Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Konsep 4A Kunci Pengembangan Pariwisata Gorontalo  

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Empat ruang unsur kunci pengembangan pariwisata Provinsi Gorntalo dibedah sejumlah peneliti, praktisi dan awak media di halaman Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Provinsi Gorontalo.

Keempat ruang elemen kunci ini adalah ruang atraksi, ruang aksesibilitas, ruang amenitas, dan ruang ansilari. Empat komponen kunci dalam pengembangan pariwisata ini dikenal sebagai konsep 4A.

Komponen ini meliputi atraksi adalah daya tarik utama wisata, aksesibilitas adalah kemudahan mencapai destinasi, amenitas adalah fasilitas penunjang seperti akomodasi dan restoran, sementara ansilari adalah pelayanan tambahan yang diberikan oleh pengelola, seperti informasi dan keamanan.

“Nilai tertinggi di ruang atraksi meliputi variasi lansekap, fenomena alam, daya tarik yang dapat disaksikan (what to see), aktivitas wisata yang dapat dilakukan (what to do), produk yang dapat dibeli (what to buy),” kata M Fakhri Jamaluddin peneliti yang juga ahli perencanaan wilayah di depan para pemangku kepentingan pada diskusi kepariwisataan di halaman Bapppeda Provinsi Gorontalo, Jumat (18/10/2025).

Skor ini meliputi nilai untuk keunikan dan daya tarik wisata karakteristik khusus destinasi yang membedakannya dari destinasi lain.

Pada ruang aksesibilitas, skor tertinggi mengarah pada kondisi jalan dan aksesibilitas. Kondisi fisik jalan menuju dan dalam area destinasi, kemudahan akses transportasi. Nilai ini dicapai karena faktor kualitas permukaan jalan, lebar jalan dan kapasitas, dan konektivitas dengan jalan utama.

Di ruang amenitas, pengelolaan sampah dan kebersihan, serta sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan kebersihan destinasi menjadi faktor tertinggi pengembangan pariwisata.

Infrastruktur teknologi, aplikasi dan platform digital, data analytics dan monitoring pada ruang ansilari sangat menentukan. Untuk itu dibutuhkan dukungan teknologi dan digitalisasi, pemanfaatan teknologi dalam promosi dan layanan wisata.

Dari diskusi yang dipandu Tity I Datau Kepala Bidang Riset dan Inovasi, paneliti M Fakhri Jamaluddin  yang didamping Mahyudin Humalanggi menarik simpulan sementara hasil pengolahan riset ini, antara lain prioritas awal harus diarahkan pada penguatan ruang ansilari, khususnya titik-titik pusat informasi aktif baik di koridor maupun destinasi, dan juga digitalisasi ekosistem pemesanan. Ruang ini berperan sebagai penguat operasional bagi atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Intervensi tidak hanya butuh yang cepat, tapi harus tepat.

Selain itu basis pemilihan destinasi unggulan masih menggunakan aspek fungsi ruang pariwisata secara umum yaitu fenomena alam, daya tarik yang dapat disaksikan (what to see), aktivitas wisata yang dapat dilakukan (what to do), partisipasi masyarakat lokal, dan kegiatan rekreatif.

“Pengembangan destinasi unggulan atau prioritas perlu mengedepankan prinsip pariwisata berkelanjutan, keseimbangan tiga pilar melalui empat ruang. jadi no one left behind,” ujar Fakhri..

Kepala Bapppeda Provinsi Wahyuddin Athar Katili menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap menjadi sarana sharing knowledge dan evidence-based dialogue yang memperkuat kolaborasi antar OPD, akademisi, media, dan masyarakat.

“Tema kali ini adalah dari data ke cerita: bersama kita bangun Gorontalo,” kata Wahyuddin Katili.

Dunia pariwisata dalam strategi pembangunan Provinsi Gorontalo menempati posisi yang penting pada kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie. Sektor ini menjadi andalan selain pertanian, karena letak posisi Gorontalo yang berada di wilayah antara destinasi wisata Manado dan destinasi wisata Togean. Pergerakan wisatawan, terutama yang nasional dan mancanegara diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya pada pembangunan daerah.

