Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PMII Mangkoso Gelar Bincang Tokoh, Bedah Pemikiran Mahbub Djunaidi dan Tradisi Kritik Mahasiswa

  • account_circle Zulkifli
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 19
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BARRU, NULONDALO.COM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAI DDI Mangkoso berkolaborasi dengan PMII Rayon Tarbiyah dan Syariah IAI DDI Mangkoso menggelar kegiatan Bincang Tokoh dengan mengangkat pemikiran Mahbub Djunaidi, Ketua Umum pertama PMII yang dikenal sebagai Sang Pendekar Pena. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya merawat tradisi intelektual dan menumbuhkan nalar kritis di kalangan mahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kader PMII Mangkoso dan mahasiswa IAI DDI Mangkoso. Diskusi tidak hanya mengulas perjalanan hidup dan karier Mahbub Djunaidi, tetapi juga membicarakan relevansi pemikiran serta gaya kritiknya dalam menghadapi dinamika sosial dan politik Indonesia saat ini.

Sekretaris Komisariat PMII Mangkoso, Riski Arsyad, mengatakan Mahbub Djunaidi merupakan tokoh besar yang memiliki rekam jejak dan pengalaman yang luas. Sosoknya dikenal melalui pemikiran, karya tulis, serta keberaniannya menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan bangsa.

“Mahbub merupakan tokoh besar yang namanya cukup terkenal dan mempunyai jejak karier yang tidak biasa, sehingga mendapatkan julukan Sang Pendekar Pena,” ujar Riski.

Diskusi menghadirkan tiga pembahas, yakni Ahmad Irwanda, Sekretaris PC PMII Barru; Mukhamad Akbar, Ketua Cabang PMII Barru; serta Muhammad Suryadi R., Direktur Eksekutif Parametric Development Center.

Dalam pemaparannya, Muhammad Suryadi R. menjelaskan bahwa Mahbub Djunaidi memiliki karakter khas dalam menyampaikan kritik. Ia tidak hanya dikenal melalui aktivitas organisasi, tetapi juga melalui tulisan-tulisannya yang memadukan satire, humor, dan ketajaman analisis.

Menurut Suryadi, gaya penulisan tersebut menjadi kekuatan Mahbub dalam merespons berbagai persoalan sosial dan politik. Kritik disampaikan melalui bahasa yang khas, menggelitik, tetapi tetap mengandung pesan yang serius.

“Keunikan tulisan Mahbub Djunaidi karena dia menggunakan gaya tulisan satire dan humoris. Itulah yang membuat tulisan-tulisannya ketika masih muda sempat dilirik oleh tokoh besar, termasuk Ir. Soekarno,” ujarnya.

Mahbub Djunaidi lahir di Jakarta pada 27 Juli 1933. Ayahnya, KH. Moehammad Djunaidi, merupakan tokoh Betawi yang aktif dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Dalam perjalanan hidupnya, Mahbub dikenal sebagai penulis, jurnalis, dan aktivis yang meninggalkan sejumlah karya serta pemikiran tentang kehidupan sosial, kebudayaan, dan politik.

Salah satu pertanyaan penting yang mengemuka dalam diskusi tersebut adalah bagaimana memahami pemikiran Mahbub Djunaidi dan sejauh mana gagasannya masih relevan untuk dibicarakan pada masa kini.

Pertanyaan itu menjadi penting di tengah tantangan mahasiswa dalam menjaga tradisi membaca, menulis, berdiskusi, dan menyampaikan kritik terhadap kebijakan maupun berbagai persoalan publik. Bagi para peserta, warisan Mahbub tidak semata-mata terletak pada karya-karyanya, tetapi juga pada keberaniannya menggunakan tulisan sebagai ruang perjuangan intelektual.

  • Penulis: Zulkifli
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang Baji Pa’mai: Perkuat Pertanian dan Layanan Publik Lewat Jalan Tani dan Kantor Lurah

    Musrenbang Baji Pa’mai: Perkuat Pertanian dan Layanan Publik Lewat Jalan Tani dan Kantor Lurah

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Kelurahan Baji Pa’mai, Kecamatan Maros Baru, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Pemerataan Pembangunan Wilayah, Konektivitas dan Infrastruktur yang Terintegrasi dan Adaptif.” Penekanan utama pada pembangunan jalan tani dan pembangunan kantor lurah sebagai prioritas di tengah […]

  • PAMSIMAS Majannang Ambruk Sebelum Dimanfaatkan: Mutu Diduga Buruk, Perencanaan Lemah, dan Pengawasan Layak Dipertanyakan

    PAMSIMAS Majannang Ambruk Sebelum Dimanfaatkan: Mutu Diduga Buruk, Perencanaan Lemah, dan Pengawasan Layak Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros, Majannang — Harapan warga Desa Majannang untuk menikmati akses air bersih kembali pupus. Bangunan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dibiayai APBD Tahun 2023 roboh pada Minggu malam, 7 Desember 2025, sekitar pukul 23.00 WITA. Ironisnya, fasilitas ini runtuh sebelum satu tetes air pun mengalir ke rumah warga. Peristiwa […]

  • Paradoks Pendidikan Papua

    Paradoks Pendidikan Papua

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 261
    • 1Komentar

    Ketika film “Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita (2026)” muncul di ruang publik, hampir segenap masyarakat sipil Indonesia terperangah dengan model pembangunan di Papua. Terlepas dari pro dan kontra, namun terlihat jelas bahwa infrastruktur pendidikan yang layak masih menjadi barang langka di tanah adat mereka. Di sisi lain, barak militer dan eskavator adalah pemandangan […]

  • Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    Kebakaran Hebat di Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak: Beberapa Rumah Terbakar, Pemadam Dikerahkan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Warga Jalan Parwasal, Siantan Utara, Pontianak, dikejutkan oleh kebakaran besar yang menghanguskan beberapa rumah di kawasan padat penduduk, Rabu (25/3/2026). Insiden ini terekam dalam video berdurasi 46 detik yang memperlihatkan kobaran api menyala terang dan cepat menyebar, menimbulkan kepanikan di antara warga. Video rekaman yang beredar di media sosial seperti Instagram dan Facebook […]

  • Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Husin Ali
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Ada sebuah pertanyaan yang terus mengikuti saya sejak senin sore kemarin: siapa sebenarnya yang menggerakkan Walima? Pertanyaan itu muncul ketika saya melihat seorang anak sekolah berlari kecil menuju warung. Di tangannya ada uang seadanya. Ia membeli beberapa butir telur untuk direbus. Tidak jauh dari situ, seorang ibu berjalan menuju warung lain. Ia membeli bahan untuk […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Ibrahim: Demi NU Agar Berdaya di Bidang Ekonomi

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Ibrahim: Demi NU Agar Berdaya di Bidang Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo secara resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) di Kantor PWNU Gorontalo, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Ketua PWNU Gorontalo, H. Ibrahim Sore, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, Pekan Ekonomi […]

expand_less