung oleh rakyat. DPR, kata Puan, akan menindaklanjuti putusan tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan lembaganya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan mekanisme pemilihan kepala […]

  • Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    Re-historiografi Gorontalo: Sebuah Dorongan Awal

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Daniel A. Kalangie
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Narasi umum sejarah Gorontalo paling tidak hanya berkutat pada tiga peristiwa pokok; kisah terbentuknya Duluwo Limo lo Pohala’a, “kepahlawanan” dalam peristiwa 23 Januari 1942, dan cerita Pembentukan Provinsi Gorontalo. Tiga peristiwa pokok ini cenderung dianggap oleh pemerintah, akademisi, maupun awam sebagai pijakan untuk membentuk pengetahuan sejarah Gorontalo. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin tiga peristiwa yang terpaut […]

expand_less