Breaking News
dark_mode
Trending Tags

UMP Gorontalo 2026 Naik Jadi Rp3,4 Juta, Pekerja Sambut Harapan Baru, Pengusaha Lakukan Penyesuaian

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Gorontalo tahun 2026 sebesar Rp3.405.144 per bulan. Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail pada Senin, 22 Desember 2025, di Rumah Dinas Gubernur.

Penetapan UMP ini mengalami kenaikan sekitar Rp183 ribu atau 5,7 persen dibandingkan UMP 2025 yang berada di angka Rp3.221.731. Kenaikan tersebut merupakan hasil pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi Gorontalo yang melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja.

“Penetapan UMP ini dilakukan setelah melalui pembahasan mendalam bersama Dewan Pengupahan Provinsi Gorontalo dan sudah mempertimbangkan kondisi ekonomi serta kebutuhan hidup layak masyarakat,” ujar Gubernur Gusnar Ismail saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Bagi sebagian pekerja di Gorontalo, kenaikan UMP tersebut dinilai memberi ruang napas di tengah meningkatnya biaya hidup. Tambahan penghasilan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, seperti pangan, transportasi, dan pendidikan anak.

Sejumlah pekerja sektor jasa dan perdagangan menilai kenaikan tersebut belum sepenuhnya ideal, namun tetap patut disyukuri. Mereka berharap kebijakan ini dapat diikuti dengan pengawasan agar perusahaan benar-benar menerapkan UMP sesuai ketentuan.

“Kenaikannya memang tidak besar, tapi cukup membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar seorang pekerja ritel di Kota Gorontalo.

Di sisi lain, pelaku usaha memandang kenaikan UMP sebagai tantangan yang harus diantisipasi. Pengusaha, khususnya sektor usaha kecil dan menengah, mulai menghitung ulang biaya operasional agar tetap dapat memenuhi kewajiban pembayaran upah tanpa mengganggu keberlangsungan usaha.

Meski demikian, sebagian pengusaha mengakui bahwa kesejahteraan pekerja berbanding lurus dengan produktivitas. Mereka berharap pemerintah daerah juga memberikan dukungan tambahan, seperti pelatihan tenaga kerja dan kemudahan akses usaha.

Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa penetapan UMP 2026 bertujuan menjaga keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keberlanjutan dunia usaha di daerah.

“Kami ingin kebijakan ini melindungi pekerja, tetapi juga tidak memberatkan pelaku usaha. Keseimbangan ini penting agar perekonomian daerah tetap tumbuh,” katanya.

UMP Gorontalo 2026 dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026 dan menjadi acuan upah minimum bagi seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.

Dengan penetapan ini, pemerintah daerah berharap tercipta hubungan industrial yang lebih harmonis, sekaligus mendorong stabilitas ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tahun mendatang.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

    PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU hingga Ranting Dimulai 1 November 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Faisal Husuna
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA, Nulondalo.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai mensosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Salah satu perubahan penting dalam aturan baru tersebut menyangkut mekanisme pemilihan ketua di berbagai tingkatan kepengurusan NU. Katib Aam PBNU, Prof. Mohammad Nuh, mengatakan sosialisasi perlu segera dilakukan menyusul berakhirnya masa khidmah sejumlah […]

  • Subyek Digital dan Dunia Yang Berubah

    Subyek Digital dan Dunia Yang Berubah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Beberapa kasus viral berbasis potongan konten—seperti situasi yang terjadi dengan Sekjen Kementerian Agama, Prof Kamarudin Amin baru-baru ini dan beberapa kasus sebelumnya—semakin membuat kita sadar bahwa dunia kita memang sedang berubah, dan kita pun mungkin sedang berubah. Sebuah video berdurasi beberapa detik atau potongan percakapan yang diambil di luar konteks bisa menimbulkan opini publik yang […]

  • Kepala Desa Mattirotasi Imbau Warga Jaga Ketertiban dan Perkuat Spiritualitas Jelang Nataru 2025

    Kepala Desa Mattirotasi Imbau Warga Jaga Ketertiban dan Perkuat Spiritualitas Jelang Nataru 2025

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapsiagaan serta penjagaan oleh berbagai instansi dan institusi di Kabupaten Maros terus ditingkatkan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Maros yang menekankan pengamanan serta ketertiban umum selama momentum Nataru. Di tingkat desa, Kepala Desa Mattirotasi, Ust. Andi […]

  • Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Dalam sejarah Islam, banyak perempuan tampil sebagai figur yang memberi kontribusi penting dalam membentuk kehidupan spiritual umat. Khadijah dikenal karena keteguhan dan dukungannya pada masa awal dakwah, baik secara moral maupun material. Aisyah menjadi rujukan utama dalam periwayatan hadis dan persoalan-persoalan hukum, menunjukkan kedalaman pengetahuan dan ketajaman intelektualnya. Fatimah dihormati karena kesederhanaan, keteguhan sikap, dan […]

  • Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Permohonan dispensasi nikah di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2025 tercatat ratusan kasus meskipun pemerintah dan lembaga terkait terus memperkuat pencegahan pernikahan usia anak. Berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, sampai pertengahan Desember 2025 terdapat total 524 permohonan dispensasi nikah dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo. Jumlah ini menunjukkan bahwa fenomena pernikahan di bawah […]

  • Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

    Cegah Perkawinan Anak, Wagub Gorontalo Dorong Generasi Sehat dan Bebas Stunting

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 177
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Upaya menekan angka stunting di Provinsi Gorontalo tidak bisa dilepaskan dari persoalan perkawinan anak. Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan Perkawinan Anak dan Penurunan Stunting yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Gorontalo, Kamis (18/12/2025). Dalam sambutannya, […]

expand_less