Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ceramah Ramadan di Al Markaz: Kakanwil Sulsel Tekankan Akhlak Bertetangga

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo-Makassar. Memasuki pertengahan bulan suci Ramadan, Rabu 4 Maret 2026 atau 15 Ramadhan 1447 H, masjid Al Markaz Al Islami Makassar kembali dipadati ribuan jamaah Tarawih. Malam itu terasa istimewa, sebab Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulsel, H. Ali Yafid, didaulat menyampaikan tauziah bertema “Akhlak Bertetangga” sebuah pesan sederhana namun menjadi fondasi kerukunan hidup manusia.

Dalam ceramahnya, Ali Yafid menegaskan bahwa tetangga adalah orang yang paling dekat secara sosial dalam keseharian. “Sesungguhnya yang paling dekat dengan kita secara sosial adalah tetangga. Ketika kita mengalami kesulitan, sering kali yang pertama hadir membantu adalah tetangga,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Islam adalah agama yang sempurna, mengatur seluruh aspek kehidupan, termasuk hubungan sosial antarwarga. “Allah telah menyempurnakan agama ini. Aturan tentang pribadi, rumah tangga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara semuanya lengkap. Hadis-hadis Rasulullah SAW sangat memperhatikan kehidupan sosial agar terbangun masyarakat yang harmonis,” jelasnya.

Ali Yafid kemudian menguraikan hak-hak tetangga sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW, menolong saat membutuhkan, meminjamkan sesuatu dengan cara yang baik, menjauhi sifat hasad, hingga berbagi makanan sederhana.

Ia mengingatkan, ibadah ritual tanpa menjaga hubungan sosial dapat mengurangi nilai keimanan seseorang. “Ada orang rajin salat dan puasa, tetapi menyakiti tetangganya. Rasulullah SAW menyebut orang seperti itu sebagai penghuni neraka. Sebaliknya, ada yang ibadahnya sederhana, tetapi tidak pernah menyakiti tetangga, itu justru penghuni surga,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung program prioritas Kementerian Agama RI, yakni Ekoteologi. Menurutnya, ekoteologi mengajarkan manusia untuk melihat alam dan sesama sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT.

“Jangan hanya melihat pohon, hewan, atau tetangga sebagai objek semata. Lihatlah siapa di balik semua itu, yaitu Allah SWT. Semua ciptaan-Nya bertasbih dan harus kita hormati,” ujarnya penuh makna.

Mengakhiri tausiyah, Ali Yafid mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial. “Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi membangun kepekaan sosial terhadap orang-orang di sekitar kita, terutama tetangga dan kaum dhuafa. Semua kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan pahalanya,” tuturnya.

Dengan mengutip hadis “Innamal a’malu binniyat”, ia menutup ceramah dengan ajakan agar setiap ibadah dilakukan dengan hati yang tulus. Malam itu, Al Markaz Al Islami bukan sekadar menjadi pusat ibadah, tetapi juga ruang refleksi sosial meneguhkan kembali makna Ramadan sebagai bulan kepedulian, kebersamaan, dan jalan menuju surga.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paradoks Pendidikan Papua

    Paradoks Pendidikan Papua

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 198
    • 1Komentar

    Ketika film “Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita (2026)” muncul di ruang publik, hampir segenap masyarakat sipil Indonesia terperangah dengan model pembangunan di Papua. Terlepas dari pro dan kontra, namun terlihat jelas bahwa infrastruktur pendidikan yang layak masih menjadi barang langka di tanah adat mereka. Di sisi lain, barak militer dan eskavator adalah pemandangan […]

  • Di Balik Konflik PBNU, Ada Perbedaan Karakter dan Paradigma

    Di Balik Konflik PBNU, Ada Perbedaan Karakter dan Paradigma

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 247
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian publik. Polemik yang menyeret nama sejumlah elite NU itu memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari isu perebutan pengaruh, pengelolaan tambang, hingga kepentingan politik menjelang Muktamar NU. Di media sosial, konflik tersebut bahkan berkembang menjadi perdebatan panjang yang memunculkan kesan bahwa NU […]

  • Budaya Konsumtif dan Pemanasan Global: Tanpa Sadar Kita Sedang Merusak Bumi

    Budaya Konsumtif dan Pemanasan Global: Tanpa Sadar Kita Sedang Merusak Bumi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle  Fadli Bina
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Mengonsumsi bukan lagi soal pemenuhan kebutuhan melainkan hanya soal hasrat agar tetap eksis. Dewasa ini mengonsumsi sepertinya merupakan hal yang mesti dilakukan agar kita dianggap tetap ada. Karena dalam budaya konsumtif nilai seseorang tidak diukur lagi dari kualitas pengetahuannya melainkan dari apa yang ia konsumsi. Hal ini juga terjadi dalam mengkonsumsi makananan. Meski kita tidak […]

  • Ringankan Beban Lansia, BUMDes Dulohupa Berbagi di Bulan Puasa photo_camera 2

    Ringankan Beban Lansia, BUMDes Dulohupa Berbagi di Bulan Puasa

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 303
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dulohupa Desa Buti, Kecamatan Mananggu, menyalurkan paket sembako kepada sejumlah warga lanjut usia (lansia) di Desa Buti. Program sosial ini menyasar para lansia yang dinilai membutuhkan perhatian lebih, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pokok selama menjalankan ibadah puasa. Direktur BUMDes Dulohupa, Akram Talibana, menjelaskan bahwa paket yang dibagikan berisi […]

  • Pendataan Guru Ngaji Dirapikan, Semoga Kali Ini Benar-Benar Rapi

    Pendataan Guru Ngaji Dirapikan, Semoga Kali Ini Benar-Benar Rapi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 148
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo menggelar silaturahmi bersama para imam masjid serta guru ngaji TPA/TPQ se-Kota Gorontalo di Bandhayo Lo Yiladia, Rabu (3/12/2025). Dalam pertemuan itu, Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memaparkan sejumlah langkah pembenahan yang saat ini tengah dilakukan pemerintah, terutama terkait penataan ulang data guru ngaji dan imam. Dalam arahannya, Wali Kota Adhan […]

  • DPP GENINUSA Menginisiasi Diskusi Publik Reformasi Hukum Soal Tarik-Menarik RUU KUHAP 

    DPP GENINUSA Menginisiasi Diskusi Publik Reformasi Hukum Soal Tarik-Menarik RUU KUHAP 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) Melalui Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia – Biro Pendidikan dan Ekonomi Mengagendakan Diskusi Publik, Santunan Anak Yatim serta dibarengi dengan Buka Puasa Bersama yang berlokasi di Pondok Ranggi, Jakarta Pusat, 20 Maret 2025. Agenda diskusi dengan teman “RUU KUHAP: Reformasi hukum atau pelemahan pemberantasan korupsi”, dihadiri […]

expand_less