Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 301
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Maros— Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Maros terhadap seorang warga kini memasuki babak baru. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros selaku kuasa hukum korban menyatakan telah mengantongi sejumlah nama anggota kepolisian yang diduga turut mengambil bagian dalam peristiwa tersebut.

Perkembangan penting dalam penanganan perkara ini terjadi pada hari Jumat, 2 Januari 2026 di mana Kapolres Maros turun langsung mengumpulkan sejumlah anggota Resmob Polres Maros dan menghadirkan Akbar selaku korban. Dalam proses tersebut, korban secara langsung menunjuk dua orang anggota kepolisian yang diduga terlibat aktif dalam peristiwa penganiayaan yang dialaminya dan pemeriksaan ini di tindak lanjuti juga Oleh Provam Polres Maros Unit Paminal dan turut hadir juga Provam Polda Sulsel di tengah pemeriksaan.

LKBH Maros menilai langkah Kapolres Maros tersebut sebagai bentuk atensi pimpinan terhadap perkara ini. Namun demikian, LKBH menegaskan bahwa komitmen tersebut harus diikuti dengan tindakan hukum yang konkret, profesional, dan terukur. Berdasarkan perkembangan yang ada, penanganan perkara ini telah resmi naik ke tahap penyidikan (sidik).

Meski demikian, LKBH Maros menegaskan bahwa pengumuman resmi terkait identitas pihak-pihak yang diduga terlibat sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum. Dalam hal ini, Kapolres Maros bersama jajaran, termasuk Kasat Reskrim, diharapkan dapat mengambil langkah tegas, objektif, dan transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kuasa hukum korban, Dr. H. Muh. Iqram, S.H., M.H., menyampaikan bahwa naiknya status perkara ke tahap penyidikan harus segera ditindaklanjuti dengan penetapan tersangka berdasarkan alat bukti yang telah dikantongi penyidik.

“Kami menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Fakta-fakta hukum yang kami miliki mengarah pada keterlibatan lebih dari satu oknum. Dengan telah naiknya perkara ini ke tahap penyidikan, kami meminta agar secepatnya dilakukan penetapan tersangka demi keadilan bagi korban dan kepastian hukum bagi masyarakat,” tegas Iqram.

Ia juga menekankan bahwa kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen Polri dalam penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berintegritas, terutama ketika dugaan pelanggaran melibatkan aparat internal.

Sementara itu, Ilham Tammam, S.H., selaku bagian dari tim kuasa hukum korban, menambahkan bahwa keterbukaan informasi dan keseriusan penanganan perkara ini akan menjadi tolok ukur kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Maros.

“Kami tidak menginginkan adanya upaya menutup-nutupi fakta. Penanganan yang transparan, profesional, dan akuntabel adalah satu-satunya jalan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat serta menjamin hak-hak korban,” ujarnya.

LKBH Maros menyatakan akan terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas, sekaligus memastikan bahwa hak-hak korban terpenuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. LKBH juga mengajak masyarakat dan media untuk bersama-sama mengawasi jalannya penegakan hukum agar proses ini tidak kehilangan arah dan substansi keadilan.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    Waketum PBNU Urai Strategi NU, Isu Indonesia Timur dan Kesejahteraan Guru Mengemuka

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 394
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Zulfa Musthofa, mengurai arah strategi kepemimpinan NU sekaligus menyerap berbagai aspirasi daerah dalam agenda silaturahim bersama PCNU se-Gorontalo dan tiga cabang PCNU dari Sulawesi Utara, Ahad (19/4/2026), di Kantor PWNU Gorontalo. Dalam pemaparannya, Zulfa Musthofa menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan […]

  • Ini Harapan Ketua SEMA-HABAR Kepada Bupati Terpilih Yang Baru Dilantik

    Ini Harapan Ketua SEMA-HABAR Kepada Bupati Terpilih Yang Baru Dilantik

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Ketua SEMA-HABAR (Sentral Mahasiswa Halmahera Barat), Riwan Basir menyampaikan harapannya kepada Bupati Halmahera Barat, James Uang yang baru terpilih dan baru saja dilantik beberapa hari lalu agar lebih memperhatikan berbagai aspek pembangunan di kabupaten Hal-bar. Ketua Sentral Mahasiswa menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur, terutama jalan, sekolah, rumah sakit, transportasi umum, serta pengelolaan pasar yang lebih baik. […]

  • Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Di antara para sahabat Nabi  yang datang dari pinggiran struktur sosial Arab, nama Suhayb bin Sinan atau lebih dikenal dengan nama Suhayb ar-Rumi menempati posisi yang khas. Ia bukan tokoh dari kabilah besar Quraisy yang memiliki perlindungan kuat. Julukan ar-Rumi melekat padanya bukan karena ia berdarah Romawi, melainkan karena masa kecilnya yang panjang di wilayah Bizantium membuatnya fasih […]

  • Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Valdi Pontoh
    • visibility 178
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menemukan tingginya jumlah makanan terbuang serta sejumlah catatan terkait standar pengelolaan dapur saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bone Bolango, Kamis (11/6/2026). Sidak yang dimulai sejak pukul 05.00 Wita tersebut menyasar SPPG Ulanta di Kecamatan Suwawa, SPPG Tilong […]

  • Janji Plasma yang Tertunda: Mengurai Polemik Petani dan Tanggung Jawab Perusahaan di Pohuwato

    Janji Plasma yang Tertunda: Mengurai Polemik Petani dan Tanggung Jawab Perusahaan di Pohuwato

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Tri Gunawan Sidiki
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat petani plasma desa binaan di wilayah barat Kabupaten Pohuwato bukan sekadar ekspresi kekecewaan, melainkan cermin dari kesabaran panjang yang mulai mencapai batasnya. Di tengah ketidakpastian yang telah berlangsung hampir satu dekade, masyarakat tetap memilih jalan yang bermartabat untuk menyuarakan haknya. Ini adalah bentuk kedewasaan sosial yang patut diapresiasi, sekaligus […]

  • BBM Subsidi dalam Timbangan Fikih: Antara Hak, Amanah, dan Kebocoran Subsidi Rakyat

    BBM Subsidi dalam Timbangan Fikih: Antara Hak, Amanah, dan Kebocoran Subsidi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Oleh: Mansur Martam NULONDALO.COM – Ada sesuatu yang paradoks di balik panjangnya antrean BBM bersubsidi. Di satu sisi, masyarakat datang ke SPBU dengan satu kebutuhan sederhana: mengisi bahan bakar untuk melanjutkan kehidupan—pergi bekerja, mengantar anak, membawa hasil pertanian, melaut, berdagang, atau menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Di sisi lain, muncul cerita tentang kendaraan yang berulang kali […]

expand_less