Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Waspada Macet! Ini Titik Rawan Kemacetan di Maros Saat Libur Nataru

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 135
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Maros mengungkap sejumlah titik rawan kemacetan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Pemetaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan selama masa libur akhir tahun.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Maros, Muhammad Darwis, mengatakan bahwa kepadatan arus lalu lintas umumnya terjadi di jalur-jalur utama perlintasan kendaraan, kawasan pusat aktivitas masyarakat, serta di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Untuk titik macet di Kabupaten Maros, pertama berada di batas Kota Makassar–Maros. Ini merupakan jalur utama keluar masuk kendaraan sehingga sering terjadi perlambatan arus, terutama saat jam-jam padat,” ungkap Darwis, Kamis (25/12/2025).

Selain perbatasan Makassar–Maros, Dishub juga mencatat kawasan Bulu-bulu, Desa Marumpa, sebagai salah satu titik rawan kemacetan. Kepadatan lalu lintas di wilayah tersebut kerap dipicu oleh meningkatnya volume kendaraan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

“Titik berikutnya yang juga perlu diwaspadai berada di sekitar Graha Cemerlang dan Grand Mall,” jelasnya.

Darwis menambahkan, SPBU turut menjadi perhatian serius karena sering memicu antrean panjang, khususnya saat terjadi peningkatan permintaan atau kelangkaan BBM jenis solar.

“Biasanya kalau ada antrean solar, kendaraan bisa mengular hingga ke badan jalan dan ini sangat berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Adapun titik rawan kemacetan lainnya yang telah dipetakan Dishub Maros meliputi Jembatan Timbang Maccopa, SPBU Buttatoa, serta Jembatan Maros yang merupakan jalur utama penghubung antarwilayah di Kabupaten Maros.

Untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas selama Nataru, Dishub Maros menyiagakan 67 personel, lengkap dengan kendaraan operasional derek.

“Personel disiagakan untuk penanganan cepat apabila terjadi kemacetan, kecelakaan, atau gangguan lalu lintas lainnya,” kata Darwis.

Pengamanan Nataru juga melibatkan aparat kepolisian. Satlantas Polres Maros menurunkan personel di sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM), di antaranya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Pos PAM Grand Mall, Pos PAM PTB, Pos PAM Tambua, serta Pos PAM Kappang di Kecamatan Cenrana.

“Pengamanan ini melibatkan lintas sektor agar arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman serta nyaman selama libur Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

    Gerakan Nurani Bangsa Sampaikan Pesan Kebangsaan, Desak Pemerintah Jaga Politik Luar Negeri Bebas Aktif

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 246
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sejumlah tokoh lintas agama, intelektual, dan budayawan yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan Pesan Kebangsaan kepada Presiden dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia terkait situasi geopolitik global yang semakin memanas. Pesan tersebut disampaikan di Jakarta pada 6 Maret 2026, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan internasional, khususnya setelah serangan Amerika Serikat dan Israel […]

  • Menjelaskan “Makuta Ilmu” Tanpa Menyesatkan: Kritik atas Kritik Tarmizi Abbas

    Menjelaskan “Makuta Ilmu” Tanpa Menyesatkan: Kritik atas Kritik Tarmizi Abbas

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Donald Qomaidiasyah Tungkagi
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    Saya mulai dengan mengapresiasi kritik saudara Tarmizi Abbas terhadap tulisan saya tentang “Makuta Ilmu”—belakangan saya rubah jadi “Mahkota Ilmu”—sebagai paradigma keilmuan UIN Sultan Amai Gorontalo nanti. Saya senang sekali dikritisi, sejak kemarin tulisan seperti ini memang ditunggu. Dialektika melalui tulisan belakangan jarang terjadi di lingkungan kampus. Seringkali sebuah gagasan dibalas dengan kalimat singkat satir, sindiran, […]

  • Vatikan Tolak Bergabung dalam Board of Peace, Berbeda Sikap dengan Indonesia

    Vatikan Tolak Bergabung dalam Board of Peace, Berbeda Sikap dengan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Vatikan secara resmi menolak tawaran untuk bergabung dalam Board of Peace (BoP) guna menjaga netralitas diplomatik Takhta Suci di tengah berbagai konflik global yang sedang berlangsung. Keputusan ini menandai perbedaan sikap yang cukup mencolok dengan Indonesia yang sebelumnya telah menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi aktif dalam inisiatif tersebut. Penolakan itu ditegaskan melalui pernyataan resmi […]

  • PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

    PAD Maros 2025 Pecah Rekor, Tembus Rp329,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros sepanjang tahun 2025 mencatatkan capaian gemilang. Total PAD yang berhasil dihimpun mencapai Rp329.562.919.533, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang terealisasi sebesar Rp283.056.990.320. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah, menyebut capaian tersebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan PAD Kabupaten Maros, sekaligus melampaui […]

  • “Syariatisasi” Yang Tidak Seimbang

    “Syariatisasi” Yang Tidak Seimbang

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Saya sangat bersyukur beberapa hari terkahir ini jagat maya cukup sesak dengan diskusi fikih terkait kurban presiden. Ini menarik bagi saya, karena daripada beranda medsos penuh dengan gosip murahan, lebih baik dipenuhi dengan adu argumen fikih. Salah satu yang cukup menarik perhatian publik adalah pertanyaan “apakah APBN bisa disamakan dengan Baitul Mal?” Hemat saya jawabannya […]

  • Pagula: Ulama Pesisir dan Penemu Pukat Cincin dari Gorontalo

    Pagula: Ulama Pesisir dan Penemu Pukat Cincin dari Gorontalo

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Abdul Kadir Lawero
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Di tengah riak ombak pesisir Kota Gorontalo, sejarah mencatat nama seorang ulama yang hidupnya sederhana, namun penuh pengaruh. Sosok itu adalah KH. Nahar Akadji, yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pagula—sebuah panggilan penuh makna yang mencerminkan kelembutan, kearifan, dan manisnya akhlak beliau. Di Gorontalo, penyebutan ulama memang berbeda. Tak ada istilah “Kiai” seperti di Jawa […]

expand_less