Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pemda Buol Setop MBG, Usai 141 Siswa Keracunan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 298
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pemerintah Kabupaten Buol menghentikan sementara pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bunobogu menyusul dugaan keracunan makanan yang dialami 141 siswa dari sejumlah sekolah, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan data terakhir, puluhan siswa masih menjalani perawatan medis di berbagai fasilitas kesehatan. Sebanyak 21 siswa dirawat di RSUD Mokoyurli Buol, tiga siswa di RS Pratama Gadung, dan delapan siswa di Puskesmas Bunobogu.

Sementara itu, siswa lainnya mendapatkan penanganan lanjutan dan observasi di lingkungan sekolah maupun di rumah dengan pengawasan tenaga kesehatan.

Para korban dilaporkan mengalami gejala yang hampir seragam setelah mengonsumsi makanan MBG, mulai dari nyeri perut, mual, muntah, pusing, sesak napas, hingga kejang-kejang. Kasus ini melibatkan siswa dari lima sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama di Kecamatan Bunobogu.

Sebagai langkah antisipasi untuk mencegah munculnya korban baru, Pemerintah Kabupaten Buol memutuskan menutup sementara dapur MBG atau Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah berencana memanggil seluruh pimpinan SPPG MBG se-Kabupaten Buol untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh Yamin Rahim, menyatakan bahwa hingga kini penyebab pasti dugaan keracunan tersebut belum dapat dipastikan. Pemerintah daerah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para siswa.

“Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium sebagai dasar penentuan langkah selanjutnya,” ujar Moh Yamin Rahim.

Sejak laporan awal diterima, unsur lintas organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, serta aparat kepolisian telah diterjunkan untuk menangani para korban, melakukan pendataan, serta menelusuri kemungkinan adanya kelalaian dalam pengelolaan makanan MBG.

Aparat kepolisian juga memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Meski sebagian besar siswa dilaporkan mulai menunjukkan kondisi yang membaik, tim medis tetap melakukan pemantauan ketat hingga seluruh korban dinyatakan pulih sepenuhnya.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    Pemkab Bone Bolango Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 259
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aksi solidaritas dan kepedulian terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Melalui penggalangan dana yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta aparatur pemerintah desa, Pemkab Bone Bolango berhasil menghimpun bantuan kemanusiaan pada apel kerja perdana tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Bone Bolango, Jumat (2/1/2026). Aksi […]

  • Polantas Agama dan Keagamaan, Sebuah Refleksi 78 Tahun Kemenag RI

    Polantas Agama dan Keagamaan, Sebuah Refleksi 78 Tahun Kemenag RI

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Tidak bisa dipungkiri bahwa keragaman merupakan karakter utama bangsa Indonesia. Karakter inilah yang membedakannya dengan bangsa lain yang cenderung homogen. Mengorganisir keragaman bukanlah sesuatu yang mudah. Mengorganisir keragaman membutuhkan metode dan strategi khusus. Tidak mudah menyamakan persepsi tentang kedamaian dan perdamaian. Tidak mudah memberi arti  betapa berharganya nilai-nilai persaudaraan. Tidak mudah memberikan pemahaman tentang pentingnya […]

  • GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Guswandri
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Komunitas GUSDURian Mamasa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Jaga Jagat Kita”, yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Buntu Tanete. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sekolah Jagat GUSDURian, yang sebelumnya diikuti oleh beberapa penggerak komunitas. Dalam sambutannya, Febry, perwakilan GUSDURian dan alumni Sekolah Jagat, menekankan […]

  • Membayangkan BMR dan Hal-hal yang Belum Selesai

    Membayangkan BMR dan Hal-hal yang Belum Selesai

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Muhamad Ersad Mamonto
    • visibility 1.923
    • 0Komentar

    Tulisan yang berjudul “Dekonstruksi PBMR” oleh Tyo Mokoagow, kawan saya, beberapa hari lalu, terus terang menggoda saya untuk menulis. Sebenarnya saya berupaya untuk menghindari menanggapi isu ini, karena telah benar-benar menjadi semacam debat kusir yang tak berkesudahan. Namun tulisan seperti yang Tyo buat adalah sesuatu yang tidak bisa dilewati begitu saja.  Saya sepakat dengan konsepsi […]

  • Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    Gerindra Gorontalo Klaim ‘Banjir’ Intelektual, Tarmizi Abbas: Siapakah Intelektual Itu?

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Benarkah Gerindra lagi panen tokoh intelektual serupa ciutan Juru Bicara Gerindra Gorontalo, Wahidin Ishak, di beberapa kanal media online 9 Maret 2025, baru-baru ini? Apa model dan bentuk intelektual yang dimaksud Wahidin itu juga tidak dijelaskan. Yang pasti, Jubir itu bilang: “Biasa-biasa jo. Mungkin karena Ketua GERINDRA cukup pintar maka para intelektual banyak yang ke […]

  • “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Lusiana Putri Ahmadi, M.Ak
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Apakah adil jika seorang penjual nasi kuning yang baru buka tenda kecil depan gang rumah langsung dianggap sebagai “Gajah Bisnis” yang wajib langsung menggunakan tarif pajak umum (pembukuan)? Pertanyaan ini tiba-tiba relevan ketika Pemerintah mengeluarkan “Surat Cinta” yang problematik. PP Nomor 20 Tahun 2026 yang telah disahkan memuat dengan jelas terkait aturan penggunaan PPh Final […]

expand_less