Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 538
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Jaringan Gusdurian Indonesia secara tegas menolak inisiatif internasional Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Penolakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap yang dikeluarkan di Yogyakarta, 2 Februari 2026.

Board of Peace diluncurkan Donald Trump pada 22 Januari 2026 di sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss.

Inisiatif ini diklaim bertujuan menyelesaikan pendudukan Israel atas Palestina serta membangun kembali Gaza. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, diketahui menyatakan bergabung dalam inisiatif tersebut.

Namun, Jaringan Gusdurian menilai Board of Peace sejak awal sarat kepentingan Amerika Serikat dan tidak melibatkan Palestina sebagai pihak utama yang terdampak.

Dalam pernyataannya, Jaringan Gusdurian menyoroti tidak adanya perwakilan Palestina dalam struktur dewan tersebut serta ketiadaan mandat hukum internasional yang jelas.

“Upaya ini berpotensi melemahkan mekanisme resmi internasional seperti PBB dan menghasilkan keputusan yang tidak transparan serta hanya mengikuti kepentingan Amerika Serikat,” demikian bunyi pernyataan sikap tersebut.

Jaringan Gusdurian juga menilai inisiatif tersebut sebagai bentuk “perdamaian semu” karena mengabaikan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri serta tidak menyentuh akar persoalan pendudukan dan penjajahan.

Terkait keterlibatan Indonesia, Jaringan Gusdurian menegaskan hal tersebut bertentangan dengan amanat konstitusi. Mereka merujuk pada Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa penjajahan harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Selain itu, mereka mengingatkan Pasal 11 UUD yang mengatur bahwa perjanjian internasional berdampak luas harus mendapat persetujuan DPR.

“Keterlibatan Indonesia hanya akan memberi legitimasi pada kepentingan kekuatan global yang melanggengkan penindasan terhadap Palestina,” tulis Jaringan Gusdurian.

Dalam pernyataan tersebut, Jaringan Gusdurian menyerukan lima sikap. Pertama, menolak Board of Peace karena dinilai bukan jalan menuju kemerdekaan Palestina.

Kedua, mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari keterlibatan dalam inisiatif tersebut.

Ketiga, meminta pemerintah memaksimalkan mekanisme multilateral PBB yang transparan dan berpihak pada rakyat Palestina.

Keempat, mendorong masyarakat sipil untuk mengawasi dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan konstitusi.

Kelima, menyerukan kepada seluruh warga Indonesia untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menentang genosida oleh Israel.

Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid, menegaskan bahwa perdamaian sejati tidak dapat dirumuskan secara sepihak tanpa keadilan. Ia mengutip pemikiran Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, bahwa “perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi.”

“Perdamaian yang mengabaikan sejarah, luka, dan suara rakyat Palestina hanya akan mengawetkan penjajahan dan penindasan,” tegas Alissa Wahid.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    Tradisi Doa Tolak Bala di Hari Asyura

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Mubarak Idrus
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Tepat pukul 20.00 wita, jamaah Tarekat Khalwatiyah mulai memadati halaman masjid Baitul Izzah yang terletak di Jl. Baji Bicara 7. Beberapa di antaranya menenteng makanan yang akan disajikan selepas acara doa asyura dan tolak bala. Doa Asyura dan Tolak Bala merupakan salah satu amalan yang rutin dilakukan oleh Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al-Makassari. Seperti tahun-tahun […]

  • Ramadhan dan Beban Lebih Kaum Perempuan

    Ramadhan dan Beban Lebih Kaum Perempuan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Dr. Momy Hunowu, M.Si
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Dangi Rami sibuk meracik menu istimewa makan sahur. Di tengah suara dengkur suami dan anaknya yang masih terlelap tidur. Jeritan belanga goreng Dangi terdengar gaduh. Bersahutan dengan botu poluleya yang sulit dikendalikan bunyinya. Tiga menu berbahan ayam kampung untuk suami dan anaknya telah menebarkan aroma sedap. Mereka dibangunkan tat kala menu makan sahur itu sudah […]

  • Dilepas ke Papua, 450 Prajurit Yonif 713 Diingatkan Disiplin dan Profesional

    Dilepas ke Papua, 450 Prajurit Yonif 713 Diingatkan Disiplin dan Profesional

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 310
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 713/Satya Tama resmi diberangkatkan untuk menjalankan misi negara di Papua, Kamis (26/03/2026). Pelepasan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Indonesia Timur. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, hadir langsung memimpin prosesi pelepasan sekaligus memberikan arahan tegas kepada seluruh personel. Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin […]

  • Alissa Wahid: Gen Z Harus Jadi Penggerak Perubahan

    Alissa Wahid: Gen Z Harus Jadi Penggerak Perubahan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Suaib PR
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Makassar– Direktur Nasional Jaringan GUSDURian Indonesia, Alissa Wahid, menegaskan bahwa Generasi Z perlu diakomodasi secara serius karena mereka kini menjadi aktor utama dalam berbagai gelombang perubahan sosial. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Kelas Penggerak GUSDURian (KPG) yang digelar oleh Komunitas Gusdurian Makassar di Kantor PCNU Kabupaten Gowa, 25 Juni 2026. Putri sulung KH. […]

  • Islah PBNU Tercapai, Rais Aam dan Ketua Umum Sepakat Gelar Muktamar Bersama

    Islah PBNU Tercapai, Rais Aam dan Ketua Umum Sepakat Gelar Muktamar Bersama

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 224
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki babak baru setelah tercapainya islah antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Rekonsiliasi tersebut dicapai dalam pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025). Pertemuan yang diprakarsai para Masyayikh dan Mustasyar PBNU itu […]

  • Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    Sekolah Kader KOPRI PMII Makassar Hadirkan Farid F. Saenong Bahas Gerakan Perempuan Masa Depan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    MAKASSAR, nulondalo.com – Korps PMII Putri (KOPRI) PMII Kota Makassar menghadirkan Koordinator Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Farid F. Saenong, Ph.D., sebagai narasumber nasional dalam kegiatan Sekolah Kader KOPRI (SKK). Dalam forum kaderisasi tersebut, Farid membawakan materi bertajuk “KOPRI dan Sinergi Gerakan Multisektoral”, yang menyoroti pentingnya membangun gerakan perempuan melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan […]

expand_less