Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pendamping PKH Pallantikang Klarifikasi Isu Pendataan dan Biaya Administrasi, Tegaskan Bukan Kewenangannya

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 198
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Maros –  Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Pallantikang, Maryam, akhirnya angkat bicara menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan permasalahan pendataan penerima bantuan dan isu pemungutan biaya administrasi bantuan sosial. Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka sebagai upaya meredam polemik yang dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenangan masyarakat.

Maryam menegaskan bahwa proses pendataan penerima manfaat PKH bukan berada dalam kewenangan pendamping. Menurutnya, pendataan dilakukan oleh pihak yang secara struktural memiliki mandat resmi, sementara pendamping hanya bertugas mengawal proses penyaluran agar berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Pendataan bukan kami yang melakukan. Ada pihak yang memang memiliki kewenangan untuk itu. Kami sebagai pendamping hanya memastikan penerima manfaat mengikuti prosedur penyaluran bantuan dengan benar dan sesuai mekanisme penugasan,” ujar Maryam.

Menanggapi isu pemungutan biaya administrasi, Maryam menjelaskan bahwa hal tersebut berada di luar kendalinya. Ia menyebutkan bahwa dalam proses pencairan bantuan, masyarakat diberikan pilihan, yakni mencairkan bantuan langsung di kantor Bank BNI atau melalui agen BNI terdekat.

Menurutnya, pencairan bantuan secara langsung di Bank BNI tidak dikenakan biaya administrasi. Sementara itu, jika masyarakat memilih mencairkan melalui agen BNI, maka akan dikenakan biaya layanan yang merupakan ketentuan resmi dari pihak penyedia jasa.

“Saya hanya menyampaikan pilihan kepada masyarakat. Kalau mencairkan langsung di Bank BNI, tidak ada biaya administrasi. Tapi kalau melalui agen BNI terdekat, memang ada biaya layanan. Banyak warga memilih agen karena lebih dekat dan tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi tambahan,” jelasnya.

Maryam juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengalami tekanan dan teror dalam beberapa hari terakhir akibat pemberitaan yang berkembang, meskipun klarifikasi telah dilakukan secara terbuka di Kantor Kelurahan Pallantikang bersama masyarakat.

Ia berharap persoalan ini dapat dilihat secara objektif dan tidak lagi dipelintir sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah warga. Maryam juga menyatakan dukungannya terhadap evaluasi menyeluruh sistem pendataan dan penyaluran bantuan sosial agar program pengentasan kemiskinan benar-benar tepat sasaran dan berjalan sesuai fungsinya.

Sementara itu, Lurah Pallantikang turut memberikan pernyataan terkait langkah yang tengah dilakukan pemerintah kelurahan. Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan verifikasi data penerima bantuan dengan melibatkan unsur RT dan RW.

“Dalam rangka memastikan bantuan tepat sasaran, kami sedang melakukan verifikasi data penerima bantuan. Kegiatan ini melibatkan RT dan RW. Semoga ke depan, data penerima bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak secara transparan dan adil,” ujarnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rezim Klarifikasi dan Politik Ekstraktivisme di Maluku Utara

    Rezim Klarifikasi dan Politik Ekstraktivisme di Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Oleh : Riskiyawan Hasan Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat Maluku Utara disuguhi berbagai “klarifikasi” yang disampaikan Gubernur Maluku Utara melalui podcast, media nasional da berbagai saluran digital lainnya. Sekilas, langkah itu terlihat seperti usaha untuk memperbaiki pandangan publik. Namun jika dilihat dalam perspektif komunikasi politik, situasi ini lebih tepat dipahami munculnya apa yang kemudian disebut […]

  • Kemarahan di Paruh Ramadan

    Kemarahan di Paruh Ramadan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi. Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial […]

  • Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    Ketika Bias Oversimplifikasi Bekerja

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 353
    • 0Komentar

    (Penulis Jamaah GUSDURian, tinggal di Sulawesi Selatan yang lahir dengan nama Saprillah) Pernyataan Gus Ulil bahwa “menolak zero mining adalah goblok” secara teknis memang benar. Zero mining itu mustahil. Peradaban modern tidak berdiri tanpa mineral—ponsel, kendaraan listrik, panel surya, hingga kabel listrik di rumah kita semuanya lahir dari aktivitas tambang. Tidak ada yang membantah itu. […]

  • Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    Wahsyi ibn Harb: Plot Twist yang Unik (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #13)

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sejarah Islam mengenal banyak kisah tentang keberanian dan kesetiaan. Namun kisah Wahsyi bin Harb agak unik dan rumit. Ia bukan tokoh yang sejak awal berdiri di barisan kaum Muslimin. Ia datang dari Habasyah menjadi budak Jubair ibn Mut‘im. Keahliannya adalah melempar tombak—sebuah keterampilan yang kelak mengubah arah hidupnya dan tercatat dalam sejarah. Dalam Perang Uhud, […]

  • Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    Gus Ipul Tegas! 2.708 Pegawai Kemensos Bolos Disanksi, 1 ASN Dipecat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 359
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Langkah tegas diambil Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memimpin apel pembinaan pegawai pada Kamis (26/3/2026). Apel ini menjadi tindak lanjut dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada hari pertama masuk kerja. Dari hasil evaluasi, terungkap angka ketidakhadiran yang cukup mencolok. Dari total 46.090 pegawai Kemensos, sebanyak 2.708 orang tidak masuk kerja tanpa keterangan […]

  • Tiga Rumah Terbakar, Warga Desa Buti Gotong Royong Galang Dana untuk Bantu Korban

    Tiga Rumah Terbakar, Warga Desa Buti Gotong Royong Galang Dana untuk Bantu Korban

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – Kepala Desa Buti, Jodi Thalib mengungkapkan bahwa, Pemerintah Desa (Pemdes) Buti, BPD, Babinsa, Karang Taruna, dan warga setempat gotong royong melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban kebakaran, yang melanda tiga rumah, Minggu (16/8/26) sore. “Hari ini, Pemdes Buti, BPD, Babinsa, Karang Taruna Desa Buti, melakukan penggalangan dana, untuk membantu warga Desa Buti […]

expand_less