Breaking News
dark_mode
Trending Tags

GUSDURian Mamasa Gelar Kegiatan “Jaga Jagat Kita” untuk Edukasi Ekologi Generasi Muda

  • account_circle Guswandri
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Komunitas GUSDURian Mamasa kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan bertajuk “Jaga Jagat Kita”, yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 di Gereja Toraja Mamasa Jemaat Buntu Tanete.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Sekolah Jagat GUSDURian, yang sebelumnya diikuti oleh beberapa penggerak komunitas.

Dalam sambutannya, Febry, perwakilan GUSDURian dan alumni Sekolah Jagat, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam isu ekologi, karena hal ini berkaitan langsung dengan masa depan mereka. Oleh karena itu, kegiatan ini melibatkan anak-anak, remaja, dan pemuda gereja.

Rangkaian kegiatan meliputi: Sosialisasi dan edukasi kepada anak-anak dan remaja tentang pentingnya menjaga lingkungan, dan diskusi bersama pemuda gereja, pemasangan spanduk kampanye lingkungan, pembuatan tempat sampah di lingkungan gereja, dan Workshop daur ulang sampah plastik menjadi barang kreatif yang bernilai.

Dua narasumber utama turut hadir, yaitu: Pendeta Arsita Yusmilasari, yang mengajak anak-anak memahami pentingnya merawat ciptaan Tuhan

Sementara, Serliwati, penyuluh agama Kristen dari Kemenag Kab. Mamasa, yang menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab iman, bukan sekadar kewajiban moral

Rionugrah, koordinator GUSDURian Mamasa, menyampaikan bahwa edukasi tentang pengolahan sampah plastik penting agar anak-anak terbiasa menjaga lingkungan sejak dini.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari jemaat setempat. Mardi, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat Buntu Tanete, mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dampaknya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

  • Penulis: Guswandri
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Gus Aniq Nawawi Sayangkan Aksi Bela Palestina di Gorontalo Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    Gus Aniq Nawawi Sayangkan Aksi Bela Palestina di Gorontalo Gunakan Simbol Hizbut Tahrir

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    nulondalo.com  – Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Randangan, Gorontalo Gus Aniq Nawawi (KH. Abdullah Aniq Nawawi) menyayangkan munculnya simbol-simbol organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada aksi damai bela palestina oleh ratusan orang yang mengatasnamakan Santri Peduli Palestina pada Ahad, (2/2/2025), kemarin. Ratusan massa aksi tersebut menggunakan atribut bertuliskan Khilafah dan juga bendera yang identik […]

  • Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan Play Button

    Melihat Keadilan Gender dengan Kacamata Ulama Nusantara: Riwayat, Dalil, dan Jalan Perubahan

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 348
    • 0Komentar

    nulondalo.com – KH. Abdullah Aniq Nawawi menegaskan bahwa ijtihad ulama Nahdlatul Ulama (NU) dalam bidang sosial-politik terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman, termasuk menghadirkan peradaban yang berkeadilan gender. Hal tersebut ia sampaikan dalam forum diskusi Halaqah Fiqih Peradaban PBNU bertajuk; Ijtihad Ulama NU dalam bidang sosial-politik untuk peradaban yang berkeadilan gender, yang digelar tahun lalu. […]

  • APPLI Sulteng Kecewa, Nasib Warga Pagimana Terkatung di Tangan Anwar Hafid

    APPLI Sulteng Kecewa, Nasib Warga Pagimana Terkatung di Tangan Anwar Hafid

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 521
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (APPLI) Sulawesi Tengah kembali menyoroti sikap dan perhatian Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terhadap praktik pertambangan nikel yang dinilai bermasalah di Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai. Ketua APPLI Sulteng, Aulia Hakim, mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap belum adanya tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas rekomendasi DPRD Sulteng terkait konflik […]

  • Bareskrim Polri Ungkap Puluhan Ribu Kasus Narkoba, Sita 590 Ton Sepanjang 2025

    Bareskrim Polri Ungkap Puluhan Ribu Kasus Narkoba, Sita 590 Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 309
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mencatat capaian luar biasa sepanjang tahun 2025 dengan 48.592 kasus narkoba berhasil diungkap hingga 11 Desember 2025. Hal ini diungkapkan oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Syahardiantono, dalam rilis akhir tahun di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025). “Sepanjang tahun ini, total 64.055 orang diamankan terkait kasus narkoba,” […]

  • Ilmu yang Masuk Angin

    Ilmu yang Masuk Angin

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Di pesantren, ada petuah sederhana: “Ilmu iku kudu manfaat, nek mung pinter tok yo mblenger.” Ilmu itu harus bermanfaat, kalau cuma pintar saja bisa bikin kembung. Sayangnya, sebagian akademisi hari ini tampak bukan kembung karena terlalu banyak makan, tetapi karena terlalu lama tinggal di menara gading, ruang tinggi, dingin, dan jauh dari sawah, laut, serta […]

expand_less