Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Polda Gorontalo Jadi Tuan Rumah Hari Santri Nasional 2026, Implementasikan Paradigma Polisi Bersama Masyarakat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GORONTALO, NULONDALO.COM — Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Resepsi Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Aula Tinepo, Markas Polda Gorontalo.

Penyelenggaraan Hari Santri Nasional di lingkungan Polda Gorontalo menjadi salah satu bentuk implementasi paradigma Polisi Bersama Masyarakat, yang menekankan pentingnya kedekatan, kemitraan, dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan keamanan, ketertiban, serta kehidupan sosial yang harmonis.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, dengan semangat memperkuat sinergi antara kepolisian, kalangan santri, pesantren, organisasi keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Rencana pelaksanaan kegiatan ini dibahas dalam pertemuan jajaran PWNU Gorontalo dengan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Nurworo Danang, di Markas Polda Gorontalo. Pertemuan tersebut membahas persiapan teknis penyelenggaraan resepsi Hari Santri Nasional sekaligus penguatan kerja sama antara kepolisian dan Nahdlatul Ulama dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ketua PWNU Gorontalo, Ibrahim T. Sore, menyampaikan bahwa pelaksanaan Hari Santri Nasional di Polda Gorontalo memiliki makna penting karena mempertemukan dua institusi yang mempunyai peran strategis dalam menjaga kehidupan masyarakat, yakni kepolisian dan organisasi keagamaan.

Melalui momentum tersebut, PWNU Gorontalo berharap hubungan antara kepolisian dan kalangan santri dapat semakin erat, terutama dalam memperkuat nilai kebangsaan, toleransi, kesadaran hukum, serta tanggung jawab bersama terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda Gorontalo: Polisi Lahir dan Tumbuh dari Masyarakat

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Nurworo Danang, menyambut positif rencana penyelenggaraan Hari Santri Nasional 2026 di lingkungan Polda Gorontalo. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen kepolisian untuk terus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan kebangsaan.

Dalam pertemuan bersama jajaran PWNU Gorontalo, Kapolda menekankan pentingnya membangun kepolisian yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga membutuhkan kemampuan memahami persoalan sosial serta membangun komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat.

“Polisi lahir dan tumbuh dari masyarakat. Setelah dia menjadi polisi, dia juga bersama masyarakat,” ujar Kapolda Gorontalo.

Pernyataan tersebut menjadi dasar penting dalam memahami paradigma Polisi Bersama Masyarakat yang menempatkan kepolisian sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial. Dalam pendekatan ini, masyarakat bukan semata-mata menjadi penerima pelayanan kepolisian, tetapi juga mitra yang berperan dalam menjaga ketertiban, mencegah konflik, dan memperkuat rasa aman di lingkungannya.

Pelaksanaan Hari Santri Nasional di Mapolda Gorontalo merupakan salah satu bentuk nyata dari pendekatan tersebut. Kepolisian memberikan ruang bagi kalangan santri dan organisasi keagamaan untuk melaksanakan kegiatan kebangsaan sekaligus mempererat hubungan sosial dengan institusi Polri.

Melalui kegiatan ini, Polda Gorontalo diharapkan dapat memperluas kerja sama dengan pesantren, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan dalam membangun kesadaran hukum, mencegah gangguan keamanan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Hari Santri sebagai Momentum Penguatan Kemitraan Polri dan Masyarakat

Peringatan Hari Santri Nasional memiliki kedudukan penting dalam sejarah kebangsaan Indonesia. Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri berkaitan dengan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober 1945, yang menjadi salah satu tonggak mobilisasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sejarah tersebut memperlihatkan kontribusi santri, ulama, dan pesantren dalam kehidupan bangsa, tidak hanya melalui pendidikan dan dakwah, tetapi juga melalui perjuangan kemerdekaan, penguatan solidaritas sosial, dan pemeliharaan persatuan nasional.

Dalam konteks Gorontalo, peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi kesempatan untuk mempertemukan semangat pengabdian kalangan santri dengan tanggung jawab kepolisian dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belasan Chromebook ANBK SMP PGRI 2 Maros Digondol Maling, Kerugian Capai Rp90 Juta

    Belasan Chromebook ANBK SMP PGRI 2 Maros Digondol Maling, Kerugian Capai Rp90 Juta

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — SMP PGRI 2 Maros menjadi sasaran aksi pencurian pada Senin (15/12/2025) pagi. Belasan perangkat Chromebook milik sekolah raib digondol pelaku, dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Guru PJOK SMP PGRI 2 Maros, Suhardi, mengungkapkan sebanyak 15 unit Chromebook dan satu unit speaker hilang dari ruang kantor sekolah. Aksi pencurian itu […]

  • Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook. Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut […]

  • Dua Terduga Pelaku Pembunuhan PPPK RSPAU Ditangkap, Polisi Dalami Motif

    Dua Terduga Pelaku Pembunuhan PPPK RSPAU Ditangkap, Polisi Dalami Motif

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 252
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BEKASI — Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) berinisial NHW (33). Korban sebelumnya ditemukan tewas di rumah kontrakannya di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, hasil […]

  • Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    Program Bergizi? Coba Tanyakan ke 20 Ribu Siswa Keracunan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata menimbulkan persoalan serius. Sejak diluncurkan pada Januari 2025, ribuan siswa di berbagai daerah mengalami keracunan akibat menu MBG yang banyak menggunakan makanan olahan (Ultra Processed Food/UPF). Hingga 23 Desember 2025, korban keracunan tercatat mencapai lebih dari […]

  • Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    Kasus Dugaan Penganiayaan Oleh Oknum Polisi Memasuki Babak Baru, LKBH Maros Kantongi Sejumlah Nama

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros— Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Maros terhadap seorang warga kini memasuki babak baru. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Maros selaku kuasa hukum korban menyatakan telah mengantongi sejumlah nama anggota kepolisian yang diduga turut mengambil bagian dalam peristiwa tersebut. Perkembangan penting dalam penanganan perkara ini […]

  • Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

    Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 212
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Iduladha yang seharusnya diselimuti suka cita dan kekhusyukan ibadah kurban, berubah menjadi ujian berat bagi warga Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Selasa (26/5/2026), tepat satu hari sebelum perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H. Sejak awal bencana terjadi, lembaga kemanusiaan Rumah Zakat bergerak cepat di garda terdepan. […]

expand_less