Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ini Harapan Ketua SEMA-HABAR Kepada Bupati Terpilih Yang Baru Dilantik

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua SEMA-HABAR (Sentral Mahasiswa Halmahera Barat), Riwan Basir menyampaikan harapannya kepada Bupati Halmahera Barat, James Uang yang baru terpilih dan baru saja dilantik beberapa hari lalu agar lebih memperhatikan berbagai aspek pembangunan di kabupaten Hal-bar.

Ketua Sentral Mahasiswa menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur, terutama jalan, sekolah, rumah sakit, transportasi umum, serta pengelolaan pasar yang lebih baik. Selain itu, ia juga menyoroti masalah kebersihan, khususnya pengelolaan sampah yang perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Pak Bupati ke depannya diharapkan lebih memperhatikan infrastruktur jalan, sekolah, rumah sakit, transportasi umum, dan juga pasar agar lebih dikelola dengan baik. Selain itu, sampah juga perlu lebih diperhatikan”, ucap Riwan saat diwawancarai bakukabar.id, 27 februari 2025.

Selain aspek infrastruktur dan kebersihan, pria asal Jailolo itu juga berharap pemerintah daerah lebih peduli terhadap masyarakat Halmahera Barat dengan mendorong pengembangan potensi daerah. Sektor pariwisata, menurutnya, dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan jika dikelola dengan baik.

Ia juga menyoroti potensi industri berbasis sumber daya alam seperti kelapa, cengkeh, pala, dan buah-buahan yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini diyakini mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Mungkin pemerintah Kabupaten Halmahera Barat bisa lebih peduli dengan masyarakatnya dengan melihat potensi yang ada. Pariwisata bisa dikembangkan agar menarik wisatawan, begitu juga dengan industri monokultur seperti kelapa, cengkeh, pala, dan buah-buahan yang bisa menjadi nilai tukar ekonomi masyarakat”, tutupnya.

Harapan besar ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintahan yang baru, sehingga pembangunan Halmahera Barat dapat berjalan lebih optimal dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Kontributor : Asril 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Menjelang 17 Agustus, suasana di Desa Tolondadu II dan Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, berubah. Sepanjang jalan desa, ratusan bendera Merah Putih dipasang berjejer. Bendera-bendera itu diikat pada tiang bambu kecil dan ditancapkan dengan jarak kurang lebih tiga meter. Ratusan bendera tersebut sengaja ditancapkan tepat di tengah pembatas jalan […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Hak Interpelasi DPRD : Jalan Terang dalam Polemik BSG

    Hak Interpelasi DPRD : Jalan Terang dalam Polemik BSG

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Bayangkan anda adalah masyarakat Gorontalo. Hari ini anda membaca berita hangat yang informasinya ‘begini’, keesokan harinya ‘begitu’. Hari ini anda memahami informasi resmi dari pemangku kebijakan, tiba – tiba besoknya informasi tersebut diklarifikasi oleh mereka sendiri pula. Inilah realita masyarakat Gorontalo, terkekang dalam polemik Bank SulutGo (BSG) yang kebijakannya berpusar disitu saja yang membuat masyarakatnya […]

  • Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    Setelah lima kali berkunjung ke Gorontalo, barulah pada kunjungan kali ini saya memiliki kesempatan dan waktu untuk menginjakkan kaki di Danau Limboto—sebuah nama yang sejak lama sangat akrab di ingatan saya. Danau ini pertama kali saya kenal ketika masih duduk di bangku SMP, sekitar tahun 1973, melalui pelajaran Ilmu Bumi. Saat itu, Danau Limboto diperkenalkan […]

  • Maulid, Haul Masyayikh hingga Tasyakuran Muktamar NU ke-35 Warnai Kebersamaan Nahdliyin Kabupaten Gorontalo

    Maulid, Haul Masyayikh hingga Tasyakuran Muktamar NU ke-35 Warnai Kebersamaan Nahdliyin Kabupaten Gorontalo

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KABUPATEN GORONTALO, NULONDALO.COM – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gorontalo menggelar Ta’dim Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Haul Masyayikh Thoriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah Mujaddadiyah serta tasyakuran suksesnya Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin, Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Selasa malam (9/9/2026). Ta’dim Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut […]

  • Konflik Tanpa Ujung di Rumah Besar NU: Setelah Napak Tilas, Lalu Apa?

    Konflik Tanpa Ujung di Rumah Besar NU: Setelah Napak Tilas, Lalu Apa?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Nur Shollah
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sekian tahun terakhir, ruang publik—terutama media sosial—nyaris tak pernah sepi dari pemberitaan konflik internal PBNU. Isu demi isu datang silih berganti, seolah membentuk mata rantai yang tak kunjung terputus. Dimulai dari polemik nasab Ba‘alawi, perdebatan tambang, wacana pencopotan Ketua Umum PBNU, rapat pleno penunjukan Penjabat Ketum, rapat musytasyar di Ploso dan Tebuireng, dinamika Haul Gus […]

expand_less