Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Warga Paguyaman dan Paguyaman Pantai Juga Dapat Bantuan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) juga telah dinikmati warga Kecamatan Paguyaman dan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo.

Penyaluran bantuan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah.

Idah Syahidah menjelaskan kuota penerima BLP3G di tahun ini mengalami penyesuaian signifikan. Hal ini imbas dari efisiensi anggaran seluruh pemerintah daerah termasuk Provinsi Gorontalo.

“Kalu tahun-tahun sebelumnya penerima bantuan bisa mencapai 50 ribu Keluarga Penerima Manfaat. Tahun ini hanya sekitar 9.000 KPU untuk seluruh provinsi. Kami sudah menyalurkan untuk warga Paguyaman dan Paguyaman pantai beberapa hari lalu,” kata Idah Syahidah, Jumat (4/7/2025).

Meski demikian lanjut Idah, pihaknya tetap harus hadir untuk membantu masyarakat yang tergolong sangat membutuhkan di tengah-tengah keterbatasan fiskal.

Dari 9.000 penerima itu kata Idah, bantuan akan terbagi secara proporsional ke seluruh kabupaten/kota dan disalurkan ke tingkat kecamatan hingga desa.

Sebagai contoh di Desa Buba’a, Kecamatan Paguyaman Pantai. Awalnya terdata ada 29 calon penerima, namun setelah melalui verifikasi dan penyesuaian kuota, hanya 16 orang yang benar-benar layak mendapat bantuan.

“Oleh karena itu saya mohon maaf jika belum semua masyarakat bisa terlayani. Tetapi patut kita bersyukur bantuan ini masih ada dan hadir hari ini adalah mereka yang paling membutuhkan sesuai data dan hasil verifikasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Sagita Wartabone, turut menjelaskan secara teknis proses pendataan dan verifikasi penerima BLP3G tahun ini. Menurutnya, perbedaan mencolok tahun ini adalah basis data yang digunakan untuk menetapkan penerima manfaat melalui DTKS.

Sagita menambahkan, DTKS merupakan data resmi dari desa oleh operator khusus, lalu secara berjenjang ke tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga provinsi, sebelum akhirnya ke Kementerian Sosial (Kemensos).

“Setelah itu, dilakukan proses pemeringkatan berdasarkan kondisi kesejahteraan masing-masing warga. Masyarakat dalam kategori desil satu dan dua, yang berarti berada dalam kelompok paling tidak mampu dijadikanprioritas utama penerima BLP3G,” katanya.

Sagita menambahkan, masyarakat yang tidak menerima bantuan tahun ini, meski pernah menerima tahun sebelumnya, kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan sistem data yang digunakan.

Untuk itu lanjut Sagita, untuk mengakomodasi hal ini, pihaknya telah meminta desa untuk melakukan pemeringkatan ulang (reranking) terhadap data DTKS yang ada. Desa kemudian mengurutkan siapa yang paling membutuhkan hingga yang relatif lebih mampu, melalui proses musyawarah bersama.

Hingga 2 Juli 2025, penyaluran bantuan BLP3G telah mencapai 79,23 persen atau sebanyak 7.131 KPM dari total kuota 9.000 penerima manfaat. Bantuan ini telah menjangkau 61 dari total 77 kecamatan yang ada di seluruh Provinsi Gorontalo, dan proses distribusinya masih terus berlanjut.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    Sebanyak 2.490 Orang Berangkat Melalui Pelabuhan Feri Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo merilis jumlah penumpang yang berangkat dengan angkutan penyeberangan/feri pada Mei 2025 sebanyak 2.490 orang. “Angka ini menurun 31,63 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat sebanyak 3.642 orang,” kata Dwi Alwi Astuti Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dalam rilis Berita Resmi Statistik (BRS), Selasa (1/7/2025). Sedangkan orang […]

  • Diskusi Nasional Soroti ‘Paradoks Prabowo’ dan Arah Ekonomi-Politik Bangsa

    Diskusi Nasional Soroti ‘Paradoks Prabowo’ dan Arah Ekonomi-Politik Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, JAKARTA – Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan lembaga kepemudaan menggelar Diskusi Nasional bertajuk “Paradoks Indonesia, Paradoks Prabowo: Kemana Arah Ekonomi-Politik Bangsa?” yang berlokasi di Sekretariat PB PMII, Jl. Salemba Tengah, Jakarta Pusat pada Jum’at, 12 Juni 2026. Acara yang dibuka dengan pembacaan Puisi oleh dua orang KOPRI PMII Ciputat terselenggara atas kolaborasi lintas lembaga, […]

  • Ekoteologi sebagai Upaya Resakralisasi Alam

    Ekoteologi sebagai Upaya Resakralisasi Alam

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Refleksi atas Sambutan Menag pada Acara Peringatan Hari Bhakti Pertiwi Widyalaya Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, tampaknya menaruh perhatian yang sangat serius pada gagasan ekoteologi. Dalam berbagai forum resmi Kementerian Agama, beliau secara konsisten memperkenalkan dan mengelaborasi konsep ini. Hampir setiap sambutan selalu membicarakan relasi agama dan lingkungan sebagai tema utama atau tema […]

  • Korban Masih Dirawat Intensif, PAC Maros Baru Desak Keadilan

    Korban Masih Dirawat Intensif, PAC Maros Baru Desak Keadilan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Bentuk kepedulian terhadap dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terus mengalir. Kali ini, Pengurus Anak Cabang (PAC) Maros Baru turun langsung menjenguk korban yang masih menjalani perawatan medis akibat insiden yang terjadi pada malam pergantian Tahun Baru. Ketua PAC Maros Baru bersama rombongan mendatangi Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, tepatnya […]

  • Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    Penerapan Prinsip Pembangunan Hijau dalam Kebijakan Pangan dan Energi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Pemerintahan Presiden Prabowo telah menetapkan Misi lima tahun pembangunan dalam masa pemerintahannya yang dikenal dengan Asta Cita. Berlandaskan pada Prinsip Ekonomi Pancasila, Asta Cita menempatkan ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia sebagai pilar utama pembangunan berlandaskan religiositas kehidupan berbangsa dan persatuan nasional yang kuat. Cita kedua adalah memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong […]

  • Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

    Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Saya cenderung skeptis terhadap doa dan pembacaan kitab suci dalam acara seremonial. Bukan karena keduanya kehilangan legitimasi religius, melainkan karena terlalu sering diposisikan sebagai ritual pembuka yang netral, steril dari relasi kuasa, dan seolah berada di luar politik representasi. Padahal, justru di awal acara itulah etika sebuah panggung bekerja. Acara ini dibuka dengan tilawah Al-Qur’an, […]

expand_less