Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pelantikan PMII Maros Periode 2026-2027: Teguhkan Gerakan Intelektual dan Keumatan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 160
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maros bersama Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Maros resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengakar di Maros, Bergerak untuk Peradaban” sebagai spirit perjuangan kader PMII dalam merawat nilai, tradisi, dan keberpihakan kepada masyarakat.

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh utusan Pengurus Besar PMII, HILFUL FUDHUL selaku Wasekjen Investasi dan Ekonomi PB PMII. Momentum ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Maros, di antaranya perwakilan Bupati Maros yang diwakili Kepala Dinas PARPORA Maros, Kementerian Agama Maros, Dandim 1422 Maros, Ketua KOPRI PKC PMII Sulsel, Ansor Maros, KNPI Maros, HPPMI Maros, HMI Cabang Maros, Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan, serta berbagai elemen organisasi mahasiswa dan kepemudaan lainnya.

Dalam sambutannya, HILFUL FUDHUL menegaskan bahwa menjadi pengurus PMII bukanlah hal yang mudah karena penuh dengan perjuangan dan dinamika organisasi. Namun, menurutnya, proses tersebut menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang sangat berharga bagi setiap kader.

“Menjadi pengurus PMII itu tidak pernah mudah, selalu penuh perjuangan dan dinamika. Namun di situlah proses pembelajaran kepemimpinan, bagaimana menghadapi kader dengan karakter berbeda, gagasan yang beragam, hingga dinamika alumni dan organisasi. Saya percaya pengalaman itu akan menjadi bekal besar bagi kader-kader PMII ke depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kedekatannya dengan jajaran pengurus PMII Cabang Maros serta hubungan panjang bersama Ketua Umum PMII. Menurutnya, PMII Maros menjadi salah satu cabang di Sulawesi Selatan yang aktif mengawal perjuangan hingga terpilihnya Ketua Umum PMII saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum PMII yang berhalangan hadir karena tengah berduka atas wafatnya ayahanda pengasuh pondok pesantren di Jombang.

“Selamat menderita untuk sahabat-sahabat pengurus PMII. Karena mengurus organisasi ini membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan daya tahan menghadapi berbagai persoalan. Tapi jangan pernah merasa rugi menjadi pengurus PMII, sebab selain menjadi ruang belajar kepemimpinan, PMII juga organisasi yang direstui para ulama dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Maros, M. Alif Al Isra, menegaskan bahwa pelantikan pengurus cabang bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum memperkuat identitas kader dan keberpihakan terhadap masyarakat.

Menurutnya, tema “Mengakar di Maros” menjadi simbol komitmen PMII untuk tetap dekat dengan nilai-nilai lokal, sosial, dan kebutuhan rakyat.

“Maros sebagai daerah yang kaya sumber daya alam dan potensi pariwisata harus mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, bukan hanya menjadi kebanggaan simbolik semata,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas sebagai warga pergerakan, warga nahdliyin, dan generasi muda yang kritis terhadap berbagai persoalan sosial.

“PMII harus terus melahirkan kader-kader yang progresif, menjaga tradisi diskusi, dan hadir di tengah persoalan masyarakat. Identitas dan ideologi pergerakan harus tetap dijaga agar tidak kehilangan arah perjuangan,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua KOPRI PC PMII Maros, A. Hasbiah, menyampaikan bahwa amanah kepengurusan bukan hanya sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga semangat kaderisasi dan pengabdian di tubuh PMII maupun KOPRI.

“Amanah ini bukan hanya sekadar jabatan ataupun kepemimpinan semata, melainkan tantangan dan tanggung jawab besar untuk menjaga semangat perjuangan, kaderisasi, serta pengabdian di tubuh PMII dan KOPRI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa KOPRI hadir bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan ruang perjuangan bagi kader perempuan untuk belajar, berkembang, serta mengambil peran dalam menjawab persoalan pendidikan, sosial, hingga kemanusiaan.

“PMII dan KOPRI harus terus menjadi ruang belajar, ruang berdiskusi, dan ruang bergerak untuk melahirkan ide-ide serta gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi penegasan komitmen PMII Maros untuk terus hadir sebagai organisasi kader yang aktif membangun gerakan intelektual, sosial, dan keumatan di Kabupaten Maros.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abd al-Rahman bin Abu Bakr Anak Yang Pernah Berhadapan dengan Sang Ayah di Medan Perang

    Abd al-Rahman bin Abu Bakr Anak Yang Pernah Berhadapan dengan Sang Ayah di Medan Perang

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Abu Bakar al-Siddiq r.a adalah salah satu sahabat utama dan pemimpin Islam pertama setelah wafatnya Nabi Muhammad. Kedekatannya dengan Nabi bukan hanya dalam perjuangan dakwah, tetapi juga dalam kehidupan keluarganya. Abu Bakar memiliki enam orang putra-putri: Abdullah bin Abu Bakar, Abdurrahman bin Abu Bakar, Muhammad bin Abu Bakar, Asma binti Abu Bakar, Aisyah binti Abu Bakar, dan Umm Kulsum binti Abu Bakar. […]

  • Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    Menhub RI Tinjau langsung Lokasi ATR 42-500, Beri Apresiasi Langsung untuk Tim SAR

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, PANGKEP — Pemerintah pusat memberikan apresiasi tinggi kepada Basarnas dan seluruh Tim SAR gabungan atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, saat meninjau posko […]

  • Map Is Not Territory

    Map Is Not Territory

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Oleh : Pepy Albayqunie (Jamaah di Gusdurian, Seorang pecinta kebudayaan lokal di Sulawesi Selatan yang belajar menulis novel secara otodidak. Ia lahir dengan nama Saprillah) Dalam kegiatan orientasi atau pelatihan Moderasi Beragama, ada satu latihan sederhana yang sering memantik diskusi selanjutnya. Peserta diminta menggambar denah perjalanan dari rumah menuju lokasi pelatihan. Tidak perlu akurat, tidak […]

  • PWNU Gorontalo Sosialisasikan Rencana Pekan Ekonomi Syariah ke Kemenag Kabupaten Gorontalo

    PWNU Gorontalo Sosialisasikan Rencana Pekan Ekonomi Syariah ke Kemenag Kabupaten Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo melakukan silaturahmi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gorontalo, Kamis (4/9/2025). Pengurus PWNU Gorontalo diterima langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gorontalo, H. Abdullah Pakaja. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mensosialisasikan agenda Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo, yang akan dicanangkan oleh PWNU pada Oktober 2025 mendatang. Ketua Tanfidziyah PWNU Gorontalo, […]

  • Seruan Moral Warga NU: Kembalikan Nahdlatul Ulama kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam photo_camera 10

    Seruan Moral Warga NU: Kembalikan Nahdlatul Ulama kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Musyawarah Besar Warga Nahdaltul Ulama  bertajuk “Mengembalikan NU kepada Jamaah demi Kemaslahatan Bangsa dan Kelestarian Alam” lahir Suruan Moral Nahdlatul Ulama yang digelar di kediaman KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Ciganjur, Jakarta Selatan, Ahad (21/12/2025). Musyawarah tersebut dihadiri oleh warga, jamaah, serta para muhibbin Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah sebagai ikhtiar kolektif untuk […]

  • Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

    Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Semangat membangun masa depan anak-anak pelosok melalui pendidikan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Program AKSARA (Aksi Literasi Anak Sehat Ramah Lingkungan) yang digagas oleh Nurul Fadillah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar. Program ini merupakan bagian dari implementasi Beasiswa Aksi untuk Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh PT Japfa Comfeed […]

expand_less