Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pelantikan PMII Maros Periode 2026-2027: Teguhkan Gerakan Intelektual dan Keumatan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maros bersama Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Maros resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengakar di Maros, Bergerak untuk Peradaban” sebagai spirit perjuangan kader PMII dalam merawat nilai, tradisi, dan keberpihakan kepada masyarakat.

Pelantikan pengurus dilakukan langsung oleh utusan Pengurus Besar PMII, HILFUL FUDHUL selaku Wasekjen Investasi dan Ekonomi PB PMII. Momentum ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Maros, di antaranya perwakilan Bupati Maros yang diwakili Kepala Dinas PARPORA Maros, Kementerian Agama Maros, Dandim 1422 Maros, Ketua KOPRI PKC PMII Sulsel, Ansor Maros, KNPI Maros, HPPMI Maros, HMI Cabang Maros, Ketua PKC PMII Sulawesi Selatan, serta berbagai elemen organisasi mahasiswa dan kepemudaan lainnya.

Dalam sambutannya, HILFUL FUDHUL menegaskan bahwa menjadi pengurus PMII bukanlah hal yang mudah karena penuh dengan perjuangan dan dinamika organisasi. Namun, menurutnya, proses tersebut menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang sangat berharga bagi setiap kader.

“Menjadi pengurus PMII itu tidak pernah mudah, selalu penuh perjuangan dan dinamika. Namun di situlah proses pembelajaran kepemimpinan, bagaimana menghadapi kader dengan karakter berbeda, gagasan yang beragam, hingga dinamika alumni dan organisasi. Saya percaya pengalaman itu akan menjadi bekal besar bagi kader-kader PMII ke depan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kedekatannya dengan jajaran pengurus PMII Cabang Maros serta hubungan panjang bersama Ketua Umum PMII. Menurutnya, PMII Maros menjadi salah satu cabang di Sulawesi Selatan yang aktif mengawal perjuangan hingga terpilihnya Ketua Umum PMII saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum PMII yang berhalangan hadir karena tengah berduka atas wafatnya ayahanda pengasuh pondok pesantren di Jombang.

“Selamat menderita untuk sahabat-sahabat pengurus PMII. Karena mengurus organisasi ini membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan daya tahan menghadapi berbagai persoalan. Tapi jangan pernah merasa rugi menjadi pengurus PMII, sebab selain menjadi ruang belajar kepemimpinan, PMII juga organisasi yang direstui para ulama dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Maros, M. Alif Al Isra, menegaskan bahwa pelantikan pengurus cabang bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum memperkuat identitas kader dan keberpihakan terhadap masyarakat.

Menurutnya, tema “Mengakar di Maros” menjadi simbol komitmen PMII untuk tetap dekat dengan nilai-nilai lokal, sosial, dan kebutuhan rakyat.

“Maros sebagai daerah yang kaya sumber daya alam dan potensi pariwisata harus mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, bukan hanya menjadi kebanggaan simbolik semata,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas sebagai warga pergerakan, warga nahdliyin, dan generasi muda yang kritis terhadap berbagai persoalan sosial.

“PMII harus terus melahirkan kader-kader yang progresif, menjaga tradisi diskusi, dan hadir di tengah persoalan masyarakat. Identitas dan ideologi pergerakan harus tetap dijaga agar tidak kehilangan arah perjuangan,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua KOPRI PC PMII Maros, A. Hasbiah, menyampaikan bahwa amanah kepengurusan bukan hanya sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk menjaga semangat kaderisasi dan pengabdian di tubuh PMII maupun KOPRI.

“Amanah ini bukan hanya sekadar jabatan ataupun kepemimpinan semata, melainkan tantangan dan tanggung jawab besar untuk menjaga semangat perjuangan, kaderisasi, serta pengabdian di tubuh PMII dan KOPRI,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa KOPRI hadir bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan ruang perjuangan bagi kader perempuan untuk belajar, berkembang, serta mengambil peran dalam menjawab persoalan pendidikan, sosial, hingga kemanusiaan.

