Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mengharapkan Masjid Ramah Disabilitas di Serambi Madinah

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 244
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rasulullah pernah bersabda, “dijadikannya kesenanganku dari dunia berupa wanita dan minyak wangi. Dan dijadikan lah penyejuk hatiku dalam ibadah shalat”. Hadis riwayat An-Nasa’i dan Ahmad.

Hadis di atas seolah menyadarkan kepada kita, bahwa ibadah shalat menjadi penenang dan penyejuk, bagi hati Nabi Muhammad SAW. Tentu saja, hadis ini berlaku bagi umatnya juga. Shalat menjadi media penenang jiwa. Namun, bagaimana jika dalam mengerjakan ibadah shalat, beberapa orang mengalami sejumlah kesulitan. Seperti yang dialami oleh warga disabilitas.

Hak untuk beribadah dengan nyaman adalah milik semua. Termasuk bagi warga disabilitas. Meski demikian, di Gorontalo, daerah dengan julukan Serambi Madinah belum memenuhi hak kenyamanan beribadah mereka.

Salah satu teman saya, Ibrahim, seorang warga disabilitas mengeluhkan kehadiran masjid ramah disabilitas di Kota Gorontalo, yang sebagan besar bisa dibilang hampir nihil fasilitas. Menurutnya, masjid, yang merupakan tempat beribadah harus ramah bagi semua kalangan.

Beberapa kendala yang sering ia temui saat ingin shalat di masjid di antaranya : tempat wudhu yang belum ramah disabilitas, tangga yang juga belum memenuhi akses disabilitas khususnya bagi penyandang disabilitas fisik. Menurutnya, perlu dibuatkan jalan untuk pengguna kursi roda agar bisa masuk ke masjid dengan aman. “Disabilitas alami kesulitan ketika menggunakan tangga susun,” katanya.

Begitu pun untuk penyandang disabilitas netra. Tidak adanya guiding block (balok penuntun jalan). Baik di luar maupun di dalam masjid. Selain itu, dalam pengalaman saya sendiri, seringkali di masjid-masjid besar juga tidak ada pegangan rambat dari tempat wudhu sampai masuk ke masjid. Tidak adanya parkir khusus disabilitas. Meski demikian, beberapa masjid setidaknya menyediakan kursi tongkat lipat, yang bisa membantu jemaah disabilitas untuk shalat.

Berdasarkan data Sistem Informasi Masjid (Simas) Kementerian Agama (Kemenag), seperti dilansir Tempo (2025), terdapat 703.837 masjid dan musala di Indonesia. Pada awal 2024, Kemenag mencatat hanya 19.169 atau sekitar tiga persen masjid di Indonesia yang tergolong ramah anak dan difabel. Sementara, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dilansir dari DW (2026), per tanggal 27 Agustus 2025, jumlah penyandang disabilitas yang tercatat secara nasional mencapai 15.262.488 orang.

Hal ini telah menjadi perhatian oleh pemerintah, melalui Kementerian Agama. Kemenag telah meluncurkan program 1.000 Masjid Inklusif pada Mei 2025. Program ini bertujuan menjadikan masjid sebagai ruang ibadah yang ramah bagi semua jemaah, termasuk penyandang disabilitas, lansia, serta perempuan dan anak.

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Hari Jumat tanggal 27 November 2020, Gorontalo untuk kesekian kalinya dikagetkan dengan berita penangkapan oleh Densus 88 terhadaap 7 orang terduga teroris di Kabupaten Pohuwato (Kecamatan Buntulia dan Randangan). Betapa tidak, Gorontalo yang dikenal dengan daerah “Serambi Madinah” yang memiliki falsafah hidup “Adat Bersendi Syara’, Syara’ Bersendi Kitabullah” harus menelan pil pahit atas kejadian ini. […]

  • Tradisi Memperingati 1 Muharram di Gorontalo: Perpaduan Spiritualitas dan Budaya

    Tradisi Memperingati 1 Muharram di Gorontalo: Perpaduan Spiritualitas dan Budaya

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bulan Muharram, khususnya tanggal 1 Muharram, bukan hanya menandai tahun baru dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi momen penting refleksi dan spiritualitas bagi masyarakat Gorontalo. Di wilayah ini, peringatan Muharram tidak sekadar seremonial, namun sarat dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Tradisi Buruda di Makam-makam Aulia Salah satu tradisi yang masih dilestarikan adalah Buruda atau […]

  • Board of Peace Tuai Kritik Akademisi, Dinilai Abaikan Palestina dan Melembagakan Ketidakadilan

    Board of Peace Tuai Kritik Akademisi, Dinilai Abaikan Palestina dan Melembagakan Ketidakadilan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 297
    • 0Komentar

    nulondalo.com –Pembentukan Board of Peace (BoP) oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai mekanisme perdamaian dan rekonstruksi Gaza menuai kritik tajam dari kalangan akademisi dan intelektual Indonesia. Lembaga yang diklaim sebagai terobosan perdamaian global itu dinilai justru mengabaikan prinsip keadilan, hukum internasional, serta keterlibatan substantif rakyat Palestina sebagai pihak paling terdampak konflik. Kritik keras salah […]

  • PWNU Gorontalo Gelar PES Esport 2025: Ajang Turnamen Game dengan Total Hadiah Rp10 Juta

    PWNU Gorontalo Gelar PES Esport 2025: Ajang Turnamen Game dengan Total Hadiah Rp10 Juta

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Dalam rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menghadirkan kompetisi seru bertajuk PES Esport 2025 yang akan berlangsung pada 28–30 Oktober 2025 di Pelataran Kantor PWNU Gorontalo, Jalan Samratulangi, Kelurahan Limba U-I, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Turnamen ini menjadi salah satu terobosan kreatif PWNU Gorontalo dalam menggabungkan nilai-nilai syariah […]

  • Goodwill Langit

    Goodwill Langit

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Di dunia akuntansi, ada satu istilah yang sering membuat mahasiswa mengernyitkan dahi: goodwill. Ia tidak bisa disentuh, tidak bisa difoto, tetapi nilainya bisa sangat mahal. Goodwill muncul ketika sebuah perusahaan dibeli lebih mahal daripada nilai aset bersihnya. Artinya ada sesuatu yang tak terlihat—reputasi, kepercayaan, atau nama baik—yang dihargai lebih tinggi daripada bangunan, mesin, bahkan kas. […]

  • Buron Interpol Kasus Suap PTSL Rp1,7 Miliar Ditangkap di Malaysia, Dibawa ke Jakarta

    Buron Interpol Kasus Suap PTSL Rp1,7 Miliar Ditangkap di Malaysia, Dibawa ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri melalui Sekretariat National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia berhasil menangkap buron internasional bernama Jimmy Lie yang telah masuk dalam daftar red notice sejak 22 September 2025. Jimmy Lie diketahui merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap senilai Rp1,7 miliar terkait pengurusan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap […]

expand_less