Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Udara Sulsel Memburuk, WALHI Desak Prabowo Hentikan Karhutla

  • account_circle Suaib Prawono
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Makassar – Kualitas udara di Sulawesi Selatan memburuk dalam beberapa hari terakhir seiring meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Asap yang terbawa angin hingga ke Sulawesi Selatan tidak hanya menurunkan kualitas lingkungan, tetapi juga  mengancam kesehatan masyarakat.

“Sebagai kepala negara, kami mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk segera menghentikan karhutla di Kalimantan. Kebakaran tersebut telah berdampak pada memburuknya kualitas udara di Sulawesi Selatan dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat,” kata Rahmat Kottir, Senin (12/10/2026).

Rahmat Kottir menilai penanganan dan pengendalian karhutla berlangsung lamban karena langkah-langkah yang diambil baru dilakukan setelah kebakaran meluas. Padahal, menurutnya, kebakaran hutan dan lahan hampir setiap tahun terjadi dan seharusnya menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk memperkuat upaya pencegahan.

“Seharusnya pemerintah belajar dari kejadian pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, kondisi saat ini justru lebih parah. Ini menunjukkan pemerintah belum serius dalam mencegah karhutla,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Departemen Eksternal WALHI Sulawesi Selatan itu mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan seluruh pihak dan mengerahkan sumber daya yang tersedia guna mempercepat penanganan karhutla.

Selain itu, pemerintah juga didorong untuk memulihkan kawasan terdampak, memenuhi hak-hak masyarakat yang menjadi korban, serta menindak tegas pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

“Kami juga mendesak agar karhutla ini ditetapkan sebagai bencana nasional,” tambahnya.

  • Penulis: Suaib Prawono
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata menimbulkan persoalan serius. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, ribuan siswa di berbagai daerah mengalami keracunan akibat menu MBG yang banyak menggunakan makanan olahan (Ultra Processed Food/UPF). Hingga 23 Desember 2025, korban keracunan tercatat mencapai lebih dari […]

  • Abdul Kadir Diko/FOTO: Istimewa Play Button photo_camera 14

    Gorontalo Green School: Langkah Kecil Menahan Krisis Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Abdullah K. Diko
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Kerusakan lingkungan tidak pernah hadir sebagai peristiwa tunggal. Ia tumbuh perlahan—dari tanah yang kehilangan kesuburan, sungai yang kian tercemar, hingga bencana alam yang makin sering dan sulit diprediksi. Dalam banyak kasus, respons kita justru terjebak pada solusi jangka pendek: proyek cepat, jargon hijau, dan seremoni tanam pohon. Padahal, di balik krisis itu terdapat persoalan yang […]

  • Ratusan Santri di Seblak Diberi Pengetahuan Mengolah Sampah hingga Kopi Inklusif dalam Festival Jagat

    Ratusan Santri di Seblak Diberi Pengetahuan Mengolah Sampah hingga Kopi Inklusif dalam Festival Jagat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM – JOMBANG – Perhelatan Festival Jagat di Pondok Pesantren Khoiriyah Hasyim, Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada Sabtu hingga Minggu, 29-30 Agustus 2026  mempertemukan ratusan santri, kiai, pengajar madrasah, dan pegiat komunitas lintas iman. Agenda ini merangkum berbagai kegiatan, mulai dari Majelis Keadilan Ekologi, Fun Games, hingga Kelas Ekologi, sebagai ruang konsolidasi pemecahan masalah lingkungan […]

  • Supremasi Sipil: Sebuah Refleksi Tentang Realitas dan Harapan

    Supremasi Sipil: Sebuah Refleksi Tentang Realitas dan Harapan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Di banyak tempat, kita sering mendengar narasi tentang supremasi sipil, sebuah konsep di mana masyarakat sipil—atau masyarakat yang bebas dari pengaruh langsung negara atau militer—dianggap sebagai entitas yang memegang kendali atas jalannya pemerintahan. Idealnya, masyarakat sipil adalah ruang di luar struktur formal negara, tempat kebebasan berkembang dan hak-hak individu dihargai. Namun, bagaimana jika kenyataannya tidak […]

  • Aktivis Gorontalo Bongkar Dugaan Aleg Pohuwato Terlibat Tambang Ilegal

    Aktivis Gorontalo Bongkar Dugaan Aleg Pohuwato Terlibat Tambang Ilegal

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Polemik dugaan keterlibatan anggota DPRD Pohuwato, Yusuf Lawani, dalam aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam datang dari aktivis muda Gorontalo, Kevin Lapendos, yang menegaskan telah mengantongi bukti kuat atas dugaan tersebut. Sejak Juli 2025, Kevin bersama jaringan advokasinya melakukan penelusuran terkait aleg dari Fraksi Nasdem itu. Hasilnya, ia mengklaim menemukan […]

  • Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

    Jamaah sebagai Akar, Jamiyah sebagai Mesin: Teori Kekuasaan Versi NU

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 293
    • 0Komentar

    NU tidak membangun kekuasaan dengan cara merebut pusat. Ia tidak lahir dari istana, parlemen, atau kantor administrasi. NU lahir dari pinggir—dari desa, dari surau kecil, dari pesantren kampung yang jauh dari kota, dari obrolan yang tidak pernah berniat menjadi wacana besar. Karena itu, teori kekuasaan NU sejak awal berlawanan dengan logika kekuasaan modern yang bertumpu […]

expand_less