“PMII dan KOPRI harus terus menjadi ruang belajar, ruang berdiskusi, dan ruang bergerak untuk melahirkan ide-ide serta gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan tersebut berlangsung penuh semangat kebersamaan dan menjadi penegasan komitmen PMII Maros untuk terus hadir sebagai organisasi kader yang aktif membangun gerakan intelektual, sosial, dan keumatan di Kabupaten Maros.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 bersama Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia (FORSEPSI) gelar agenda Konsolidasi Offline Bank Sampah sebagai langkah penguatan sinergi dan evaluasi program lingkungan berbasis komunitas. Kamis, 7 Agustus 2025. Dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P, serta jajaran manajemen PT Pegadaian. Agenda konsolidasi ini menjadi salah […]

  • Saldo Akhir

    Saldo Akhir

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Setelah Ramadhan berlalu dan gema takbir Idul Fitri mulai mereda, kita seperti akuntan yang baru saja menutup buku besar tahunan: lega, tapi juga sedikit was-was. Lega karena “laporan ibadah” sudah disusun sebulan penuh, was-was karena pertanyaan klasik muncul: ini saldo akhirnya bagaimana? Dalam dunia akuntansi, saldo akhir bukan sekadar angka. Ia adalah hasil dari seluruh […]

  • Perempuan Berhenti Bekerja: Pengorbanan atau Investasi?

    Perempuan Berhenti Bekerja: Pengorbanan atau Investasi?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Di tengah semakin banyak perempuan yang memilih berhenti bekerja setelah menikah atau memiliki anak, muncul pertanyaan yang sering kali memicu perdebatan: apakah keputusan tersebut merupakan sebuah pengorbanan atau justru investasi? Bagi saya, jawabannya bergantung pada alasan dan cara perempuan memaknai keputusan itu. Berhenti bekerja bukanlah tanda menyerah, bukan pula bukti bahwa perempuan kehilangan kemampuan. Sebaliknya, […]

  • Video Pembuangan Miras ke Laut Viral, Oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Diperiksa Propam

    Video Pembuangan Miras ke Laut Viral, Oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Diperiksa Propam

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 229
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Ternate, Maluku Utara, melakukan pemeriksaan internal terhadap seorang oknum anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara setelah video aksi pembuangan minuman keras (miras) ke laut di kawasan Pelabuhan Dufa-Dufa viral di media sosial. Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, membenarkan bahwa Satuan Profesi dan Pengamanan (Propam) saat ini sedang mendalami kasus tersebut untuk memastikan […]

  • NU di Persimpangan Jalan: Analisis Geopolitik dan Sosio-Keagamaan

    NU di Persimpangan Jalan: Analisis Geopolitik dan Sosio-Keagamaan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Eksistensi Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi sosial-keagamaan terbesar di dunia tengah menghadapi ujian eksistensial yang menempatkannya pada persimpangan jalan sejarah yang krusial. Memasuki akhir tahun 2025, organisasi ini terjebak dalam pusaran konflik internal yang melibatkan dua pilar utamanya, jajaran Syuriyah yang merepresentasikan otoritas ulama dan jajaran Tanfidziyah sebagai pelaksana organisatoris. Ketegangan ini bukan sekadar perselisihan […]

  • GP Ansor Kota Gorontalo Gelar Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar dan Fathul Qorib Peringati HUT RI ke-80

    GP Ansor Kota Gorontalo Gelar Pengajian Kitab Kifayatul Akhyar dan Fathul Qorib Peringati HUT RI ke-80

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Gorontalo menggelar pengajian kitab Kifayatul Akhyar dan Fathul Qorib dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2025, bertempat di Masjid At-Taubah, Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara. Pengajian diawali dengan pengantar dari Ketua GP Ansor Kota Gorontalo, […]

expand_less