Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mengharapkan Masjid Ramah Disabilitas di Serambi Madinah

  • account_circle Fadhil Hadju
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Namun, tentu saja selain telah diprogramkan oleh pemerintah pusat, tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah juga mulai merancang fasilitas masjid ramah disabilitas. Terlebih Gorontalo menyandang julukan ‘Serambi Madinah’, dengan falsafah adat yang berlandaskan kitabullah.

Di Aceh, daerah dengan julukan Serambi Makkah terdapat empat masjid yang memenuhi standar layak disabilitas di antaranya : Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Oman Al-Makmur, Masjid Harun Keuchik Leumik, dan Masjid Baitul Musyahadah (Fakhri, dkk. 2024). Keempat masjid tersebut, dinyatakan sudah optimal dalam memberikan pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas seperti kursi roda, tempat naik kursi roda, rambu, marka dan tempat parkir bagi disabilitas.

Kondisi masjid memenuhi standar disabilitas itu sudah baik. Setidaknya merunut UU Nomor 16 tahun 2016 tentang Disabilitas. Namun perlu kita ketahui, bahwa ada berbagai jenis disabilitas. Seperti Rieka, melansir DW (2026), yang merupakan seorang individu Tuli. Kondisi tersebut, membuat perempuan ini kesulitan saat menjalani ibadah di masjid, terutama saat menyimak khotbah. “Untuk mengetahui isi khotbah, ia biasanya membaca catatan jemaah lain,” mengutip DW.

Dr. Nurcholish Madjid, dalam bukunya Islam Doktrin dan Peradaban (1992), berpendapat bahwa, dalam sikap kita beragama tidak bisa dijauhkan dari dua kutub : hablum min Allah (hubungan dengan Allah) dan hablum min nas (hubungan dengan sesama manusia). Terhadap hal terakhir ini yang menjadi dasar bagi kita untuk peduli terhadap hak warga disabilitas, sebagai manusia yang punya hak sama seperti kita.

Untuk hubungan yang pertama (hablum min Allah), memang perlu kita perteguh. Sebagai pertanggungjawaban kita kepada-Nya di akhirat nanti. Meski demikian, sebagai manusia, kita tidak boleh melulu terjebak dalam ritus dan simbolisme keagamaan semata. Jangan sampai, kita shalat melulu tapi tidak peduli dengan teman-teman kita, warga disabilitas. Hal ini pernah dituliskan A.A Navis, seorang novelis Indonesia, dalam buku antologi cerpennya berjudul ‘Robohnya Surau Kami’. Dalam cerpen itu, A.A Navis membongkar kebiasaan umat islam yang seringkali terjebak pada ritus ibadah semata, dan melupakan tanggung jawab sosialnya.

Dalam berbagai karyanya, K.H Abdurrahman Wahid, atau yang biasa disapa Gus Dur sering menyinggung perihal Islam Inklusif. Gus Dur menekankan bahwa ajaran agama harus berpusat pada nilai kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan. “Gus Dur secara tegas menekankan bahwa Islam tidak boleh dipahami secara eksklusif dan kaku. Dalam pandangannya, Islam harus dimaknai secara kontekstual, yakni sesuai dengan perkembangan zaman dan kondisi sosial yang dihadapi umat manusia,” (Purnama, dkk. 2025).

Gorontalo sudah mestinya berbenah. Setidaknya ini menurut keyakinan saya. Kota Serambi Madinah harus bisa melayani semua umat, dan semua jenis manusia di dalamnya. Sebagaimana harapan kita semua tentang islam, yakni sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin).

  • Penulis: Fadhil Hadju

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Gus Dur di Pambusuang

    Jejak Gus Dur di Pambusuang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Polewali Mandar — Ketua Lesbumi NU Sulbar, Ahmad Zaki, mengatakan bahwa jejak Gus Dur di Pambusuang dapat ditelusuri melalui program Bina Desa. Gus Dur tidak hanya menjalin persahabatan dengan tokoh agama, pemuda, dan masyarakat di Pambusuang, tetapi juga aktif mendorong pendampingan bagi warga setempat. Sejumlah nama yang dikenal akrab dengan Gus Dur antara lain […]

  • Ratusan Penumpang Perahu Alisa Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Gangga, Seluruh Penumpang Selamat

    Ratusan Penumpang Perahu Alisa Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Gangga, Seluruh Penumpang Selamat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    nulondalo. com –  Sebuah perahu penumpang bernama Alisa yang mengangkut ratusan warga Talise nyaris tenggelam di perairan dekat Pulau Gangga, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026). Insiden tersebut terjadi saat kapal sedang dalam perjalanan dari Dermaga Likupang 2 menuju Pulau Talise. Menurut keterangan pemerintah desa setempat, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan […]

  • Kemarahan di Paruh Ramadan

    Kemarahan di Paruh Ramadan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi. Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial […]

  • KPK Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Pemprov Maluku Utara, Gubernur Sherly Tjoanda Diminta Tindak Lanjuti Temuan

    KPK Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Pemprov Maluku Utara, Gubernur Sherly Tjoanda Diminta Tindak Lanjuti Temuan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Maluku Utara sendiri memiliki rekam jejak kasus korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa. Pada pemerintahan sebelumnya, mantan Kepala BPBJ pernah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus serupa. Terkait Peraturan Gubernur Nomor 31 Tahun 2025 yang disebut-sebut menjadi dasar dugaan monopoli dan pengondisian proyek pengadaan barang dan jasa, Maruli menyatakan KPK masih melakukan pendalaman. […]

  • Libur Lebaran Bingung Mau ke Mana? Ini 7 Destinasi “Hidden Gem” Kaltim yang Wajib Kamu Coba!

    Libur Lebaran Bingung Mau ke Mana? Ini 7 Destinasi “Hidden Gem” Kaltim yang Wajib Kamu Coba!

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Pantai ini menawarkan berbagai fasilitas modern seperti ATV, sepeda, voli pantai, hingga area camping yang cocok untuk liburan santai. Bagi pencari keseruan air, Jungle Water World bisa menjadi pilihan. Wahana ini menghadirkan berbagai permainan air yang menyegarkan di tengah suasana tropis. Sementara itu, pengalaman wisata edukatif bisa ditemukan di Desa Wisata Pela, Kutai Kartanegara. Desa […]

  • Forum 17-an GUSDURian Polman Bahas Stoikisme dan Polemik Tarian Yahudi

    Forum 17-an GUSDURian Polman Bahas Stoikisme dan Polemik Tarian Yahudi

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pelataran rumah Imam Masjid Agung Syuhada, Annangguru Sayyid Ahmad Fadl Almahdaly, pada Senin malam, 28 April 2025. Malam itu, puluhan aktivis dari berbagai latar belakang berkumpul dalam Forum 17-an, sebuah diskusi lintas komunitas yang digagas oleh Komunitas GUSDURian Polman dan jejaringnya, termasuk Lembaga Inspirasi dan Advokasi Rakyat (LIAR) Sulbar, […]

expand_less