Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Tak Tunggu Air Naik: Camat Maros Baru, KSB, dan Relawan Bergerak Cepat Pantau Wilayah Rawan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 360
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Maros – Kecamatan Maros Baru resmi menetapkan status Siaga 1 Banjir menyusul meningkatnya intensitas hujan dan naiknya debit air di sejumlah titik rawan. Menyikapi kondisi tersebut, Camat Maros Baru menunjukkan respons cepat dengan turun langsung ke lapangan melakukan patroli dan pemantauan wilayah, bersama unsur relawan dan masyarakat.

Patroli tersebut melibatkan Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Maros Baru, Ketua Karang Taruna Baju Bodoa, para Ketua RT, serta anggota Tagana. Mereka menyusuri beberapa wilayah yang selama ini dikenal rawan terdampak luapan air dan genangan banjir.

Dengan mengenakan perlengkapan lapangan, rombongan menyambangi permukiman warga, saluran air, hingga titik-titik aliran sungai yang debitnya mulai meningkat. Camat Maros Baru tampak aktif berdialog dengan warga, sekaligus memastikan kesiapsiagaan semua unsur jika sewaktu-waktu terjadi banjir.

“Kita tidak boleh menunggu sampai bencana datang baru bergerak. Hari ini kita pastikan semua siap: jalur evakuasi, posko, dan koordinasi antar tim,” tegas Camat Maros Baru di sela-sela patroli.

Ketua KSB Maros Baru menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan relawan di beberapa titik strategis dan siap melakukan evakuasi jika kondisi memburuk. Sementara itu, Karang Taruna Baju Bodoa dan para Ketua RT turut berperan aktif dalam mengingatkan warga agar tetap waspada dan menyiapkan langkah antisipasi di rumah masing-masing.

Anggota Tagana juga memastikan perlengkapan darurat dan logistik dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Patroli ini sekaligus menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah kecamatan, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Hingga saat ini, kondisi masih terpantau terkendali, namun seluruh pihak tetap diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi.

Pemerintah Kecamatan Maros Baru mengimbau masyarakat untuk:

  • Tetap waspada terhadap kenaikan air
  • Mengamankan barang-barang penting
  • Segera melapor ke aparat setempat jika terjadi kondisi darurat
  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terbongkar! Empat Anggota TNI Diduga Dalang Penyiraman Air Keras Aktivis

    Terbongkar! Empat Anggota TNI Diduga Dalang Penyiraman Air Keras Aktivis

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 361
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus, memasuki babak baru. Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI mengungkap keterlibatan empat anggota TNI yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan internal yang […]

  • Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata menimbulkan persoalan serius. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, ribuan siswa di berbagai daerah mengalami keracunan akibat menu MBG yang banyak menggunakan makanan olahan (Ultra Processed Food/UPF). Hingga 23 Desember 2025, korban keracunan tercatat mencapai lebih dari […]

  • Trofeo Silaturahim SSB Barasa Cup I, kelurahan baju bodoa Sukses photo_camera 6

    Trofeo Silaturahim SSB Barasa Cup I, kelurahan baju bodoa Sukses

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Pertandingan Trofeo Silaturahim SSB Barasa 2025 yang diagendakan oleh Lurah Baju Bodoa sukses digelar di Stadion Kassi Kebo, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembinaan sepak bola usia dini yang melibatkan talenta muda lintas daerah. Turnamen berlangsung selama satu hari penuh, mulai dari pagi hingga sore hari, […]

  • Heboh Tumpukan Potongan Uang di TPS Liar Setu Bekasi, Ini Penjelasan Polisi dan BI

    Heboh Tumpukan Potongan Uang di TPS Liar Setu Bekasi, Ini Penjelasan Polisi dan BI

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BEKASI –  Warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dihebohkan dengan temuan tumpukan potongan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu. Peristiwa ini menjadi viral setelah video amatir yang memperlihatkan karung berisi cacahan uang bercampur sampah beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, potongan […]

  • Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

    Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 125
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM–MAROS–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Penanaman Mangrove di kawasan pesisir Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sabtu (1/8). Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan mangrove. Penanaman dilaksanakan melalui sinergi dengan […]

  • “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Lusiana Putri Ahmadi, M.Ak
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Apakah adil jika seorang penjual nasi kuning yang baru buka tenda kecil depan gang rumah langsung dianggap sebagai “Gajah Bisnis” yang wajib langsung menggunakan tarif pajak umum (pembukuan)? Pertanyaan ini tiba-tiba relevan ketika Pemerintah mengeluarkan “Surat Cinta” yang problematik. PP Nomor 20 Tahun 2026 yang telah disahkan memuat dengan jelas terkait aturan penggunaan PPh Final […]

expand_less