Lead SKALA Gorontalo Ahmar Djalil dalam diskusi ini mengingatkan pentingnya membangun infrastruktur bagi penyandang disabilitas. Ia mengingatkan bahwa pariwisata Gorontalo bersifat inklusif.

Diskusi ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Aryanto Husain, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), sejumlah awak media, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), fungsional perencana ahli madya/muda Bapppeda Provinsi Gorontalo, fungsional peneliti ahli muda Bidang Riset dan Inovasi Bapppeda, Enumerator dan undangan lainnya. (mcgorontaloprov)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trilogi Patriotik : Spionase Saripa, Taktik Dua Belas, dan Wasiat Hijau Nani Wartabone yang Terlupakan

    Trilogi Patriotik : Spionase Saripa, Taktik Dua Belas, dan Wasiat Hijau Nani Wartabone yang Terlupakan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Sandy Syafrudin Nina
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Refleksi 84 Tahun Hari Patriotik Gorontalo Beberapa hari yang lalu, sebelum tanggal yang diperingati sebagai hari patriotik Gorontalo, saya berziarah ke makam pahlawan Gorontalo, pak Nani. Saya berdoa untuk beliau, dan para pejuang yang ikut serta bersama beliau dalam membebaskan Gorontalo dari penjajahan. Lalu tepat hari ini, di tanggal 23 Januari 2026, saya ingin kita […]

  • Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    Berita Duka: Dunia Hiburan Indonesia Kehilangan Mat Solar

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Mat Solar, yang memiliki nama asli Nasrullah, dikabarkan telah meninggal dunia pada pukul 22.30 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025. Berita ini dikonfirmasi oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka melalui unggahannya di akun X. Ia […]

  • 25 SPPG di Gorontalo Ditutup Sementara, Wagub Temukan Banyak Belum Penuhi Standar

    25 SPPG di Gorontalo Ditutup Sementara, Wagub Temukan Banyak Belum Penuhi Standar

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 321
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengungkapkan sebanyak 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Gorontalo ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional. Penutupan tersebut disebabkan belum terpenuhinya sejumlah persyaratan utama, di antaranya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum sesuai standar serta belum dimilikinya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal itu […]

  • Warga Kota Timur Keluhkan Variasi Menu MBG, DPRD Kota Gorontalo Siap Lakukan Sidak

    Warga Kota Timur Keluhkan Variasi Menu MBG, DPRD Kota Gorontalo Siap Lakukan Sidak

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 269
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, menuai keluhan dari warga. Seorang warga, Sintia Bumulo, menyoroti variasi menu yang dinilai kurang beragam dan cenderung monoton. Menurut Sintia, program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa tersebut seharusnya dibarengi dengan perencanaan menu yang lebih variatif dan bergizi seimbang. Ia menilai […]

  • Jejak Gus Dur di Pambusuang

    Jejak Gus Dur di Pambusuang

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Polewali Mandar — Ketua Lesbumi NU Sulbar, Ahmad Zaki, mengatakan bahwa jejak Gus Dur di Pambusuang dapat ditelusuri melalui program Bina Desa. Gus Dur tidak hanya menjalin persahabatan dengan tokoh agama, pemuda, dan masyarakat di Pambusuang, tetapi juga aktif mendorong pendampingan bagi warga setempat. Sejumlah nama yang dikenal akrab dengan Gus Dur antara lain […]

  • Dominasi Viralitas Dalam Pembentukan Opini Publik di Ruang Digital

    Dominasi Viralitas Dalam Pembentukan Opini Publik di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Julkifli Gadeang
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Oleh: Julkifli Gadeang Hari ini, sebuah persoalan tidak perlu benar-benar penting untuk menjadi perhatian publik. Ia hanya perlu viral. Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai upaya menghakimi dinamika ruang digital yang terus berkembang, melainkan sebagai refleksi kritis atas perubahan cara masyarakat membangun dan memahami opini publik di era teknologi informasi. Di tengah derasnya arus komunikasi digital, […]

expand_less