DEMA IAI DDI Maros Soroti lambatnya penanganan kepolisian terhadap kasus penganiyayaan mahasiswa IAI DDI Maros
- account_circle Hardiansyah
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 737
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nulondalo.com–Maros–13 Oktober 2026 Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam DDI Maros menyoroti penanganan laporan pengeroyokan,penganiayaan Mahasiswa serta pengrusakan Fasilitas kampus, yang dilakukan oleh terduga yang telah dilaporkan ke Polsek Turikale Dalam peristiwa tersebut.
Identitas korban ialah mahasiswa aktif IAI DDI Maros,mengalami luka-luka di area wajah dan pecah pelipis dikarekanan penganiyaan yang dilakukan oleh sekelompok Orang yang diduga mabuk di dalam area kampus IAI DDI Maros kemudian melakukan penyerangan terhadap mahasiswa pada dini hari
Ketua DEMA IAI DDI Maros menyampaikan keprihatinan atas kejadian tersebut sekaligus mempertanyakan tindak lanjut laporan yang telah disampaikan kepada pihak Polsek turikale DEMA mengaku telah mendatangi Polsek Turikale sejak subuh dini hari hingga saat ini tetapi belum memperoleh penanganan yang jelas sebagaimana yang diharapkan sesuai hukum yang berlaku.
Menurut Ketua DEMA Nur Aeni kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya terkait penangan hukum serta kepastian hukum karna lambatnya proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap laporan mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan. Ia menegaskan bahwa setiap laporan dugaan tindak pidana perlu ditangani secara profesional,cepat dan transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
DEMA juga meminta pihak Polsek Turikale memberikan penjelasan mengenai perkembangan laporan tersebut agar korban dan pihak yang mengawal kasus memperoleh kepastian mengenai proses yang sedang berjalan.
“Bagi kami, persoalan ini bukan hanya tentang pengeroyokan,penganiyayaan serta pengrusakan Fasilitas kampus,Kami berharap laporan yang telah disampaikan mendapatkan tindak lanjut yang jelas sesuai ketentuan hukum,” tegas Aeni Ketua DEMA IAI DDI Maros.
Sebagai organisasi yang mewakili aspirasi mahasiswa, DEMA IAI DDI Maros menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini secara kritis, bertanggung jawab, dan sesuai koridor hukum. DEMA menekankan bahwa penyampaian aspirasi tersebut bukan bertujuan menghakimi pihak tertentu, melainkan mendorong transparansi, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap mahasiswa.
DEMA berharap Polsek Turikale dapat memberikan penjelasan mengenai perkembangan laporan,
Bagi DEMA IAI DDI Maros, keamanan mahasiswa dan kepastian hukum merupakan hal yang tidak boleh diabaikan, Kampus harusnya menjadi ruang yang aman untuk belajar dan berorganisasi
- Penulis: Hardiansyah

Saat ini belum ada komentar