Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Pesantren untuk Masa Depan Khatamun Nabiyyin dan BSI Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan serta Investasi Emas Syariah

  • account_circle Asep Alfarizi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 379
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di antara peserta, seorang mahasantriwati bernama Nur Izza Khairunnisa terlihat serius mencatat setiap materi di buku kecilnya sejak awal kegiatan.

“Selama ini saya kira urusan harta dan ibadah itu dua jalan yang berbeda. Ternyata menjaga harta dari riba dan menumbuhkannya dengan cara halal juga bagian dari amanah yang harus kita tunaikan. Kalau kita membiarkan harta tidak dikelola, itu bukan zuhud, melainkan lalai,” tuturnya.

Ungkapan Izza mencerminkan perubahan cara pandang yang ingin dibangun melalui program ini. Tujuannya bukan sekadar mengenalkan produk perbankan, tetapi membangun kesadaran bahwa mengelola harta dengan bijak merupakan bagian dari ibadah, bukan urusan duniawi yang terpisah dari nilai-nilai pesantren.

Sejak berdiri, Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin telah melahirkan ribuan alumni yang kini tersebar di berbagai bidang, mulai dari ustaz, guru, wirausahawan, hingga pegawai pemerintahan. Di sisi lain, BSI melihat ekosistem pesantren sebagai salah satu komunitas potensial sekaligus masih minim tersentuh inklusi keuangan syariah. Dengan lebih dari 26 ribu pesantren di seluruh Indonesia, menjangkau komunitas ini bukan hanya strategi bisnis, tetapi juga tanggung jawab sosial dan keagamaan.

“Pesantren adalah benteng moral bangsa. Jika santri memahami keuangan syariah sejak dini, maka kita tidak hanya membangun nasabah, tetapi juga membangun generasi yang menjaga ekonomi umat tetap berjalan di atas rel kehalalan dan keadilan,” ujar Tim Literasi Keuangan BSI KCP Condet.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, dilanjutkan pembukaan rekening tabungan syariah perdana bagi beberapa santri yang berminat. Senyum kecil tampak menghiasi wajah para peserta, bukan karena hadiah, melainkan karena untuk pertama kalinya dunia keuangan terasa lebih dekat, mudah dipahami, dan dapat dimanfaatkan untuk kebaikan.

Dari Condet, sebuah ikhtiar kecil telah dimulai. Dan dari pesantren, masa depan ekonomi syariah Indonesia sedang ditulis perlahan: satu santri, satu pemahaman, dan satu langkah pada satu waktu.

  • Penulis: Asep Alfarizi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adhan Dambea Tegaskan Siap Tindak Tegas Caffe dan Warung Penjual Miras di Kota Gorontalo

    Adhan Dambea Tegaskan Siap Tindak Tegas Caffe dan Warung Penjual Miras di Kota Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Calon Wali Kota Gorontalo terpilih, Adhan Dambea, menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Gorontalo. Ia menyatakan tidak akan memberi toleransi bagi caffe maupun warung yang kedapatan menjual miras, termasuk menindak tegas oknum yang menjadi backing di balik aktivitas ilegal tersebut. Adhan menuturkan, langkah tegas ini akan langsung ia buktikan setelah […]

  • Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan istighosah sebagai salah satu rangkaian dari Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo . Kegiatan ini berlangsung di Kantor PWNU Gorontalo, dihadiri oleh jajaran pengurus, para kiai, tokoh agama, dan peserta dari berbagai kalangan serta seluruh masyarakat Nahdatul ulama, kamis  (30/10/2025) Istighosah tersebut dipimpin KH. Muhyidin Zeni Wakil […]

  • ‎PMII Soroti Kebijakan Pemerintah Pangandaran Terkait Roadmap Kesehatan Fiskal

    ‎PMII Soroti Kebijakan Pemerintah Pangandaran Terkait Roadmap Kesehatan Fiskal

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pangandaran menyoroti pemerintah daerah terkait roadmap kesehatan fiskal yang dinilai belum jelas dan transparan. Pasalnya, penurunan utang daerah sebesar Rp 134 miliar dalam waktu singkat menimbulkan pertanyaan tentang logika fiskal dan kemungkinan adanya sihir anggaran atau akrobat keuangan. Selasa, 8 Juli 2025. ‎Ridwan Fauzi, salah satu aktivis […]

  • Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    Skandal Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di PC PMII Ambon 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Oleh: Budiman Salamun – (Kader PMII Cabang Ambon) Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ambon menjadi problem mendasar yang membentuk “frame” buruk terhadap citra organisasi, mengapa demikian! karena Pelantikan PC PMII Ambon didasari oleh pengungkungan AD/ART PMII atau dengan kata lain, Pelantikan PC PMII AMBON merupakan hasil pemerkosaan Konstitusi dan Peraturan organisasi. […]

  • Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    Ismail Fahmi: Platform Digital Sudah Bisa Deteksi Usia Tanpa KTP, Indonesia Perlu Adaptasi Teknologi AI

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 412
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pakar analisis media sosial sekaligus Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi, menilai platform digital saat ini sebenarnya sudah memiliki kemampuan untuk mendeteksi usia pengguna tanpa harus bergantung pada verifikasi identitas seperti KTP. Hal tersebut disampaikan Fahmi merespons rencana pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang akan menerapkan pembatasan akses anak di bawah […]

  • IKA PMII Gorontalo Gelar “Munajat Cinta Ramadhan”, Salurkan 250 Kg Beras untuk Pesantren photo_camera 4

    IKA PMII Gorontalo Gelar “Munajat Cinta Ramadhan”, Salurkan 250 Kg Beras untuk Pesantren

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 502
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kegiatan bertajuk “Munajat Cinta Ramadhan” yang dilaksanakan di Grand Q Hotel Gorontalo pada Sabtu (7/3/2026) diawali dengan pembagian takjil oleh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Provinsi Gorontalo. Ketua PKC PMII Gorontalo, Windy Olivia Dawa, menuturkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang buka puasa bersama, tetapi juga menjadi ruang temu […]

expand_less