Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 268
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Maros – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian gemilang. Total PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp329.562.919.533, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang terealisasi sebesar Rp283.056.990.320.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah, menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan PAD Kabupaten Maros, sekaligus melampaui raihan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Bapenda bersama OPD pengelola retribusi serta dukungan para stakeholder,” ujar Ferdiansyah.

Pajak Daerah Dominan, Banyak Sektor Lampaui Target

Pada sektor pajak daerah, Bapenda Maros mencatat realisasi sebesar Rp215.529.020.781, meningkat dari tahun 2024 yang berada di angka Rp187.455.321.884. Hampir seluruh jenis pajak menunjukkan tren positif, bahkan sejumlah sektor berhasil melampaui target 100 persen.

Beberapa sektor pajak yang mengalami peningkatan signifikan antara lain:

  • Pajak Restoran naik dari Rp22,9 miliar menjadi Rp24,23 miliar
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) meningkat dari Rp37,66 miliar menjadi Rp39,82 miliar
  • Pajak Tenaga Listrik naik menjadi Rp38,28 miliar
  • Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan meningkat menjadi Rp11,62 miliar
  • Pajak Hiburan naik menjadi Rp1,40 miliar

Sementara itu, sektor Pajak Parkir mengalami penurunan dari Rp5,72 miliar menjadi Rp4,52 miliar akibat perubahan tarif pemungutan pasca penerapan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), dari 30 persen menjadi 10 persen.

Realisasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tercatat sebesar Rp43,51 miliar, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp65,87 miliar. Penurunan ini dipengaruhi oleh pemberlakuan SKB 3 Menteri terkait percepatan Program Tiga Juta Rumah, yang menggratiskan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sepanjang 2025, tercatat 3.970 dokumen BPHTB gratis MBR, yang berdampak pada hilangnya potensi pendapatan daerah sebesar Rp18,45 miliar.

Dari keseluruhan penerimaan pajak daerah, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp71,57 miliar, disusul BPHTB sebesar Rp43,51 miliar, dan PBB sebesar Rp39,82 miliar.

Retribusi Daerah Ikut Menguat Selain pajak, sektor retribusi daerah yang dikelola OPD juga menunjukkan kinerja positif.

Kontribusi terbesar datang dari:

RSUD Dr. La Palaloi sebesar Rp71,52 miliar Dinas Kesehatan sebesar Rp27,08 miliar Dinas PUPR yang meningkat signifikan menjadi Rp7,76 miliar. Meski demikian, beberapa OPD seperti Dinas Pertanian serta Dinas Pariwisata mengalami penurunan realisasi dibandingkan tahun sebelumnya.

Memasuki tahun 2026, Bapenda Kabupaten Maros menargetkan PAD dari sektor pajak daerah sebesar Rp243.175.000.000. Untuk mencapai target tersebut, Bapenda mengandalkan sinergi dengan aparat penegak hukum, optimalisasi peran media, serta kebijakan pemutihan atau penghapusan denda pajak daerah.

“Kendala utama wajib pajak adalah akumulasi denda yang menumpuk. Dengan kebijakan pemutihan, wajib pajak cukup membayar pokok pajaknya,” jelas Ferdiansyah.

Selain itu, Bapenda Maros terus mendorong pendataan wajib pajak baru, digitalisasi pembayaran pajak, serta peningkatan pengawasan demi menjaga tren positif PAD di masa mendatang.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Falaqiah, Tradisi Penentuan 1 Ramadhan di Desa Bobawa

    Falaqiah, Tradisi Penentuan 1 Ramadhan di Desa Bobawa

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sebelum adanya kemudahan akses informasi seperti sekarang, masyarakat Desa Bobawa, kec. makian barat, kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara, memiliki cara tersendiri secara tradisional dalam menentukan awal Ramadhan. Bapak Haji Said Ahmad selaku Imam desa bobawa menyampaikan ada dua metode utama yang digunakan di masa lalu yakni perhitungan falaqiah dan pengamatan pasang surut air laut. Menurut […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Lomba Da’i Cilik pada Pekan Ekonomi Syariah 2025

    PWNU Gorontalo Gelar Lomba Da’i Cilik pada Pekan Ekonomi Syariah 2025

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian kegiatan Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo akan menggelar Lomba Da’i Cilik, sebuah ajang yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat dakwah dan pemahaman nilai-nilai ekonomi syariah sejak usia dini. Kegiatan ini akan berlangsung pada 28–30 Oktober 2025 di pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi No. 346, Kelurahan Limba U […]

  • Gerar Raditya Juara 1 O2SN Pencak Silat Tingkat Provinsi, Siap Wakili Gorontalo ke Nasional

    Gerar Raditya Juara 1 O2SN Pencak Silat Tingkat Provinsi, Siap Wakili Gorontalo ke Nasional

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Fitri Nur'aini
    • visibility 134
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Kabupaten Gorontalo. Gerar Raditya, siswa SMK Negeri 1 Mootilango sekaligus atlet Perguruan IKSPI Kera Sakti Cabang Boalemo, berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Cabang Pencak Silat Putra Tingkat Provinsi Gorontalo, Kamis (9/7/2026). Atas capaian tersebut, Gerar dipastikan akan mewakili Provinsi Gorontalo pada ajang […]

  • GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    GERAK Laporkan Dugaan Monopoli dan Korupsi Alkes Rp50,9 M di Dinkes Boalemo ke Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK) Provinsi Gorontalo, yang dikomandoi oleh Abdul Wahidin Tutuna, resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi dan monopoli dalam proyek pengadaan alat kesehatan (alkes) dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp50,9 miliar di Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo ke Kejaksaan Agung RI, Selasa (15 /7/2025). Laporan tersebut disampaikan langsung di Jakarta, dengan […]

  • Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Untuk pertama kalinya, International Conference on Indigenous Religions resmi dihelat. Sejak pukul 08.00WIB pagi, terlihat pemandangan manusia berkerumun memenuhi barisan antre di University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), untuk melakukan registrasi. Uniknya, para partisipan tidak hanya berlatar belakang peneliti atau speakers dalam konferensi, melainkan juga “sang Liyan”—mereka yang seringkali kita sebut sebagai “yang […]

  • Metode Tahfidz As’adiyah Disorot Nasional, Tradisi “Maddarasa Patappulo” Dinilai Konsisten Lahirkan Hafidz Berkualitas

    Metode Tahfidz As’adiyah Disorot Nasional, Tradisi “Maddarasa Patappulo” Dinilai Konsisten Lahirkan Hafidz Berkualitas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 507
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Metode tahfidz yang dikembangkan di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah kembali mendapat sorotan publik nasional. Dalam sebuah program TV nasional yang tayang baru-baru ini, pendekatan khas As’adiyah dalam menghafal Al-Qur’an disebut sebagai salah satu metode yang konsisten melahirkan para hafidz berkualitas, dengan kekuatan pada tradisi, disiplin, dan kesinambungan sanad keilmuan. Metode Tahfidz As’adiyah bertumpu […]

expand_less