PAD Bone Bolango Baru 21,75 Persen, Pemda Gaspol Digitalisasi dan Intensifikasi Pendapatan
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 55
- print Cetak

Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi PAD serta Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna mendorong peningkatan pendapatan daerah, Rabu (8/4/2026).. Doc. Humas
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sebagai langkah konkret, pemerintah menyiapkan strategi percepatan melalui intensifikasi pajak, termasuk pembaruan basis data dan penagihan aktif terhadap tunggakan. Pengawasan di lapangan juga diperketat guna menutup potensi kebocoran.
Digitalisasi menjadi kunci utama. Pemda mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS, e-billing, hingga e-retribusi untuk memastikan setiap transaksi tercatat secara transparan dan akuntabel.
Selain itu, pemerintah mulai menggarap potensi sumber PAD baru. Sektor ekonomi kreatif, pariwisata, hingga jasa lingkungan dipandang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
Aset-aset daerah yang selama ini belum optimal juga akan dimaksimalkan agar mampu menjadi sumber pendapatan.
Di sisi regulasi, penyesuaian Peraturan Daerah Pajak dan Retribusi Daerah (PDRD) turut dipercepat, disertai peningkatan kualitas layanan kepada wajib pajak guna mendorong kepatuhan.
Dengan langkah evaluasi dan strategi agresif ini, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menegaskan komitmennya untuk meningkatkan PAD secara signifikan.
Digitalisasi, inovasi, dan kolaborasi diharapkan menjadi kunci dalam mengejar target sekaligus memperkuat dampak keuangan daerah terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar