Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Aktivis Gorontalo Kevin Lapendos Bantah Fitnah Oknum Asosiasi Nelayan: “Saya Punya Bukti Kuat”

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, yang dikenal aktif dalam aksi Unjuk Rasa, akhirnya angkat bicara terkait fitnah yang diarahkan kepadanya oleh oknum dalam Ketua Asosiasi Nelayan Gorontalo. Kevin menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut sama sekali tidak benar, dan merupakan upaya untuk membungkam serta mengaburkan perjuangan Advokasinya yang tengah ia lakukan.

Kevin selama ini aktif menyoroti dugaan praktik tidak sehat yang dilakukan oleh salah satu perusahaan perikanan di Gorontalo berdasarkan hasil wawancara dan bukti nyata, yaitu dugaan keterlambatan pembayaran dan tidak ditepatinya janji-janji yang sudah disampaikan kepada nelayan oleh salah satu oknum di perusahaan tersebut. Akibatnya, banyak nelayan merugi hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Namun, di tengah perjuangan advokasi tersebut, Kevin justru diserang dengan isu miring. Menurutnya, fitnah itu dilancarkan oleh Ketua Asosiasi nelayan Gorontalo yang seharusnya berada di pihak nelayan.

“Saya tegaskan, isu-isu yang diarahkan kepada saya itu tidak benar. Itu fitnah. Justru ini adalah bentuk pengalihan isu agar masyarakat tidak lagi fokus pada persoalan inti, yaitu dugaan kerugian yang dialami nelayan Gorontalo akibat kebijakan dan praktik yang merugikan,” ujar Kevin, Rabu(17/09/2025).

Punya Bukti Kuat

Kevin menambahkan bahwa ia memiliki bukti kuat terkait data-data yang sedang ia advokasi. Bukti tersebut, merupakan bukti rekaman, dan beberapa percakapan provokasi. Menurutnya, bukan hanya sekadar klaim, melainkan dokumen dan fakta lapangan yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum maupun di hadapan publik.

“Saya tidak segan-segan membuka data yang saya punya. Semua bukti sudah ada di tangan saya. Jadi kalau ada pihak yang mau menutupi persoalan ini dengan fitnah, saya siap membuktikan kebenaran,” tegasnya.

Lebih jauh, Kevin meminta Ketua Asosiasi Nelayan Gorontalo tersebut untuk segera melakukan klarifikasi setelah beberapa kali di hubungi tapi tidak merespon. Ia menekankan bahwa saya tersinggung, dan tidak takut untuk mengungkap kebenarannya, ini bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu.

“Advokasi yang saya lakukan adalah untuk memastikan  nelayan Gorontalo tidak lagi dirugikan berdasarkan penyampaian isu oleh oknum asosiasi nelayan gorontalo. Jangan alihkan isu dengan menyerang saya. Jangan mengadu domba dan menyebar fitnah, bukan itu substansi persoalannya,” tambahnya.

“Ini bukan soal Kevin Lapendos. Ini soal harga diri dan hak-haknya harus ditegakkan.” pungkasnya.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zero Terorisme di Indonesia, Densus 88 Amankan 51 Tersangka Sepanjang 2025

    Zero Terorisme di Indonesia, Densus 88 Amankan 51 Tersangka Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mencatat telah mengamankan 51 tersangka kasus tindak pidana terorisme sepanjang tahun 2025. Hal itu diungkapkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025). “Kami mencatat sepanjang 2025, jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 51 orang,” ujar Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono, saat memaparkan […]

  • Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    Migrasi, Geopolitik, dan Bayang-Bayang Instabilitas Asia Tenggara

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Perubahan demografi global akibat migrasi pada hakikatnya tidak berdiri sebagai peristiwa sosial yang otonom. Ia merupakan pantulan dari dinamika geopolitik dunia yang terus bergerak dalam irama tarik-menarik kepentingan. Konflik di Timur Tengah dan ketegangan di Selat Hormuz menghadirkan kenyataan bahwa arus manusia lintas batas bukan sekadar fenomena kemanusiaan, melainkan konsekuensi historis dari perebutan pengaruh global […]

  • Abu Dzar al-Ghiffari, Para Ahlu Suffah dan Akar Tasawuf dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #21)

    Abu Dzar al-Ghiffari, Para Ahlu Suffah dan Akar Tasawuf dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #21)

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Abu Dzar al-Ghifari adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena kehidupan zuhudnya. Ia berasal dari kabilah Ghifar, sebuah kabilah Arab yang tinggal di jalur perdagangan antara Makkah dan Syam. Sebelum masuk Islam, kabilah ini dikenal keras dan hidup dari merampok kafilah dagang. Namun Abu Dzar memiliki sifat yang berbeda dari kebanyakan orang […]

  • Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 303
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Upaya baru dalam pelestarian alam di Indonesia bagian timur lahir dengan selesainya identifikasi Important Bird and Biodiversity Areas (IBAs) di wilayah Papua. Melalui kerja sama antara Burung Indonesia dan berbagai mitra strategis, data ini kini dapat diakses oleh publik sebagai alat bantu utama dalam menentukan daerah prioritas pelestarian keanekaragaman hayati di Papua dengan menggunakan […]

  • To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    To Build the World Anew: Pesan untuk Kegagalan Tatanan Dunia Modern

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Suryadi R
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Dunia abad ke-21 sering dipromosikan sebagai dunia paling maju dalam sejarah manusia. Teknologi berkembang pesat, konektivitas lintas benua terjadi dalam hitungan detik, dan pengetahuan seolah tak lagi memiliki batas. Tetapi di balik semua itu, dunia justru terasa semakin terbelah. Perang tidak berhenti, ketimpangan melebar, dan rasa saling percaya antarbangsa semakin menipis. Alih-alih membangun dunia baru, […]

  • Jurnal Penutup

    Jurnal Penutup

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang seperti auditor independen yang tak bisa diajak kompromi. Ia hadir tanpa perlu diundang, membawa kertas kerja bernama “puasa”, dan langsung bertanya: “Sudahkah Anda melakukan penyesuaian?” Maka, sebagaimana lazimnya dalam akuntansi, kita pun terpaksa membuka buku besar kehidupan—yang kadang lebih besar dosanya daripada asetnya. Dalam tradisi akuntansi, ada yang disebut jurnal penutup. Ia […]

expand_less