Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PMII Mangkoso Gelar Bincang Tokoh, Bedah Pemikiran Mahbub Djunaidi dan Tradisi Kritik Mahasiswa

  • account_circle Zulkifli
  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BARRU, NULONDALO.COM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAI DDI Mangkoso berkolaborasi dengan PMII Rayon Tarbiyah dan Syariah IAI DDI Mangkoso menggelar kegiatan Bincang Tokoh dengan mengangkat pemikiran Mahbub Djunaidi, Ketua Umum pertama PMII yang dikenal sebagai Sang Pendekar Pena. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya merawat tradisi intelektual dan menumbuhkan nalar kritis di kalangan mahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kader PMII Mangkoso dan mahasiswa IAI DDI Mangkoso. Diskusi tidak hanya mengulas perjalanan hidup dan karier Mahbub Djunaidi, tetapi juga membicarakan relevansi pemikiran serta gaya kritiknya dalam menghadapi dinamika sosial dan politik Indonesia saat ini.

Sekretaris Komisariat PMII Mangkoso, Riski Arsyad, mengatakan Mahbub Djunaidi merupakan tokoh besar yang memiliki rekam jejak dan pengalaman yang luas. Sosoknya dikenal melalui pemikiran, karya tulis, serta keberaniannya menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan bangsa.

“Mahbub merupakan tokoh besar yang namanya cukup terkenal dan mempunyai jejak karier yang tidak biasa, sehingga mendapatkan julukan Sang Pendekar Pena,” ujar Riski.

Diskusi menghadirkan tiga pembahas, yakni Ahmad Irwanda, Sekretaris PC PMII Barru; Mukhamad Akbar, Ketua Cabang PMII Barru; serta Muhammad Suryadi R., Direktur Eksekutif Parametric Development Center.

Dalam pemaparannya, Muhammad Suryadi R. menjelaskan bahwa Mahbub Djunaidi memiliki karakter khas dalam menyampaikan kritik. Ia tidak hanya dikenal melalui aktivitas organisasi, tetapi juga melalui tulisan-tulisannya yang memadukan satire, humor, dan ketajaman analisis.

Menurut Suryadi, gaya penulisan tersebut menjadi kekuatan Mahbub dalam merespons berbagai persoalan sosial dan politik. Kritik disampaikan melalui bahasa yang khas, menggelitik, tetapi tetap mengandung pesan yang serius.

“Keunikan tulisan Mahbub Djunaidi karena dia menggunakan gaya tulisan satire dan humoris. Itulah yang membuat tulisan-tulisannya ketika masih muda sempat dilirik oleh tokoh besar, termasuk Ir. Soekarno,” ujarnya.

Mahbub Djunaidi lahir di Jakarta pada 27 Juli 1933. Ayahnya, KH. Moehammad Djunaidi, merupakan tokoh Betawi yang aktif dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Dalam perjalanan hidupnya, Mahbub dikenal sebagai penulis, jurnalis, dan aktivis yang meninggalkan sejumlah karya serta pemikiran tentang kehidupan sosial, kebudayaan, dan politik.

Salah satu pertanyaan penting yang mengemuka dalam diskusi tersebut adalah bagaimana memahami pemikiran Mahbub Djunaidi dan sejauh mana gagasannya masih relevan untuk dibicarakan pada masa kini.

Pertanyaan itu menjadi penting di tengah tantangan mahasiswa dalam menjaga tradisi membaca, menulis, berdiskusi, dan menyampaikan kritik terhadap kebijakan maupun berbagai persoalan publik. Bagi para peserta, warisan Mahbub tidak semata-mata terletak pada karya-karyanya, tetapi juga pada keberaniannya menggunakan tulisan sebagai ruang perjuangan intelektual.

  • Penulis: Zulkifli
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

    IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    TANGERANG, NULONDALO.COM – Ketua Panitia International Grand Imam Conference (IGIC) 2026, Faried F. Saenong, Ph.D., menegaskan bahwa imam masjid di era global tidak lagi cukup menjalankan fungsi sebagai pemimpin ritual keagamaan. Menurutnya, imam juga harus tampil sebagai diplomat peradaban yang mampu menjembatani nilai-nilai Islam dengan berbagai tantangan kemanusiaan kontemporer. Pernyataan tersebut disampaikan Faried saat membuka […]

  • Perkuat Metodologi Riset di UCR, Prof. Muhamad Ali Tekankan Menulis sebagai Akhlak Akademik

    Perkuat Metodologi Riset di UCR, Prof. Muhamad Ali Tekankan Menulis sebagai Akhlak Akademik

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 293
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana akademik yang intens mewarnai kegiatan mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) di University of California, Riverside. Pada Kamis (2/4/2026), para mahasiswa mengikuti bimbingan akademik mendalam terkait penulisan tesis dan disertasi. Kegiatan yang berlangsung di ruang INTN 2009, CHASS Interdisciplinary Building ini menghadirkan Muhamad Ali sebagai pembimbing utama. Dalam sesi tersebut, ia […]

  • Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    Wagub Gorontalo Temukan Tingginya Sisa Makanan Saat Sidak Dapur MBG di Bone Bolango

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Valdi Pontoh
    • visibility 216
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menemukan tingginya jumlah makanan terbuang serta sejumlah catatan terkait standar pengelolaan dapur saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bone Bolango, Kamis (11/6/2026). Sidak yang dimulai sejak pukul 05.00 Wita tersebut menyasar SPPG Ulanta di Kecamatan Suwawa, SPPG Tilong […]

  • Menjaga Representasi, Merawat Kepercayaan

    Menjaga Representasi, Merawat Kepercayaan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Perdebatan mengenai ambang batas parlemen kembali menghangat setiap kali siklus pemilu mendekat. Angka-angka diperdebatkan dengan serius—3 persen, 4 persen, 5 persen—seolah keselamatan demokrasi kita bertumpu pada hitungan matematis itu. Stabilitas pemerintahan dijadikan alasan utama. Terlalu banyak partai di parlemen dianggap mengganggu efektivitas legislasi dan menyulitkan pembentukan koalisi. Namun di balik perdebatan teknis tersebut, ada persoalan […]

  • Kasus Narkoba Kian Marak, Legislator Maros Minta Pencegahan Diperkuat

    Kasus Narkoba Kian Marak, Legislator Maros Minta Pencegahan Diperkuat

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Anggota DPRD Maros, Rahmat Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Satuan Reserse Narkoba Polres Maros yang dinilai konsisten dan intens menindak penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut ia sampaikan langsung saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). “Kami sangat mengapresiasi kinerja Polres Maros dan jajarannya atas keberhasilan […]

  • Adhan Dambea dan Rachmat Gobel Bahas Pembangunan Gorontalo, Masjid Agung Baiturrahim Direncanakan Dua Lantai

    Adhan Dambea dan Rachmat Gobel Bahas Pembangunan Gorontalo, Masjid Agung Baiturrahim Direncanakan Dua Lantai

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 288
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menerima kunjungan silaturahmi Anggota DPR RI, Rachmat Gobel pada Ahad (15/3/2026). Anggota DPR RI dua periode tersebut datang bersama sejumlah tokoh Gorontalo dari Partai NasDem dan disambut langsung oleh Wali Kota Adhan di rumah jabatan wali kota. Dalam pertemuan tersebut, Adhan turut didampingi Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra […]

expand_less