Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pendidikan Kunci Utama untuk Memutus Rantai Kemiskinan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Akses terhadap pendidikan adalah hak mendasar dan kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Namun di Gorontalo, tantangan anak putus sekolah masih nyata.

Faktor sosial-ekonomi keluarga menjadi penyebab utama anak putus sekolah. Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dari sisi pendidikan semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan sosial.

Hal ini disampaikan Nalienly Grace Rawung Sekretaris  Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo pada diskusi kelompok terpumpun kajian pendidikan yang berjudul strategi penanggulangan anak putus sekolah karena faktor sosial-ekonomi keluarga di Provinsi Gorontalo, Senin (27/10/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung santai di halaman depan kantor Bapppeda ini, Grace Rawung membuka sejumlah catatan penting yang menjadi perhatian bersama, yaitu perlunya strategi yang komprehensif, dari intervensi sosial seperti program keluarga harapan atau bantuan langsung, hingga kebijakan pendidikan yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap kondisi ekonomi rumah tangga.

“Bapppeda berkolaborasi dengan perguruan tinggi guna memastikan bahwa hasil kajian ini terintegrasi secara efektif ke dalam dokumen perencanaan daerah, baik dalam RPJMD maupun RKPD, melalui program dan penganggaran yang terukur,” kata Grace Rawung.

Dari kajian ini ia berharap dapat melahirkan perencanaan berbasis bukti atau Evidence Based Policy akan tercapai.

“Kepada seluruh peserta FGD, saya berharap diskusi kita hari ini akan berjalan produktif, kritis, dan konstruktif. Kita mengundang Bapak/Ibu untuk memberikan pandangan ilmiah dan model intervensi terbaik, dan kami mengajak OPD terkait untuk menyumbangkan data, pengalaman lapangan, dan perspektif implementasi kebijakan,” ujar Grace Rawung.

Dari kajian ini ia juga mendorong adanya peta jalan (road map) yang jelas dan berkelanjutan, yang memadukan data akurat dengan solusi yang inovatif, sehingga tidak ada lagi anak Gorontalo yang harus melepaskan cita-citanya hanya karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Sebagai narasumber utama dalam kajian ini Ketua Tim Peneliti Kajian Pendidikan Dr Muchtar Ahmad dan guru MAN Insan Cendekia Gorontalo Trisnawati MPd. Pertamuan ini menghadirkan  para akademisi, jurnalis, perwakilan sekolah, SKALA Gorontalo, organisasi perangkat daerah terkait. (mcgorontaloprov)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi, PMII Ternate Minta UNUTARA Bertindak Transparan dan Berkeadilan

    Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi, PMII Ternate Minta UNUTARA Bertindak Transparan dan Berkeadilan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Ikbal Kau
    • visibility 270
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua III Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Ternate, Jumra Upara, mendesak pihak Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) untuk segera mengambil langkah tegas, transparan, dan berkeadilan terkait dugaan tindak kekerasan seksual dan pemerkosaan yang dilaporkan dialami seorang mahasiswi berinisial RL. Jumra menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus yang menimpa korban yang […]

  • Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Dalam berbagai pidato, dokumen perencanaan pembangunan, maupun visi-misi kepala daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR), pembangunan sumber daya manusia (SDM) seringkali menjadi narasi utama. Frasa seperti “menyiapkan generasi emas”, “mendorong kualitas pendidikan”, atau “membangun SDM unggul” kerap terdengar dalam forum-forum resmi. Namun, jika kita mengarahkan pandangan lebih dekat ke kondisi nyata pendidikan tinggi di daerah […]

  • Kader PMII Kota Gorontalo Sandri Siap Datangi Instansi Pusat, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah

    Kader PMII Kota Gorontalo Sandri Siap Datangi Instansi Pusat, Tegaskan Komitmen Kawal Isu Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Aroma ketidakadilan dan lemahnya penegakan hukum di daerah tampaknya akan segera mendapat perhatian serius di tingkat pusat. Dalam waktu dekat, Sandri, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Gorontalo yang dikenal vokal dan konsisten mengawal isu publik, akan bertolak ke Jakarta untuk mendatangi sejumlah lembaga strategis negara. Langkah tersebut, menurut Sandri, adalah bentuk komitmen nyata […]

  • RSUD Camba Resmi Beroperasi, Janji Politik Bupati Maros Mulai Terwujud

    RSUD Camba Resmi Beroperasi, Janji Politik Bupati Maros Mulai Terwujud

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Setelah melalui proses pembangunan sejak 2021, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Camba di Kabupaten Maros akhirnya resmi beroperasi penuh mulai 29 Desember 2025. Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu realisasi janji politik Bupati Maros, Chaidir Syam, sekaligus menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat di wilayah dataran tinggi. Peresmian operasional RSUD Camba disambut […]

  • Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    Berdebat Panjang di Kemendagri, Srikandi Puncak Botu Ini Bersikeras Bonpes Jadi Daerah Definif

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo mendatangi gedung Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat, (7/2/2025), kemarin. Kedatangan mereka guna menindaklanjuti usulan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB), Bone Pesisir. Akan tetapi saat kedatangan itu didapati Bone Pesisir tidak termasuk dalam daftar usulan. Dari sekian daftar usulan yang tengah dipaparkan, hanya Bone Pesisir yang tidak ada dalam daftar usulan. […]

  • Ummu Athiyah, Sang Juru Rawat di Medan Perang (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #8)

    Ummu Athiyah, Sang Juru Rawat di Medan Perang (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #8)

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Ummu ‘Athiyah al‑Ansariyah adalah sahabat perempuan dari kalangan Anshar yang hidup dan beraktivitas di Madinah pada masa Nabi Muhammad SAW. Sumber-sumber klasik mencatat namanya sebagai Nusaibah binti al-Harith, meskipun terdapat variasi penulisan nasabnya di berbagai teks sejarah. Identitasnya sebagai sahabat yang aktif tetap konsisten dalam riwayat yang sampai kepada generasi setelahnya. Ummu ‘Athiyah ikut terlibat […]

expand_less